AlejandroCao de Benós es conocido por ser el primer representante europeo de 
Corea delNorte en las relaciones con Occidente. Es el presidente de la 
Asociación deAmistad con Corea (KFA) y ha abogado permanentemente por la 
República PopularDemocrática de Corea desde 1990. Es delegado especial 
honorario de ese país ydelegado especial del Comité de Relaciones Culturales 
con Países Extranjeros.En esta entrevista nos da su opinión acerca de la 
historia y el presente deCorea del Norte, el socialismo, otras ideologías y 
diversos temas deactualidad.




Alenjadro Cao Benos mewakili pemerintah dan Partai Korut di luar negeri.  Kita 
sudah dengar kaok-kaok revisionis Iwamardi, seolah-olah punya "mandat" dari 
Korut dan tahu apa yang baik bagi rakyatnya. Sekarang baca sendiri pendapat 
wakil sejati Pemerintah dan partai Korut tentang  Krushchov , Deng Xiaoping dan 
Tiongkok.
La traición de Nikita Kruschev al que fuera su camarada y auténticolíder 
popular, Stalin, y una política de interferencia ycontrol de la URSS sobre 
otras naciones.

Kruschev era un revisionista, a la parque envidioso, e intentó ensalzarse 
destruyendo la imagen de Stalin porque nodisponía de mérito propio. Stalin 
nunca pidió a Corea que fuerasirviente de la URSS; en cambio, Kruschev sí que 
intentó por todos los mediosacumular regiones que se sometieran a su control. 
Las luchas internas durantesu dirección del PCUS serían aprovechadas por 
occidente para añadir combustiblea esas revueltas en los países del Este.

Alejandro jelas melihat Khruschovsebagai revisionis dan telah mengkhianati 
Stalin.


Así como Kruschev traicionó a su camarada Stalin, Deng Xiaoping hizo lo mismo 
con Mao Ze Dong.Oportunismo y ansias de enriquecimiento personal. China es más 
capitalista que cualquier país de la UniónEuropea y suelo decir que es el 
paraíso de cualquier empresario. Por lomenos en España queda el derecho al 
pataleo. La hoz y el martillo del PCCh esun medio para que los empresarios 
puedan controlar los medios de comunicación,el ejército y las grandes empresas 
privadas. Tengo amigos campesinos que han sido detenidos en Chinapor pronunciar 
consignas socialistas y llevar una gran foto de Mao por lacalle.

Seperti Khrushchov yangmengkhianati Stalin, Deng Xiaoping mengkhianati Mao 
Zedong. Tiongkok negerilebih kapitalis dari negeri manapun di EU, surge bagi 
pengusaha. Alenjadropunya kawan petani di Tkk yang ditahan karena menyerukan 
slogan sosialis danmembawa foto Mao di jalan.


Itulah pandangan wakil pemerintah dan partai Korut tentang Tiongkok sekarang. 
Tidak berarti harus diputuskan hubungan diplomatik-dagang. Tiongkok zaman Mao 
juga tidak pernah memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Soviet.  

    On Sunday, May 20, 2018 3:15 PM, "iwamardi [email protected] [temu_eropa]" 
<[email protected]> wrote:
 

      Tambahan lagi :Begitu ompongnya kalimat2 anda yg menyebut ..."....yang 
dibantu oleh kaum revisionis Tiongkok dan Rusia ..".dst.Lho otak anda yag 
genial itu menganggap Rusia itu revisionist???? Para itikpun akan ketawa kalau 
mereka bisa membaca tulisan anda itu !Rusia itu negeri kapitalis, yg berkuasa 
bukan PK...kok anda sebut sebagai "revionist".... kepribèn kiyé  ?  Puyeng to 
mbak  njenengan  ?  Butuh aspirin ???Perlu saya kirim ???

