http://sp.beritasatu.com/home/menkominfo-sebanyak-2145-akun-terkait-terorisme-ditutup/124194

*Menkominfo: Sebanyak 2.145 Akun Terkait Terorisme Ditutup*
Sabtu, 19 Mei 2018 | 9:44

[JAKARTA] Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara
mengemukkan sampai Jumat (18/5), sudah ada 2.145 akun yang terkait paham
terorisme yang ditutup. Penutupan karena menggunakan Sosial-Media (Sosmed)
untuk menyebarkan paham radikal.

"Banyak di Medsos, makanya kita takedown (tutup, Red). Sampai tadi 2.145
yang sudah di takedown," kata Rudi usai mengikuti rapat koordinasi di
Kementerian Polhukam, Jakarta, Jumat (18/5).

Ia menjelaskan pemerintah masih akan terus menyisir akun-akun yang terkait
dengan terorisme. Pemerintah ingin penggunaan Sosmed bukan untuk kampanye
terorisme yang mengajarkan kehancuran.

"Sekitar 2000-an sedang diverivikasi," tuturnya.

Dia meminta masyarakat agar aktif melaporkan jika ada akun-akun yang
terkait terorisme. Pelaporan bisa ke kementerianny tapi bisa juga ke
kepolisian.

Di tempat yang sama, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tidak menafikan
persepsi masyarakat terkait keberadaan wanita bercadar yang terkadang
menimbulkan keresahan. Menurutnya, pemakaian cadar yang terkait pemahaman
dan pengamalan ajaran agama tidak dipersoalkan. Pemerintah akan tetap
menghormati masyarakat yang menggunakan atribut keagamaan, seperti cadar.

Namun, bagi pengguna cadar harus memahami sekaligus menghormati situasi
lingkungan sekitarnya. Para penguna cadar harus bisa menjalankan
kewajibannya untuk memberikan rasa aman kepada lingkungan. Artinya,
memberikan rasa aman itu tidak sekadar hanya diserahkan kepada aparat
penegak hukum saja.

"Karena dicurigai dan menimbulkan keresahan, ya harus bersikap dan
berperilaku sebagaimana mestinya. Jadi jangan ekslusif, tetapi membaur
dengan masyarakat sekitar agar kedua belah pihak dapat saling menghormati,"
saran Lukman. [R-14]

Kirim email ke