https://tirto.id/anggota-dpr-f-pdi-setuju-koopssusgab-diaktifkan-berantas-terorisme-cKCW
<https://tirto.id/q/politik-bpt>
Anggota DPR F-PDI Setuju
Koopssusgab Diaktifkan Berantas
Terorisme
Sejumlah anggota Polisi melakukan identifikasi terhadap rumah terduga
teroris pengeboman gereja di kawasan Wonorejo Asri, Rungkut, Surabaya,
Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.
<https://tirto.id/anggota-dpr-f-pdi-setuju-koopssusgab-diaktifkan-berantas-terorisme-cKCW>
Sejumlah anggota Polisi melakukan identifikasi terhadap
rumah terduga teroris pengeboman gereja di kawasan Wonorejo
Asri, Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.
Oleh: M. Ahsan Ridhoi - 17 Mei 2018
Dibaca Normal 1 menit
/Arteira Dahlan menilai pengaktifan kembali Koopssusgab sudah sejalan
dengan komitmen Jokowi untuk memberantas terorisme secara cepat./
tirto.id <https://tirto.id/> - Anggota DPR Fraksi PDIP dari Komisi I dan
III menyetujui rencana pemerintah mengaktifkan lagi pasukan Komando
Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) Tentara Nasional Indonesia (TNI)
untuk membantu Polri memberantas tindak pidana terorisme.
Anggota F-PDIP Komisi I, Evita Nursanty menyebut langkah pemerintah
sangat baik. Sebab, menurutnya, ancaman terorisme juga mempunyai skala
yang tinggi dan mesti melibatkan TNI untuk menanganinya.
“Dalam hal ini Koopssusgab TNI bisa membantu,” kata Evita saat
dihubungi, Kamis (17/5/2018).
Evita menyatakan, pengaktifan Koopssusgab tidak perlu menunggu revisi UU
Terorisme rampung. Sebab, menurutnya, korps tersebut sudah pernah
dibentuk oleh Moeldoko pada 2015.
“Jadi pandangan saya pribadi Koopssusgab bagus sekali disiapkan sebagai
bentuk bantuan dari TNI kepada Polri. Tapi soal penggunaannya harus
tetap mengacu kepada UU No 34/2004 soal TNI , terutama operasi militer
selain perang (OMSP)” kata Evita.
Sementara Anggota Komisi III F-PDIP, Arteira Dahlan menilai pengaktifan
kembali Koopssusgab sudah sejalan dengan komitmen Presiden Jokowi untuk
memberantas terorisme secara cepat.
“Negara hadir dan berusaha untuk melawan/memberantas terorisme dengan
segala daya upaya. Kan harusnya diapresiasi, bukan dibuat polemik baru,"
kata Arteria saat dihubungi, Kamis (17/5/2018).
Arteria menyatakan keberadaan Koopssusgab bukan sebagai sebuah upaya
menegasikan RUU Terorisme, melainkan hanya sebagai bentuk implementasi
dari komitmen Jokowi dalam memberantas terorisme.
“Konsepnya pun masih dalam koridor hukum yang ada, yakni Koopsusgab
sifatnya perbantuan terhadap polri dalam hal pemberantasan terorisme.
Teknisnya kan sudah bicara detail, sehingga juga jangan dipandang akan
menegasikan BNPT, makanya sedang dibahas dan harusnya di-/support,"/
kata Arteria.
Kemarin, (16/5/2018), Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko menyatakan
Koopssusgab telah diaktifkan kembali oleh Panglima TNI Marsekal Hadi
Tjahjanto dan telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo.
Koopssusgab merupakan pasukan antiteror gabungan dari tiga matra TNI.
Mereka berasal dari Sat-81 Gultor Komando Pasukan Khusus milik TNI AD,
Detasemen Jalamangkara punya TNI AL, dan Satbravo 90 Komando Pasukan
Khas dari TNI AU. Pasukan ini dibentuk Moeldoko pada 2015 saat masih
menjadi Panglima TNI.
"Mereka setiap saat bisa digerakkan ke penjuru manapun dalam tempo yang
secepat-cepatnya," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan,
Jakarta, Rabu, (16/5/2018).
Baca juga:
* Anggota Pansus: Koopssusgab Dibahas Setelah RUU Terorisme Disetujui
<https://tirto.id/anggota-pansus-koopssusgab-dibahas-setelah-ruu-terorisme-disetujui-cKBK>
* Cegah Kasus Terorisme, Camat Diminta Berkoordinasi dengan TNI-Polri
<https://tirto.id/cegah-kasus-terorisme-camat-diminta-berkoordinasi-dengan-tni-polri-cKwx>
Baca juga artikel terkait TERORISME
<https://tirto.id/q/terorisme-co?utm_source=internal&utm_medium=lowkeyword>
atau tulisan menarik lainnya M. Ahsan Ridhoi
<https://tirto.id/author/mahsan?utm_source=internal&utm_medium=topauthor>
(tirto.id - Politik)
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Abdul Aziz