    On Sunday, May 20, 2018, 2:50:18 PM GMT+2, iwamardi [email protected] 
[RumahKitaBersama] <[email protected]> wrote:  
 
      Tambahan : 
Kalau  anda merasa sdh membaca "banyak tulisan2" ttg sebabmusabab revisionisme 
dan anda sdh mengerti semuanya (bukan pura2 sdh baca) maka anda pasti bisa 
membuat resumé  dari semuanya dan anda ungkapkan secara singkat, jelas, padat 
dan masuk akal ! Kalau tidak bisa, berarti atau anda belum baca atau baca tapi 
tidak nyahok isinya......

    On Sunday, May 20, 2018, 2:39:31 PM GMT+2, iwamardi <[email protected]> 
wrote:  
 
  Eeeh, ada orang kebakaran jenggot.....hehehehe ( maaf, gak tahu apakah punya 
jenggot nggak ?).....Ya begitulah pendapat seorang dogmatis yg  menganggap 
Marxisme sbg kitab suci yg tak bisa direvisi atau diperbaiki , kata per kata 
dihapalkan di luar kepala tapi tidak dilakukan dan dipraktekkan......O 
allaaaaah....ya ampuuun para dewa2 kayangan.......Kim Jong Un bisa saja berubah 
menurut anda lebih buruk, tapi untuk rakyat Korea lebih baik, karena kehidupan 
lebih menyenangkan dan lebih ada kebebasan dan keterbukaan, boleh buka 
suara........tentu saja buat anda ini adalah perubahan yg buruk......tentu, 
tentu....karena tidak sesuai dg selera anda yg penuh impian, ilusi dan 
halusinasi itu.....dimana anda berdiri sbg pemegang palu godam DP yg selalu 
siap anda pukulkan kpd semua orang lain yg  berani berpikir lain dari pikiran 
anda.... 
Kan menurut anda jalan yag benar itu spt jalannya PK Nepal, PK Malaysia, PK 
Filpina dll yag hanya  mampu membunyikan letusan2 "dar", "dèr", 
"dor".....sampai situ sudah......mana sekarang bekas2nya ? Apakah itu  cukup 
memberi kepuasan hidup kpd rakyatnya ? 
Ini tulisan anda:..."(Kim) Bisa jadi revisionis!! Ya, bisa saja!! So What!!! 
Tapi yang kita hadapi sekarang adalah situasi aktuil di mana imperialisme AS 
yang dibantu oleh kaum revisionis Tiongkok dan Rusia dalam sanksi 
ekonominya,"Kalau nantinya rakyat Korut lebih puas dg perubahan2., mereka bisa 
pergi ke l.n., bisa beli alat2 modern, HP dll, .apakah anda juga bilang "So 
What!!!" ????? Sedangkan sementara itu anda asyik menulis huruf2 di ponsel atau 
laptop anda.....
Lalu : "....mperialisme AS yang dibantu oleh kaum revisionis Tiongkok dan Rusia 
dalam sanksi ekonominya " tahu nggak sih apa yg anda tulis sendiri itu ??? 
Puyeng sendiri ya? Masak sanksi ekonomi kpd Rusia dan RRT dibantu oleh mereka 
sendiri ??? Sanksi paling konyol AS itu ditujukan terutama kpd Rusia , 
nyonya.........kpd China tak ada gunanya krn justru utang AS thd China itu 
bermillard2 $, sedang sanksi thd Korut itu tak ada efeknya apa2, karena Korut 
dan RRT itu sahabat yg saling membutuhkan, maka secara alami mereka harus 
saling membantu ! Hanya orang dungu yg menganggap ada pertikaian serius antara 
RRT & Korut ! Semua skenario "pertikaian" mereka adalah taktik dlm menghadapi 
musuh yg licik....Kalau Korut nanti menjadi maju spt RRT, dan rakyatnya lebih 
puas dan kemudian anda cap mereka adalah revisionist , satu perubahan 
buruk....ya terserah anda ...apa arti baik dan buruk itu, yg anda sendiri 
seperti orang mabuk miras, tak tahu lagi batasan baik dan buruk itu 
apa...........penduduk lebih puas d/p sebelumnya...anda pandang hal yg buruk ! 
Alangkah terbolak baliknya jalan pikiran anda itu ! 
Buat saya : rakyat Norwegia & Skandinavia umumnya, rakyat New Zealand misalnya 
, mereka paling puas hidupnya dibanding negara2 lain....itu lebih berharga d/p  
semua negeri2 ex (almarhum) sosialis yg hidupnya serba pas2an, dan kalau ada 
orang luar negeri mereka minta2 agar barang2 modernnya dijual kpd 
mereka........dan mereka memimpikan bisa berkunjung ke l.n........tapi 
dilarang....itu telah berlangsung 70 tahun lebih (satu periode manusia dari 
lahir sampai mati ) ! Mau butuh waktu berapa dekade lagi untuk mengadakan 
experiment2 ?

