Dari artikel di The Atlantic:
 

 Yasir Arafat claims that he was born in Jerusalem, but he was actually born in 
Cairo. He claims to belong to the prominent Jerusalem family of Husseini, but 
he is at best only distantly related to it. He claims that he turned down a 
chance to go to the University of Texas, but according to one biographer, the 
Palestinian-born writer Saïd K. Aburish, it is highly unlikely that he was ever 
accepted. He claims to have disabled ten Israeli armored personnel carriers in 
the 1948 Arab-Israeli war, but Israel didn't even have ten APCs in the sector 
he was in. He claims to have made millions as a businessman in Kuwait, but 
this, too, is almost certainly untrue.
 
https://www.theatlantic.com/magazine/archive/2002/07/a-brief-history-of-yasir-arafat/302532/
 
https://www.theatlantic.com/magazine/archive/2002/07/a-brief-history-of-yasir-arafat/302532/

---In [email protected], <ilmesengero@...> wrote :

 

 Disebut Yasser Arafat lahir tahun di Cairo 1926  dan  namanya  " Mohammed 
Abdel-Rawf Arafat al-Qudwa al-Hussaini", menurut info ayahnya berasal dari 
Gaza. Tetapi belakangan ada berita baha YA lahir di Yerusalem dan belajar 
menjadi insinyur di Cairo. Ada juga bilan bahwa YA lahir di Yerusalem. Istri YA 
memamng beragama Kristen.
 


 
 2018-05-20 23:13 GMT+02:00 marthajan04@... mailto:marthajan04@... [GELORA45] 
<[email protected] mailto:[email protected]>:
   
 Tulisan ini saya dapatkan dari seseorang mantan local staff dari kedubes 
Belgia . 
 
 
 Diriku dapat kiriman ini:
  
 Saya bangga dengan ahli ilmuan Islam indonesia ini Arifin Yahya, sangat pintar 
& bijaksana penjelasannya. 
  
 *YERUSALEM MENURUT PANDANGAN SEORANG ILMUAN ISLAM DARI INDONESIA*
  
 Sebenarnya selama ini kita muslim Indonesia salah kaprah tentang konflik 
Palestine - Israel yg selama ini sebagian Ummat Islam Indonesia melihat sebagai 
Perang Agama.
  
 Dilihat dari arti kata Filistin saja kita semua sudah tau.
  
 Dalam bahasa Ibrani arti kata "Filistine" adalah Bangsa dari seberang laut. 
 Orang Filistin berasal dari sekitar kepulauan Kreta, Yunani.
 Agama asli Filistin menyembah Dewa2. 
  
 Filistin pertama kali mendarat di pantai Gaza lalu makin lama makin banyak & 
akhirnya konfrontasi dengan nabi Daud & akhirnya Nabi Daud yg menang & 
mendirikan kerajaan Israel dengan luas kira2 seperti sekarng.
 Karena itu sampai saat ini bendera Israel bersimbol Bintang Daud. 
 Filistin dulu berbeda dengan Palestine masa sekarang yang mayoritas suku Arab 
muslim & Arab Nashrani, bukan asli orang2 Filistin lagi.
 Bahkan pemimpin Palestina yg terkenal, Yasser Arafat  berasal dari Arab Mesir, 
bukan kelahiran Palestina yang istrinya juga Wanita Arab Nashrani.
  
 *Sebaiknya kita belajar sejarah yang benar & jujur supaya paham akar 
masalahnya untuk jadi lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan 
Kekuasaan primordial Arabisme.*
  
 Pelajari tentang Daud adalah Nabi besar ummat Syalom Israel Yahudi & ummat 
Syalom Nashrani,  juga ummat Islam Arab pelajari siapa yang membunuh Goliath. 
Filistin lalu mendirikan kerajaan Israel.
  
 Pelajari tentang apa & dimana letak Bait Suci umat Israel Yahudi. 
 Pelajari tentang dimana Nabi besar umat Syalom Nashrani lahir, hidup & mati. 
Tentang kapan Nabi Muhammad lahir & wafat. Tentang kapan pasukan khalifah Umar 
pertama kali masuk & mengambil alih Yerusalem lalu mendirikan masjid Omar, 
kemudian mendirikan masjid Aqsa di atas puing2 Bait Suci. 
  
 Kalau kita sudah paham sejarah dgn benar, nanti kita akan sadar kenapa Ummat 
Nashrani & Bangsa yahudi Eropa/Amerika tetap mempertahankan Israel yg berdiri 
di sana. Kita pikir wilayah kerajaan Israel Yahudi Nabi Daud & tanah kelahiran 
Nabi Isa / Yesus & situs2 bersejarah Israel Yahudi & Syalom Nashrani bisa 
dipindah ? 
  
 Dulu pusat ke Nashranian terpaksa pindah ke Byzantium krn tanah Israel 
dikuasai Bangsa Arab. 
  
