Di Belanda setahu saya ada 3 macam truck sampah, yang dilengkapi mesin
pengepres sampah,
sehingga trucknya bisa dimuati sampah banyak sekali.
Dulu di rumah2 dapa dua container sampah dari kotapraja, satu untuk sampah2
kebun, yang lain
untuk sampah dapur. Tiap 8 rumah, containernya kita taruh  berjejer, dan
pegawai DPU nya tarik
tiap kali dua container, yang diputar oleh mekanisme di belakang truck
sampah, terbalik, sampahnya
keluar kedalam truck yang langsung dipres.
Kalau untuk orang2 yang tinggal di flat, disediakan container besar sekali,
yang oleh mekanisme di
belakang truck, diputar ke atas dan dibalik, sehingga isinya tumpah masuk
ke dala, belakang truck.
Sampahnya dipres.
Tipe baru untuk flat , Containernya ada 4, satu khusus untuk kertas2 dan
kertas koran. Yang tiga
untuk sampah dapur. Containersnya dipasang dalam lubang persegi yang dalam.
Pada hari tertentu 3 containers satu persatu ditarik dengan kran, ke atas
truck. Ada mekanismenya
yang dapat membuka bagian bawah container, sehingga sampahnya jatuh masuk
teruck, dan dipres.
Selesai, containernya dipasang balik oleh kran masuk kedalam lubang dalam
tanah. Bagian atas
container dilengkapi sluis sehingga sampah yang dibuang masuk ke dalam
container, Sluisnya untuk
menahan bau dan lalat.
Container yang didorong orang ke belakang truck sampah yang untuk rumah2
dari plastik. yang untuk flat dari Stainess steel.

2018-06-04 14:49 GMT+02:00 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
>
> *Maklumlah tingkat pengetuan untuk membuat tong sampah belum dicapai,
> tunggu saja kalau pendidikan 5000 kandidat yang dibiayai oleh Kementrian
> Agama sudah mendapat gelar doktor, maka pasti pembuatan tong sampah tidak
> lagi sulit. Jadi sabar sedikit lagi,  pasti banyak benda-benda ajaib akan
> bisa dicipta di NKRI.*
>
> 
>

Kirim email ke