*** Sekali lagi saya tanyakan kpd nyonya ( tapi harap dijawab singkat,  padat 
dan tepat ) : 

# Apa sih penyebab dari revisionisme yg telah merupakan gejala umum (universal) 
dari semua negeri2 sosialis orthodox itu ? Tanpa mutar muter dg alasan2 sudah  
banyak sekali artikel2 yg mengutarakan soal itu dll dll, katakan saja mengapa 
???
# Tertulis : " ...Kalau dirinya mengakui bahwa DP dibawah kepemimpinan Partai 
yang sudah menjadi revisionis berubah wataknya menjadi Kediktaturan Borjuasi 
Baru, maka tidak bisa lagi mengatakan bahwa DP lah yang menyebabkan keruntuhan 
sosialisme!!!"...
..Lho menangkap menangkap makna tulisan saja belum bisa...kok mau 
berargumantasi....Jelas to disitu , kalau seorang sedang jernih pikirannya, 
akan manangkap begini : 
Sebab: prinsip DP ....Akibat : revisionisme.Karena manusia diberi peluang 
memegang kekuasaan tak terbatas, tanpa boleh adanya kritik dan argumentasi, 
maka si penguasa (sebagai AKIBAT kekuasaan mutlak DP !!!) akan makin keluar  
egonya sbg diktatur borjuasi baru atas nama diktatur "proletariat" ! Agak 
sedikit cerdas lah dalam memaknakan satu kalimat, mana sebab dan mana akibat 
harus tahulah sedikit2....
Jangan buru2 mengatakan orang lain seperti katak dalam tempurung dulu lah 
ya....sementara itu dirinya sendiri spt kerbau atau sapi dalam tempurung...( 
Kita bayangkan saja tempurung apa itu yg bisa menutup badan atau paling sedikit 
kepala kerbau atau sapi yg penuh ilusi dan halusinasi.........! ). 




 


    On Sunday, May 20, 2018, 12:54:05 PM GMT+2, Tatiana Lukman 
[email protected] [temu_eropa] <[email protected]> wrote:  
 
     Ah, soal kunjungan delegasi Korut ke Tiongkok, yang dipegang oleh 
orang-orang remo adalah apa yang dikeluarkan oleh media Tiongkok. Tapi apa 
sebenarnya tujuannya dari pihak Korut sendiri??? Siapa yang bisa menebak maksud 
Korut itu??? Rupanya anda, karena begitu pintarnya, bisa tahu maksud Korut itu 
IDENTIK dengan apa yang dinyatakan secara terbuka oleh TKK.Soal Kim Yong Un 
berubah, sama sekali tidak tertutup kemungkinan itu!! Berubah itu bisa menjadi 
lebih baik dan juga bisa menjadi  buruk!! Bisa jadi revisionis!! Ya, bisa 
saja!! So What!!! Tapi yang kita hadapi sekarang adalah situasi aktuil di mana 
imperialisme AS yang dibantu oleh kaum revisionis Tiongkok dan Rusia dalam 
sanksi ekonominya,  tetap mengancam untuk menghancurkan Korut.....Hanya ada dua 
sikap: solidaritas dan mendukung Korut atau jadi antek kaum revisionis Tkk 
-imperialis Tkk dan imperialis AS!!! 

