https://nasional.tempo.co/read/1096762/diduga-menolak-pancasila-2-dosen-ugm-dinonaktifkan?
BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_4
Diduga Menolak Pancasila, 2 Dosen UGM
Dinonaktifkan
Reporter:
Muh. Syaifullah (Kontributor)
Editor:
Juli Hantoro
Jumat, 8 Juni 2018 19:56 WIB
Kampus UGM,Bulaksumur, Yogyakarta. (ugm.ac.id)
<https://statik.tempo.co/data/2017/08/18/id_633925/633925_620.jpg>
Kampus UGM,Bulaksumur, Yogyakarta. (ugm.ac.id)
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Dua dosen di Fakultas Teknik Universitas Gadjah
Mada atau UGM
<https://nasional.tempo.co/read/1096218/ugm-antisipasi-teroris-masuk-kampus>
diduga menolak Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia. Mereka sudah
dipanggil pemimpin universitas, Senat Akademik, dan Dewan Guru Besar.
Mereka direkomendasikan dinonaktifkan dari jabatan struktural.
“Pimpinan universitas, Senat Akademik, dan Dewan Guru Besar mengadakan
pertemuan dengan dua dosen, yang diduga menolak Pancasila sebagai
ideologi negara pada Jumat, 8 Juni 208, di Gedung Pusat UGM,” kata juru
bicara UGM, Iva Aryani, Jumat, 8 Juni 2018.
*Baca juga: Kata Guru Besar Undip Profesor Suteki Soal Pencopotan
Jabatannya
<https://nasional.tempo.co/read/1095144/kata-guru-besar-undip-profesor-suteki-soal-pencopotan-jabatannya>*
Pertemuan itu menghasilkan empat poin, antara lain pimpinan universitas
telah berdialog dan mendengarkan penjelasan kedua dosen itu berkaitan
dengan pandangan mereka terhadap Pancasila. Hasil dialog segera
diserahkan kepada Dewan Kehormatan Universitas (DKU) untuk diproses
lebih lanjut.
Selain itu, demi kelancaran proses di DKU, kedua dosen UGM
<https://nasional.tempo.co/read/1094701/rayakan-hari-lahir-pancasila-slanker-mengaji-pancasila-di-ugm>
itu akan segera dinonaktifkan sementara dari jabatan struktural yang
mereka emban saat ini.
*Baca juga:Rektor Coret Nama Jubir Eks HTI di Daftar Penceramah Masjid
UGM
<https://nasional.tempo.co/read/1090330/rektor-coret-nama-jubir-eks-hti-di-daftar-penceramah-masjid-ugm>*
“Rekomendasi yang diberikan oleh DKU akan menjadi pertimbangan utama
bagi pimpinan universitas untuk mengambil langkah selanjutnya,” ujar Iva.
Kasus dosen yang dinonaktifkan karena dianggap tak mendukung Pancasila
juga terjadi di Universitas Diponegoro. Profesor Suteki dicopot dari
jabatannya sebagai Kepala Program Studi Magister Ilmu Hukum
Pascasarjana. Suteki, yang pernah menjadi saksi ahli untuk Hizbut Tahrir
Indonesia (HTI), dianggap tak mendukung Pancasila karena unggahannya di
akun media sosial.
*Baca juga: Menteri Nasir Minta Rektor Undip Verifikasi Kasus Suteki
Soal HTI
<https://nasional.tempo.co/read/1096283/menteri-nasir-minta-rektor-undip-verifikasi-kasus-suteki-soal-hti>*
Suteki sebelumnya menjadi saksi ahli dalam sidang gugatan pencabutan
badan hukum HTI di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta. Sebelumnya,
Suteki juga menjadi saksi ahli yang diajukan HTI saat menggugat
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Organisasi
Kemasyarakatan di Mahkamah Konstitusi.
------------------------------------------------------------------------