https://www.antaranews.com/berita/717594/sekber-relawan-jokowi-deklarasi-
dwi-tunggal-jokowi-tgb
Sekber Relawan Jokowi deklarasi
dwi tunggal Jokowi-TGB
Minggu, 10 Juni 2018 01:04 WIB
Dokumentasi Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Gubernur NTB, TGB
Zainul Majdi (kanan) berziarah di makam Pahlawan Nasional Maulana Syekh
TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid di Ponpes NW Pancor, Lombok Timur,
NTB, Kamis (23/11/2017). Selain berziarah, Presiden Joko Widodo juga
dijadwalkan akan membuka Munas Alim Ulama NU dan Konbes PBNU di Islamic
Center NTB yang dihadiri oleh 1000 ulama se-Indonesia. (ANTARA
FOTO/Ahmad Subaidi)
TGB adalah seorang leader yang ulung dan tangguh, sehingga ratusan
prestasi dan piagam penghargaan diberikan pemerintah pusat di era
Pemerintahan Jokowi ini."
Mataram (ANTARA News) - Sekretariat Bersama Relawan Jokowi Nusa Tenggara
Barat yaitu Projo NTB, Seknas Jokowi NTB, GK Jokowi NTB, dan Kawan
Jokowi NTB melakukan deklarasi Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden
Jokowi-Tuan Guru Bajang pada Pilpres 2019.
Acara deklarasi itu berlangsung meriah, dan dihadiri oleh ratusan
simpatisan beserta empat pimpinan Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan
Jokowi NTB, yakni Ketua Kawan Jokowi NTB Ir HL Winengan, Ketua Projo NTB
Imam Sofian, Ketua Seknas Jokowi NTB drg Lalu Fatahillah, dan Ketua
Galang Kemajuan (GK) Jokowi NTB, Dr Iwan Harsono di Mataram, Sabtu (9/6)
malam.
Dalam orasi politiknya, Ketua Kawan Jokowi NTB Ir HL Winengan mengatakan
paket Capres-Cawapres Jokowi-TGB ini sebagai upaya untuk menggalang
dukungan dan pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019.
"Kami bertekad memenangkan Dwi Tunggal Nasionalis Religius Jokowi-TGB
dalam Pilpres 2019 demi kemajuan dan kejayaan NKRI," kata Winengan,
sembari mengatakan keduanya adalah kombinasi ideal sebagai pemimpin
nasional ke depan.
Menurut Winengan yang juga Sekretaris PW NU NTB, Sekber Relawan
Jokowi-TGB akan bergerak di wilayah NTB maupun di luar wilayah NTB, dan
akan terus berikhtiar serta berjuang untuk memuluskan jalan politik
Jokowi-TGB pada Pilpres 2019.
Ketua Projo NTB Imam Sofian dalam pidato politiknya mengatakan pihaknya
akan terus ikhtiarkan poros dwi tunggal Jokowi-TGB.
"Kami yakin TGB sangat layak dampingi pak Jokowi karena TGB terbukti
sebagai leader yang tangguh dan bersih. Beliau prorakyat dan terbukti
dengan pesat pembangunan di NTB," ujarnya lagi.
Ketua Seknas Jokowi NTB Lalu Fatahillah menambahkan, paket Jokowi-TGB
dinilai memiliki persamaan `chemistry` dan banyak kelebihan prestasi
yang membuatnya layak maju di Pipres. TGB punya prestasi yang sangat
banyak saat memimpin NTB dalam dua periode.
"TGB adalah seorang leader yang ulung dan tangguh, sehingga ratusan
prestasi dan piagam penghargaan diberikan pemerintah pusat di era
Pemerintahan Jokowi ini," katanya lagi.
Setelah para pimpinan Sekber Jokowi NTB selesai menyampaikan pidato
politiknya, Ketua Gerakan Kemajuan (GK) NTB Dr Iwan Harsono didaulat
membacakan naskah Deklarasi Capres dan Cawapres Jokowi-TGB yang isinya
antara lain TGB sebagai individu Islami tulen, seorang ulama dan hafidz
Quran, memiliki citra kuat sebagai sosok yang nasionalis-religius.
"Secara personifikasi sangat tepat dukungan kami kepada TGB karena
beliau juga adalah sosok akademisi yang cerdas, birokrat yang bersih dan
tangguh serta sosok ulama yang menjadi pengayom banyak kelompok bahkan
memiliki jiwa toleransi yang kuat antarkelompok dan agama," katanya lagi.
"Kami dari Tim Relawan Jokowi di NTB merasa yakin TGB sangat tepat
sebagai pendamping pak Joko Widodo dalam kontestasi politik Pilpres 2019
mendatang. Apalagi konsep geopolitik gabungan Jawa-luar Jawa dan
perspektif Nasionalis Religius dinilai layak dipertimbangkan dalam
pengusungan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 2019," kata Iwan
Harsono.
Ditambahkan Iwan Harsono, pertimbangan faktual hasil survei nasional
nama TGB masuk sejumlah survei.
Lembaga survei KedaiKOPI yang menggelar survei pada 19-27 Maret 2018,
menunjukkan elektabilitas TGB Zainul Majdi sebesar 6,2 persen dalam
bursa cawapres.
Sedangkan survei Median pada 24 Maret-6 April 2018 menunjukkan
elektabilitas TGB sebesar 2,5 persen dari total 1.200 responden yang
ditanya mengenai pilihan cawapres.
"Alasan-alasan faktual inilah yang meyakinkan kami dengan sepenuh hati
mendukung pasangan Dwi Tunggal Nasional Religius Jokowi-TGB," katanya
menegaskan.
Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018