Dana yang sedemikian besar hanya dipakai untuk mendengarkan dongengan bidadari 
bermata jeli.

---In [email protected], <inengahk@...> wrote :


Kenapa pemerintah tidak membuka kampus umum yang tarapnya international.

Disamping untuk mengundang mahasiswa dari seluruh dunia ke idnonesia juga bisa 
memajukan iptek di Indonesia.

Jadi mahasiswa indonesia tidak usah berbondong bondong lagi kuliah keluar negeri

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]
Sent: Wednesday, June 06, 2018 12:30 PM
To: GELORA_In <[email protected]>
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Kampus UIII Jadi Pusat Kajian dan Pusat 
Penelitan Peradaban Islam

 

 

Kampus UIII Jadi Pusat Kajian dan Pusat Penelitan Peradaban Islam
Rabu, 6 Juni 2018 | 8:08.

http://sp.beritasatu.com/home/kampus-uiii-jadi-pusat-kajian-dan-pusat-penelitan-peradaban-islam/124440



Presiden Jokowi [Fuskasani Evani]

[JAKARTA] Presiden Joko Widodo meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya 
pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kompleks 
RRI, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6). Pembangunan universitas ini 
telah direncanakan sejak dua tahun lalu yang ditandai dengan dikeluarkannya 
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada 
tanggal 29 Juni 2016.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, cita-cita pembangunan kampus UIII 
adalah agar benar-benar menjadi pusat kajian dan pusat penelitian peradaban 
Islam. “Kita dikenal sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. 
Sudah sepatutnya Indonesia menjadi rujukan peradaban Islam dunia. Biaya 
pembangunannya mencapai Rp 3,5 triliun dan sudah saya masukkan sebagai salah 
satu Proyek Strategis Nasional. Tahun 2018 ini akan dimulai dan telah 
dianggarkan Rp 700 miliar,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Tampak hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan 
Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin, Menteri 
Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir‎, dan 
Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi desain UIII yang futuristik dan tata ruang 
kampusnya yang baik sehingga mendukung harapan UIII sebagai kampus masa depan 
bagi kajian dan penelitian peradaban Islam.

Ditargetkan kampus yang dibangun pada areal seluas 142 hektare ini akan selesai 
dalam waktu 4 tahun. Namun tahun depan diharapkan kampus sudah bisa digunakan 
proses belajar satu-tiga mata kuliah. Adanya UIII juga diharakan bisa 
mempercepat kesejahteraan umat bagi seluruh masyarakat Indonesia yang 
mewujudkan negeri yang baldatun thayibatun wa rabbun ghafur.

Sementara itu Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo yang 
turut hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa tahun 2017, Kementerian PUPR 
menganggarkan dana sebesar Rp 40 miliar untuk desain masterplan dan perencanaan 
teknis UIII.

Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di bagi dalam 3 
zona. Untuk zona 1 terdiri dari Gedung Rektorat, Masjid, Perpustakaan, Gedung 
Fakultas, Infrastruktur Kawasan, Lansekap dan Ruang Terbuka Hijau, Echo 
Sanctuary Park.

Zona 2 merupakan Kawasan Mahasiswa (pusat kegiatan kemahasiswaan, toko buku, 
university mall, sarana olahraga), kampus residen (guru besar and dosen, staf, 
keluarga mahasiswa, & apartemen mahasiswa), bangunan MEP (rehabilitasi bangunan 
lama). Zona 3 terdiri dari: kawasan fakultas dan pusat kajian (pusat kajian, 
scholar center, pusat pelatihan), Kawasan Peradaban (museum, pertunjukan seni 
dan budaya Islam, dan gedung serba guna/convention center). [E-8]

 

 

| 

 | 
不含病毒。www.avg.com
 |


Kirim email ke