 Lalu ke Nashranian Byzantium pun dihancurkan oleh Al Fatih. Karena itu orang2 
Syalom Nashrani pindah ke Vatican supaya dekat & dilindungi Roma & kemudian 
seluruh kerajaan Syalom Nashrani bersatu dibawah kepemimpinan Inggris untuk 
mengambil alih tanah suci Yerusalem kembali & dinamakan Perang Salib & 
sepertinya mereka berhasil merebut kembali.
  
 Masing2 agama sudah punya ritual tanah suci nya sendiri2, jadi jangan saling 
ganggu.
  
 Bukankah tujuan beragama itu untuk menciptakan kedamaian? Bukan untuk saling 
menguasai tanah suci orang lain & memusnahkan agama lain, demi obsesi Pemahaman 
menjadi agama satu2nya di muka bumi yang paling benar? 
  
 Pada saat nabi Muhammad Isra Miraj sebenarnya di Yerusalem belum ada masjid 
adanya Bait Sucinya orang Yahudi. 
  
 Nabi Muhamad menganggap Bait Suci adalah masjid / Bait Aqsa (terjauh) sbg 
kiblat pertama karena Bait Suci pada saat itu adalah pusat ibadah, kemudian 
Nabi memindahkan kiblat Arab muslim ke Mekkah supaya Arab muslim tidak bertikai 
berebut kiblat dengan ummat BangsaYahudi & golongan Syalom Nashrani . 
 Nabi Muhammad tak pernah berusaha mengambil alih Yerusalem sampai wafat th 632 
Masehi. 
  
 Khalifah Umar pada saat pertama kedatangannya di Yerusalem melakukan shalat di 
tanah kosong di seberang gereja dengan izin & ketulusan Ummat Nashrani, lalu di 
tempat Umar shalat dibangun masjid "Omar". 
  
 Itu bukti bahwa masjid Al Aqsa belum ada saat pertama kali Umar datang ke 
Yerusalem. Kalau sudah ada masjid pasti Umar shalat di Al Aqsa, bukan di 
lapangan. Setelah mendirikan masjid Omar lalu berapa tahun kemudian masjid Al 
Aqhsa dibangun di atas puing2 reruntuhan Bait Suci. 
  
 Alqsha selesai dibangun th 705 M, Jadi masjid Al Aqsha didirikan kira2 72 
tahun setelah nabi Muhamad wafat.
  
 *Jadi inilah yg menjadi sebab Perang Salib & kisruh sampai sekarang, karena 
Bangsa Arab muslim ingin menguasai Yerusslem dan menghapus Israel.*
  
 *Bangsa Israel Yahudi & ummat Syalom Nashrani tidak rela kehilangan tanah 
sucinya utk dikuasai Bangsa Arab islam.* 
  
 Mereka maunya ya tanah suci Syalom Yahudi & Syalom Nashrani dipegang oleh 
Bangsa Yahudi & ummat Syalom Nashrani juga.
  
 Lucu & Aneh kan kalau Tanah suci umat A tapi yang berkuasa disitu umat B. 
 Bangsa Arab Islam juga pasti tidak mau juga kalau Mekkah & Kabah dikuasai 
Bangsa Yahudi ? 
 Begitu kira2.
  
 Orang Amerika/Eropa Nashrani percaya kepada kitab mereka yg menyebut bahwa 
Israel adalah tanah suci pemberian Tuhan & Tuhan akan melindungi sampai kiamat. 
  
 Sedangkan Bangsa Arab Islam seolah memaksakan kehendak bahwa Yerusalem itu 
milik Bangsa Arab Islam. Padahal kan jelas yang duluan hidup & ibadah disitu 
bangsa Israel Yahudi & Nashrani. 
  
 Bangsa Arab Islam yang datang 700 th setelah wafatnya Nabi Isa /Jesus tiba2 
ingin menguasai Yerusalem , Padahal semasa nabi Muhammad hidup pun, tidak 
pernah bawa pasukan perang utk menyerang Israel. 
  
 Nabi Muhammad juga tdk pernah memerintahkan merampas Yerusalem karena beliau 
sudah punya 2 tanah suci & kiblat sendiri (Mekah & Madinah). Di dalam Quran pun 
tak ada satupun ayat yang menyebut harus menguasai Yerusalem. Jadi yang ngaco 
itu adalah masa pemimpin Arab islam setelah nabi Muhammad wafat, yang ingin 
menguasai tanah suci Agama lain. 
  
