. Tidak ada pekerjaan yg. harus dianggap rendah apalagi sebagai pekerjaan rumah tangga atau pembantu rumah tangga. Di LN, kita kebanyakan mengerjakan apa2 sendiri seperti mencuci piring, membersihkan rumah, memasak dll. Perkerjaan "house wife" masa adalah satu pekerjaan rendah?
---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote : Ini jawaban orang yang tidak menganalisa masalahnya dengan dalam. TKI di Taiwan dan Tiongkok tidak sama dengan TKA Tiongkok di Indonesia. Ini sudah pernah diperdebatkan di milis. Mayoritas TKI yang bekerja di Taiwan, HK dan Tiongkok mengerjakan pekerjaan yang dianggap rendah dan tidak mengambil pekerjaan itu dari Warga setempat, seperti pekerja Maroko-Turki ketika mula-mula "diundang" untuk bekerja di Belanda. sedangkan banyak TKA Tiongkok yang mengerjakan pekerjaan kasar yang sebenarnya dapat dikerjakan oleh pekerja Indonesia sendiri. On Monday, June 4, 2018 11:50 AM, "'K. Prawira' k.prawira@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: KataKita https://www.facebook.com/pageKataKita/?hc_ref=ARSvoz2Q5ZYqDS82CCdb37fwynDiT8EfOIN3VKNGgWBSu-_Uyn7ynaUj5gBWXHQ7wTo&fref=nf 1 Juni pukul 23:22 https://www.facebook.com/pageKataKita/photos/a.811059938985393.1073741829.803774136380640/1797501733674537/?type=3 ยท https://www.facebook.com/ https://www.facebook.com/ https://www.facebook.com/# JENDERAL MOELDOKO MENJAWAB.. China menguasai surat utang Amerika US$ 1.15 Trilyun. Apakah otomatis Amerika dicaplok oleh China ?? Tidak Arab investasi di China 870 Triliyun. Apakah rakyat China terkencing-kecing merasa dijajah oleh Arab ?? Tidak Amerika Investasi 122 Triliyun ke Singapore, apakah warga Singapore otamatis jadi antek asing ?? Tidak Sebanyak 252.000 TKI bekerja di Taiwan. Apakah rakyat Taiwan merasa dijajah Indonesia ?? Tidak Jumlah TKI yang bekerja di China 81.000, sementara TKI di Hongkong 153.000, di Macau 16.000, apakah rakyat China, Hongkong dan Macau merasa di jajah oleh Indonesia ?? Tidak TKA yang bekerja di Indonesia sebanyak 74.183 orang. Sementara 21.271 ribu di antaranya berasal dari China, disusul Jepang dan lain-lain. Tapi sebagian dari kita sudah terkencing-kencing merasa dijajah oleh China. Mengapa rakyat negara-negara dimana TKI kita berkerja tersebut bisa bernalar dengan benar ?? Karena mereka bisa membedakan antara bisnis dengan kedaulatan negara. Dunia abad XXI tidak dipetakan lagi oleh suku, ras dan agama. Masyarakat modern sudah tidak mempermasalahkan lagi perbedaan keyakinan. Mereka bersama-sama membangun peradaban. Di sini tidak begitu. Yang didahulukan hanya kebencian karena takut berkompetisi dan takut kalah dalam persaingan hidup. Kemudian dibalut dengan pemahaman sempit dalam beragama. -Jenderal Moeldoko- http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail Virus-free. www.avg.com http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail https://mail.yahoo.com/neo/launch?.src=ym&reason=myc&soc_src=mail&soc_trk=ma#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2
