https://nasional.tempo.co/read/1091869/jokowi-tegur-anies-soal-biaya-mahal-pengobatan-di-jakarta
Jokowi Tegur Anies Soal Biaya Mahal Pengobatan
di Jakarta
Reporter:
Friski Riana
Editor:
Arkhelaus Wisnu Triyogo
Rabu, 23 Mei 2018 17:26 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang perwakilan Kepala Desa saat
Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pembinaan Penyelenggaraan
Pemerintahan Desa, Pusat dan Daerah Tahun 2018 di Jakarta, 14 Mei 2018.
Jokowi juga berharap dana desa yang telah dikucurkan dari 2015-2018
dengan total Rp187 triliun dapat mendorong kesejahteraan masyarakat
desa. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
<https://statik.tempo.co/data/2018/05/14/id_705372/705372_720.jpg>
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang perwakilan Kepala Desa saat
Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pembinaan Penyelenggaraan
Pemerintahan Desa, Pusat dan Daerah Tahun 2018 di Jakarta, 14 Mei 2018.
Jokowi juga berharap dana desa yang telah dikucurkan dari 2015-2018
dengan total Rp187 triliun dapat mendorong kesejahteraan masyarakat
desa. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Presiden Joko Widodo atau Jokowi
<https://www.tempo.co/tag/jokowi>menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies
Baswedan atas tingginya biaya pengobatan di rumah sakit di Jakarta.
Sambil menegur Anies, Jokowi menyebut biaya pengobatan di rumah sakit di
Jakarta cukup mahal.
"Jakarta mahal-mahal kalau sakit, Pak Gub. Memang Jakarta mahal," kata
Jokowi saat bersilaturahmi dengan peserta penerima manfaat program
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Istana
Negara, Jakarta, Rabu, 23 Mei 2018.
Baca: Teken Aturan, Jokowi Pastikan Pensiunan Dapat THR Tahun Ini
<https://bisnis.tempo.co/read/1091755/teken-aturan-jokowi-pastikan-pensiunan-dapat-thr-tahun-ini>
Anies menghadiri acara itu untuk menerima penghargaan kepada kepala
daerah yang berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) di wilayah
kerjanya. Tercatat 4 provinsi, 28 kota, dan 92 kabupaten yang berhasil
mencapai UHC tahun ini.
Teguran itu terjadi ketika Jokowi sedang menyebutkan total biaya
pengobatan setiap daerah yang dibiayai pemerintah. Menurut dia, program
kesehatan dari pemerintah selama ini sudah cukup membantu biaya
pelayanan kesehatan para peserta.
Ia menyebutkan salah satu contohnya adalah peserta dari Tanjung Pinang
yang biaya kesehatannya ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan
Sosial sebesar Rp 624 juta. Ada juga peserta di Jakarta Pusat yang
dibiayai Rp 435 juta.
Baca: Jokowi Segera Teken THR PNS, Siap Dibagikan Sebelum Lebaran
<https://bisnis.tempo.co/read/1091546/jokowi-segera-teken-thr-pns-siap-dibagikan-sebelum-lebaran>
Bahkan, Jokowi menuturkan bahwa ada pasien di Karanganyar yang dibiayai
hingga Rp 1 miliar untuk pengobatan penyakit hemofilia. "Ini tugas
pemerintah yang harus dikerjakan untuk menyelesaikan masalah-masalah
berkaitan dengan kesehatan. Tapi kita berharap rakyat kita semua sehat,"
ucapnya.
Jokowi menegaskan kepada jajaran pemerintahan untuk tidak menghambat dan
mempersulit rakyat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan. "Jangan
sampai saya cek ke rumah sakit ada yang ngeluh ke saya karena
dipersulit. Pasti akan saya kejar, saya cari," katanya.
Baca: Survei: 58,2 Persen Publik Tak Tahu Nawacita Jokowi-JK
<https://nasional.tempo.co/read/1091548/survei-582-persen-publik-tak-tahu-nawacita-jokowi-jk>
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berdialog dengan masyarakat yang sudah
merasakan manfaat Kartu Indonesia Sehat. Nurliya, 38 tahun, didiagnosa
penyakit tumor ganas sejak 2016. Ia telah menjalani serangkaian
kemoterapi dan operasi.
Sempat ingin bunuh diri, Nurliya kembali optimistis dirinya bisa sembuh
karena menggunakan KIS, sehingga tak perlu memikirkan biaya
pengobatannya yang mahal. "Alhamdulillah ada perubahan. Bahkan
kemarin-kemarin badanku yang kurus jadi gemuk sekarang. Terima kasih
untuk JKN. Terima kasih Bapak Presiden yang terhormat," kata Nurliya
saat bertemu Jokowi <https://www.tempo.co/tag/jokowi>.
------------------------------------------------------------------------