 Usaha Arabisasi di Israel tidak berhasil & akhirnya Bangsa Arab islam radikal 
yang menempatkan KEBANGSAAN nya diatas dari Nilai2 & Sendi2 Agama itu sendiri 
menjadi dongkol sampai sekarang, lalu bikin teror tak berkesudahan. 
 Kalau Arab islam yang mengikuti nabi Muhammad pasti tak kan bernafsu merampas 
Israel/Yerusalem karena nabi mengajarkan "Bagiku agamaku, bagimu agamamu"
  
 Jangan saling ganggu & dalam internal Islam dapat dimaknai juga sebagai "Islam 
ku adalah Kepercayaan / Agama ku, Islam mu adalah Kepercayaan / Agama mu". 
Kesimpulan nya 1001 Jalan menuju ke Keselamatan.
  
 Intinya tiap agama sudah punya tanah suci & kiblat sendiri. Yerusalem itu 
sudah jadi kiblat orang Yahudi & Nashrani sebelum nabi Muhamad lahir, jadi 
sungguh tidak jujur kalau Bangsa Arab (Islam & Nashrani) ingin menguasai dan 
merebutnya. Arab islam kan sudah punya Mekkah, dan Bangsa Yahudi pun tidak 
pernah melarang Ummat Islam Arab dan Syalom Nashrani Arab untuk hidup & 
beribadah bersama dgn Ummat Yahudi di Yerusalem.
  
 Selama nabi Muhamad hidup pun tidak pernah ganggu Yerusalem. Di Al Quran pun 
tak ada 1 surat pun yg memerintahkan mengambil alih Yerusalem. 
  
 Sedangkan di kitab Yahudi & Nashrani ber-kali2 disebut bahwa Yerusalem & tanah 
Israel adalah tanah yang diberikan Allah untuk mereka, jadi jangan ganggu 
kiblat agama lain supaya kehidupan damai, hanya karena ingin berkuasa atas 
dasar Kebangsaan yang memakai issue2 Agama.
  
 Sementara 90% property ajaran yang ada dalam Al Quran itu juga bersumber dari 
Bangsa Israel Yahudi / Ibrani dengan Nabi2 nya.
  
 Kalau Muslim sejati yang ikuti nabi Muhamad tidak ingin mengambil alih Hak 
Yerusalem, ya kita ikuti. 
  
 Jangan Kolonialisme atas teritory yang didasari semangat pride Kebangsaan,, 
dibungkus seolah olah Perjuangan Agama.
 Yang terjadi umat Kristen sedunia melawan & terjadilah Perang Salib. 
  
 Banyak orang mati gara2 nafsu ingin menguasai tanah suci orang lain. Akhirnya 
tanpa sadar kita jadi jauh dari Substansi tujuan agama itu sendiri yang ingin 
menciptakan kedamaian.
  
 Untuk membuktikan Islam itu damai maka hentikanlah usaha ingin merebut tanah 
suci & kiblat agama Yahudi & Nashrani, seperti dulu nabi Muhamad tak pernah 
melakukannya. 
 Bagimu agamamu, bagiku agamaku, tak sepantasnya saling ganggu. 
  
 Yang serakah itu khalifah setelah Nabi wafat, yang ingin memaksa menguasai 
tanah suci Nashrani & Yahudi di Jerusalem, karena sudah tidak ada lagi yang 
mengawasi Kelakuan & Nafsu dari Bangsa yg asal nya Jahiliyah tsb.
  
 Selama ribuan tahun kita semua ummat Islam sudah salah kaprah tentang urusan 
Jerusalem, kita Bangsa Indonesia di Cekoki Doktrin bhw Palestina adalah 
Perjuangan Ummat Islam, padahal sesungguhnya adalah Perjuangan Bangsa Arab 
untuk menguasai Palestina.
 Kita Ummat Islam Indonesia juga malu jika tujuan perangnya untuk merampas 
tanah suci orang lain. 
  
 *Nabi pun selama hidupnya tak pernah mengajarkan & memerintahkan merebut 
Jerusalem dan Israel. Tak ada 1 surat pun di Quran yg menyebut ummat Muhammad / 
Islam harus mengambil alih Israel & Jerusalem. Itulah kenapa selama ribuan 
tahun kita tidak benar2 kekal berhasil menguasai Jerusalem karena memang tidak 
ada perintah dari Allah dan nabi Muhamad waktu itu dan Nabi muhammad pun tidak 
melakukan.*
  
 Jadi banyak dari kita yang tidak sadar bahwa selama ribuan tahun kita di 
Cekokin oleh Bangsa Arab yg berhaluan extreem Kebangsaan menuntut sesuatu yg 
bukan hak nya dengan issue Agama.
  
 Apakah Palestina akan menjadi Iraq atau Suriah atau Yaman, jika di pimpin oleh 
Bangsa arab ? dimana situs2 sejarah islam pun hancur beserta situs2 dunia yg 
ada di Iraq Suriah & Yaman & bisa juga akan terjadi di Bumi Leluhur NKRI.. 
 
 (Arifin Yahya)
 

 

 








  

Kirim email ke