Dianggap Provokator, Amien Rais Ditolak Dalam Aksi Bela Bangsa di Yogyakarta

Miftahul Munir 
 Selasa, 29 Mei 2018 17:37 WIB

   
   - 
   - 
   - 

Amien Rais menghadiri sidang Putusan Buni Yani di Gedung Arsip, Bandung, Selasa 
(14/11) | AKURAT.CO/Avila Dwi Putra


AKURAT.CO, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tiba-tiba dibatalkan menjadi 
pengisi acara dalam kegiatan Aksi Bela Bangsa yang rencananya digelar di area 
Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Jawa Timur pada Jumat (1/6) mendatang.
Aktivis 98 tergabung dalam Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) 
menyebut pencoretan terhadap sosok yang dianggap provokatif tersebut 
berdasarkan berbagai masukan dari para sesepuh dan ulama.
Baca Juga:
   
“Demi kebaikan bersama, para sesepuh dan ulama Yogyakarta pasti 
mempertimbangkannya untuk tidak menghadirkan Amien Rais. Daripada muncul aksi 
penolakan-penolakan dari warga Yogyakarta,” terang Ketua Presidium Jari 98 
Willy Prakarsa Selasa (29/5).
Padahal, kata Willy, Yogyakarta merupakan tempat Amien Rais mengenyam 
pendidikam di Perguruan Tinggi.
“Kandang sendiri, kok ditolak?,” tutur dia.
Amien Rais dikenal sebagai tokoh yang getol mengkritik pemerintahan Presiden 
Jokowi. Rencana aksi itu sebelumnya sempat heboh di media sosial karena akan 
mengusung wacana dan menghimbau peserta aksi mengenakan kaus #2019GantiPresiden.
“Atau bisa jadi warga sudah tak ingin dengar celotehannya Amien Rais, karena 
tokoh reformasinya adalah Sri Bintang Pamungkas,” tegas Willy.
Willy memastikan aktivis dan mahasiswa lebih mempercayai pernyataan aktivis 
senior Sri Bintang ketimbang Amien Rais. “Sri Bintang aja gak mau akui Amien 
Rais sebagai tokoh reformasi, apalagi rakyat,” ucapnya.
“Pencoretan dan batalnya Amien Rais di kota Gudeg harusnya bisa menjadi bahan 
renungan, evaluasi buat diri sendiri dengan perbanyak istighfar dan mengingat 
dosa-dosa masa lalunya,” tuturnya.
Selain itu, Willy menyakini warga Yogyakarta justru lebih menerima tausiyah 
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode dari tahun 1998-2005 Ahmad 
Syafii Maarif atau yang karib disapa Buya Syafii daripada Amien Rais.
“Publik Indonesia justru lebih menerima ceramah yang disampaikan Buya Syafii 
karena lebih adem bukan jadi tukang ribut,” tukasnya. []



Kirim email ke