----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: A Awind <[email protected]>Kepada: 
Chalik Hamid <[email protected]>Terkirim: Rabu, 6 Juni 2018 12.55.25 
GMT+2Judul: Putri Soeharto Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Jokowi
 
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180605062302-32-303475/putri-soeharto-minta-masyarakat-dukung-pemerintahan-jokowi

 Putri Soeharto Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Jokowi 
  Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Selasa, 05/06/2018 08:06 WIB   Bagikan :         
  Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut, puteri Presiden RI ke 2 Soeharto, 
di Jakarta, Senin (4/6). (CNN Indonesia/Safir Makki)   Jakarta, CNN Indonesia 
-- Putri pertama Presiden RI ke-2 Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak 
Tutut meminta masyarakat mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil 
Presiden Jusuf Kalla. Menurutnya, upaya koreksi sebaiknya dilakukan melalui 
prosedur yang sah.

"Pokoknya, siapapun presidennya saat ini kita mesti dukung untuk kepentingan 
bangsa dan negara," katanya, di kediaman mendiang Soeharto, Jalan Cendana No. 
8, Menteng, Jakarta, Senin (4/6) malam.

| 
Lihat juga:
Tutut Soeharto Tolak Berkomentar Masalah Politik |

Menurut Tutut, masyarakat mesti mendukung pemerintah yang sedang berkuasa. 
Setiap anggota masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan 
Indonesia agar tidak terpecah-belah.

Bilamana ada kekurangan dari pemerintah, lanjutnya, upaya koreksi sebaiknya 
disalurkan melalui koridor hukum.


Ia meminta masyarakat tak menempuh langkah kekerasan yang dapat membuat situasi 
tidak aman. Menurutnya, hal itu sangat bertentangan dengan kepentingan bangsa 
dan negara.

| 
Lihat juga:
Rumah Cendana Soeharto Bakal Jadi Museum |

"Kalau sampai ada kekurangan dan kesalahan, ada jalurnya kok untuk memperbaiki 
bersama. Tidak dengan kekerasan, tapi dengan kebaikan," ujar mantan Menteri 
Sosial itu.

Ia lantas teringat pesan ayahnya agar menghadapi segala sesuatu dengan senyum 
di hati. Jika itu yang pertama kali dilakukan, maka pikiran akan jernih.

"Katanya, kalau hatimu senyum nanti wajahmu juga pasti senyum. Kita perbaiki 
negara dan bangsa ini dengan senyum dan sabar," tandasnya.

| 
Lihat juga:
Tutut Soeharto: Bapak Kami Melarang Dendam |

 




  

Kirim email ke