    On Sunday, May 20, 2018 10:25 AM, "iwamardi [email protected] [temu_eropa]" 
<[email protected]> wrote:
 

     
Sebelumnya saya minta maaf, karena (relativ) lama tidak mengunjungi milis2 
dimana saya anggotanya, jadi lama tidak membaca reaksi2 atas tulisan2 saya. di 
temu eropa , nasional-list dan RKB.

** Pertama: soal DP vs. DB.....ada yg bercontra-argumentasi, bhw. DP yg 
dipegang kaum revisionist itu bukan DP lagi.....dlm hal ini ada benarnya 
pendapat itu. Tapi persoalanya bukan itu, sebab saya juga menulis DP akhirnya 
selalu bermetamorphose menjadi DBB (diktatur borjuis baru) !  Ini phenomen UMUM 
yg terlihat didalam praktek selama lebih dari 70 tahun experiment existensi 
negeri2 sosialis orthodox (atau halusnya klassik) . Tak bisa lain. 
Mungkin buat kaum dogmatis dan sok "kiri" , dibawah ini adalah satu jawaban 
(argumentasi) terakhir dan paling gampang: benteng sosialis runtuh satu persatu 
(hanya) karena Revisionisme. Titik ! Selesai !   
Kalau ditanya mengapa terjadi revisionisme ? Ya plonga plongo lah....wong 
namanya dogmatis, jadi uthak uthek ya itu2 saja.....Tidak mau bertanya ps diri 
sendiri : "mengapa?, mengapa?, .....mengapa" dst.
Sejak semula saya kemukakan, terjadinya revisionisme (yg buruk) itu justru  
karena prinsip DP itu sendiri, yg tidak memungkinkan rakyat (bawahan, kelas 
buruh & tani)  utk mengkontrol pikiran2 & langkah2 pimpinan yg karena kekuasaan 
tak terbatas berkat DP, telah be-evolusi menjadi klik penguasa DBB(dikt. borj. 
baru) itu ! Mengapa negeri2 sosialis klassik ambruk semua ? Karena semua bentuk 
kontradiksi (perbedaan2) intern telah ditindas & dibunuh oleh klik pimpinan 
negeri2 sos-orth . itu, walaupun usul2 atau koreksi2 itu tulus&jujur demi 
kemajuan sosialisme, tapi "sayang" tidak sesuai kepentingan klik pimpinan 
!Dimana tidak ada lagi kontradiksi intern suatu materi, yg menjadi motor gerak 
materi itu, maka materi itu akan diam alias tidak berkembang alias mati !!! 
Begitulah urut2annya...Jadi kalau seseorang mangaku tahu dialektika, dia harus 
menggunakannya dalam menganalisa segala hal , bahkan menggunakannya secara 
praktis didalam kehidupannya sehari2 , bukan hanya bla bla bla alias (anak 
sekarang menamakannya...) asbun (asal bunyi)  !

** Kedua: Keempat2nya penyakit mental (mental disease) yg tersebut di Subject 
diatas itu tidak baik buat kesehatan manusia, hindarilah !
Dg. berita dibawah ini,dimana Kim telah dg gamblang mau mempelajari dan belajar 
dari reformasi RRT, tentulah para pengidam penyakit mental itu bisa berpeluang 
menurunkan taraf (tingkat) sakitnya dg "tenaga dalam" nya sendiri( ini sangat 
dialektis), bukan dari melulu dari faktor luar(pengobatan dokter 
dll.).....sukur2 bisa sembuh....Tapi asal jangan malah kambuh, makin merasa 
kecelik, makin frustasi , makin depresiv, makin stress....sampai dokterpun tak 
mampu lagi mengobatinya....Dg pengalaman2 orang lain selama lebih dari 70 
tahun, si cerdik Kim ini telah secara dialektis menyimpulkan keharusan adanya 
reformasi dibidang ekonomi sehingga soaialisme bisa terwujud nyata,rakyat makin 
lama makin puas akan kehidupannya....secara kongkrit (!) , bukan sekedar hanya 
dalam laporan2 partai saja yg memupuri segala borok2 kegagalan. Dan saya 
percaya, dlm kurun waktu beberapa dekade saja, Korut dg reformasinya akan 
meloncat kedepan dg mega langkah menyaingi Korsel (bila belum bisa bersatu !). 
Disini Kim akan membuat revisi(reformasi) yg baik, artinya sesuai berjalannya 
waktu dan berubahnya ruang.  Boleh saja nantinya kaum dogmatis akhirnya dari 
pemuja berat menjadi musuh bebuyutan Kim Jong Un, atas alasan Kim sudah menjadi 
revisionist !  Kita lihat saja ya nanti !

