Film Turang dan Piso Surit
Synopsis Film Turang
5 jam laluolehKaro Siadi
Sebuah adegan penuh haru antara Nyzmah dan Omar BachFilm berjudul Turang adalah 
film yang melejitkan nama Bachtiar Siagian di tahun 1957. Dibuat atas kerja 
sama Rencong Film dengan Yayasan Gedong Pemuda yang diketuaiKolonel Djamin 
Ginting, Panglima Kodam Bukit Barisan. Film yang mengisahkan perlawanan rakyat 
Karo terhadap tentara penjajah Belanda ini dibintangi pemain-pemain lokal, 
seperti Zoubier Lelo, Nyzmah danTuahta Perangin-angin. 
Synopsis Film Turang
Produksi : “Rentjong Film Corporation”Bersama Jajasan Gedung Pemuda 
MedanTjerita/Regie : Bachtiar Siagian.Sebuah pasukan gerilja sedang bergerak 
ditepi sebuah desa di kaki gunung Sinabung (Tanah Karo). Mereka menjusup 
mendekati kampung itu membawa pemuda Rusly, Wakil pemimpin pasukan jang luka 
parah.Tuah, salah seorang anggota gerilja, adalah pemuda berasal dari kampung 
itu, dan dengan sembunji-sembunji menemui adiknja Tipi dan mengatakan, bahwa ia 
harus merawat Rusly jang akan ditinggalkan mereka di kampung itu setjara  
rahasia (tak diketahui oleh penduduk kampung). Kemudian Tuah dan pasukkanja 
kembali ke hutan-hutan untuk melakukan tugas mereka selandjutnja.Beberapa bulan 
kemudian Rusly telah berangsur-angsur sembuh. Selama dalam rawatan Tipi, ia 
seolah-olah telah diikat oleh kemesraan rasa kasih dan tjinta.Sementara itu 
Djendam, seorang pemuda lain jang sering datang ke kampung itu dan sebenarnja 
mendjadi mata-mata musuh, mendapat kabar, bahwa di rumah Tipi pernah 
disembunjikan seorang anggauta gerilja jang luka. Djendam melapor pada musuh 
dan pada suatu hari digerebeklah kampung tersebut. Ajah Tipi dibawa oleh 
Belanda ke kota untuk diperiksa kemudiannja, disiksa sampai mati.Pasukan 
gerilja mendapat keterangan tentang penangkapan ajah Tipi dan mereka mendatangi 
kampung itu kembali. Dengan perasaan hantjur Tipi menerima berita 
tersebut.Achirnja ia minta ikut pada Rusly, biar kemanapun akan dibawa. Rusly 
tidak dapat memutuskan permintaan ini. Ia bawakan soalnja pada pemimpin 
pasukan. Mereka berunding.  Pemimpin pasukan jang lebih mengutamakan 
kepentingan pasukannja, terpaksa tidak dapat membawa Tipi.Mulanja Rusly hendak 
berontak mendengar putusan komandannja itu, tapi achirnja ia tunduk pada order 
dan disiplin kemiliteran. Tiba-tiba pasukan Belanda menjerang, dan terlibatlah 
seluruh pasukan gerilja dalam pertempuran.Dengan semangat menjala-njala, 
walaupun tenaga tidak seimbang dengan kekuatan musuh, pasukan Rusly dan Tipi 
tetap bertahan menegakkan kemerdekaan Indonesia.
Synopsis Fim Turang (Majalah Minggu Pagi, No 19 Tahun XI)Para Pelaku :Nyzmah, 
Omar Bach, Tuahta Perangin-angin, Ahmady Hamid, Hadisjam Thahax, Zoubier Lelo, 
Adam Danol, Rindu Tandjung, Djas.Sumber : Majalah Minggu Pagi, No 19 Tahun XI. 
Terbitan tanggal 10 Agustus 1958.

Kirim email ke