Marxisme itu bukan barang mati, dia akan maju terus, mengkoreksi apa yg salah 
dan menambah apa yg kurang menurut hukum perkembangan alam   dalam kerangka 
dimensi ruang dan waktu !  Ini sudah tentu !


North Korean officials visit China to learn about economic reform

| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
North Korean officials visit China to learn about economic reform
Didi Tang, BeijingSenior North Korean officials are in China this week to learn 
about economic development and further restore rel... |

 |

 |



  

               #yiv3671502045 #yiv3671502045 -- #yiv3671502045ygrp-mkp 
{border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 
10px;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mkp hr {border:1px solid 
#d8d8d8;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mkp #yiv3671502045hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mkp #yiv3671502045ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mkp .yiv3671502045ad 
{padding:0 0;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mkp .yiv3671502045ad p 
{margin:0;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mkp .yiv3671502045ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-sponsor 
#yiv3671502045ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-sponsor #yiv3671502045ygrp-lc #yiv3671502045hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-sponsor #yiv3671502045ygrp-lc .yiv3671502045ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv3671502045 #yiv3671502045actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv3671502045
 #yiv3671502045activity span {font-weight:700;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv3671502045 #yiv3671502045activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv3671502045 #yiv3671502045activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv3671502045 #yiv3671502045activity span 
.yiv3671502045underline {text-decoration:underline;}#yiv3671502045 
.yiv3671502045attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv3671502045 .yiv3671502045attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv3671502045 .yiv3671502045attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv3671502045 .yiv3671502045attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv3671502045 .yiv3671502045attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv3671502045 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv3671502045 .yiv3671502045bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv3671502045 
.yiv3671502045bold a {text-decoration:none;}#yiv3671502045 dd.yiv3671502045last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3671502045 dd.yiv3671502045last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3671502045 
dd.yiv3671502045last p span.yiv3671502045yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv3671502045 div.yiv3671502045attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv3671502045 div.yiv3671502045attach-table 
{width:400px;}#yiv3671502045 div.yiv3671502045file-title a, #yiv3671502045 
div.yiv3671502045file-title a:active, #yiv3671502045 
div.yiv3671502045file-title a:hover, #yiv3671502045 div.yiv3671502045file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv3671502045 div.yiv3671502045photo-title a, 
#yiv3671502045 div.yiv3671502045photo-title a:active, #yiv3671502045 
div.yiv3671502045photo-title a:hover, #yiv3671502045 
div.yiv3671502045photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv3671502045 
div#yiv3671502045ygrp-mlmsg #yiv3671502045ygrp-msg p a 
span.yiv3671502045yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv3671502045 
.yiv3671502045green {color:#628c2a;}#yiv3671502045 .yiv3671502045MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv3671502045 o {font-size:0;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045photos div {float:left;width:72px;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv3671502045
 #yiv3671502045reco-category {font-size:77%;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045reco-desc {font-size:77%;}#yiv3671502045 .yiv3671502045replbq 
{margin:4px;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-mlmsg select, #yiv3671502045 input, #yiv3671502045 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-mlmsg pre, #yiv3671502045 code {font:115% 
monospace;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-mlmsg #yiv3671502045logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-msg 
p#yiv3671502045attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-reco #yiv3671502045reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-sponsor 
#yiv3671502045ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-sponsor #yiv3671502045ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-sponsor #yiv3671502045ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv3671502045 #yiv3671502045ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv3671502045 
#yiv3671502045ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv3671502045 

   

Kirim email ke