Lagi-lagi Amien Rais mendahului Tuhan. Dia mengatakan Tuhan akan malu, kalau 
tidak memenuhi permintaan umat agar "ganti Presiden" di tahun 2019.
   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: ChanCT [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Senin, 11 Juni 2018 
02..04.37 GMT+2Judul: [nasional-list] Fwd: [GELORA45] Amien Rais Klarifikasi 
soal 'Tuhan Malu Tak Kabulkan Doa'
     
 


 
 
 
 -------- 轉寄郵件 -------- 
| 主旨:  | [GELORA45] Amien Rais Klarifikasi soal 'Tuhan Malu Tak Kabulkan Doa' |
| 日期:  | 10 Jun 2018 19:04:30 +0000 |
| 從:  | [email protected] [GELORA45] <[email protected]> |
| 
  | 
  |
| 
  | 
  |

 
 
    
Agama dan politik sepertinya campur aduk, sudah tentu akan ada mereka yg berdoa 
punya presiden baru ada yang berdoa tetap presiden yang lama. Pasti akan ada 
yang tidak dikabulkan. Terus kesimpulannya bagaimana? 
 
---
 
Hadis itu memiliki arti: "Sesungguhnya Rabb-mu (Allah) Maha Pemalu lagi Maha 
Mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya (yang berdoa dengan) mengangkat kedua 
tangannya kepada-Nya kemudian dia menolaknya dengan hampa.
 
 
....
 
"Jadi Anda itu sekarang perlu berdoa jadi tiap sore ya tiga menit saja 'Ya 
Allah semoga engkau memberikan bangsa yang tercinta ini sebuah presiden baru 
yang cinta kepada agamamu, yang tidak akan mengkriminalisasi ulama, tidak akan 
menjual kekayaan bangsa ke asing dan Aseng. Kalau belasan juta tiap hari itu 
berdoa, Allah malu tidak mengabulkan," tuturnya.
 
 
....
 

 
 
Amien Rais Klarifikasi soal 'Tuhan M alu Tak Kabulkan Doa'
 

 Ihsan Dalimunthe, CNN Indonesia | Minggu, 10/06/2018 18:13 WIB 
Amien Rais meluruskan pernyataannya soal ajakan doa untuk mengganti presiden. 
(CNN Indonesia/Hesti Rika)
 
 
< br>
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) 
Amien Raismeluruskan pernyataannya soal ajakan doa untuk mengganti preside n. 
Dia menepis pihak yang menuduhnya telah mendahului takdir dan mendikte Tuhan.
 
 Melalui akun Instagram amienraisofficial, Amien menyebut pernyataannya soal 
Tuhan malu jika tidak mengabulkan doa umat yang ingin  ganti presiden berpegang 
pada Alquran dan Hadis.
 
 "Pegangan saya pada dua ayat Quran," kata Amien, Minggu (10/6).
 
 
  

 Pada ayat pertama Amien mengutip Surat Adz-Drariyat ayat ke 50. Dia pun 
menggarisbawahi ayat Faghfiru ilallah yang menurut tafsiran Amien: "Larilah 
engkau semua menuju Allah tatkala menemukan masalah dan mencari solusi."
 
 
 
|   
Lihat juga:
  Amien Rais Maju Capres 2019, Mahathir Mohamad Jadi Inspirasi  |

 

 Dalam sejumlah tafsir, ayat tersebut memiliki arti begitu pentingnya kembali 
kepada Allah dalam mengejar pahala dengan menaatinya dan  menjauhi siksa-Nya.
 
 Amien juga mengutip surah Al-Ghafir ayat 60. Melalui surah tersebut Amien 
menafsirkan bahwa apapun permintaan kepada Tuhan, maka akan dikabulka n oleh 
Allah.
 
 Ayat itu berbunyi: Waqaala rabbukumu ud'uunii astajib lakum inna alladziina 
yastakbiruuna 'an 'ibaadatii sayadkhuluuna jahannama daakhiriina. 
 
 Ayat tersebut memiliki arti: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan 
bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri  dari beribadah 
kepada-Ku (berdo'a kepada-Ku) akan masuk neraka".
 
 
|   Amien Rais saat umrah dengan Prabowo Subianto di Arab Saudi. (Dok. 
Istimewa)   |

 

 Setelah mengutip ayat Quran, Amien pun mengutip satu hadits dari Nabi Muhmmad 
SAW. Melalui hadis tersebut Amien menyebutkan jika Allah akan malu jika tidak 
mengabulkan doa hambaNya yang bersungguh-sungguh.
 
 Hadis itu memiliki arti: "Sesungguhnya Rabb-mu (Allah) Maha Pemalu lagi Maha 
Mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya (yang berdoa dengan) mengangkat kedua 
tangannya kepada-Nya kemudian dia menolaknya dengan hampa.
 
 Hadis itu memang tercatat, sesuai yang dikatakan Amien, riwayat Abu Dawud dan 
At-Tirmidzi. 
 
 
|   
Lihat juga:
  Amien: Tuhan Malu Tak Kabulkan Doa Ganti Presiden Jutaan Umat  |

 

 Melalui penjelasan itu, Amien menegaskan bahwa semua yang diucapkan sudah 
sesuai ketentuan dan ada dasarnya. Dia mengakui bahwa tidak ada manusia yang 
bisa mendahului takdir. Namun, apa yang diucapkannya soal cara Tuhan m 
engabulkan doa sudah tertulis di hadis dan Quran.
 
 "Saya tidak sembarangan, saya jelas dan tidak ngawur. Kalau ada yang mau 
perpanjang atau bilang saya tidak tahu diri, monggo," demikian Amien.
 
 Amien Rais sebelumnya meminta masyarakat berdoa untuk meminta presiden baru 
yang tidak mengkriminalisasi ulama dan tidak menjual kekayaa n bangsa ke negeri 
asing. Dia bahkan menyebut Allah akan malu jika tidak mengabulkan doa jutaan 
umat itu.
 
 
|   Amien Rais di er a reformasi. (Foto: REUTERS)   |

 
|   
Lihat juga:
  Purnawirawan Jenderal TNI Ikut Dorong Amien Rais Jadi Capres  |

 

 Permintaan itu disampaikan Amien dalam pidatonya di acara buka bersama kader 
PAN di kediaman Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di wilayah Jakarta Selatan, Sabtu 
(9/6).
 
 Sepanjang pidatonya tersebut, Amien memang menyebutkan jika tahun 2019 harus 
memiliki pemimpin yang baru.
 
 Menurutnya, karut -marut yang terjadi di semua tingkatan adalah tanggung jawab 
'kepalanya'. Dia menyebutnya dengan perumpamaan bahwa "ikan mulai membusuk 
melalui kepalanya, bukan ekor maupun sirip dan perut".
 
 "Kalau negeri ini yang demikian besar mulai oleng, utang sudah gede, 
infrastruktur ke semua asing, kemudian juga Meikarta juga mangkrak, reklamasi 
Jakarta juga lebih mangkrak lagi, siapa yang salah ya? Kepalanya. Makanya perlu 
ganti presiden," cetus dia.
 
 Usai berpidato soal pemikirannya, Amien pun mengajak kader PAN yang hadir di 
sana untuk berdoa dan meminta pemimpin baru. 
 
 "Jadi Anda itu sekarang perlu berdoa jadi tiap sore ya tiga menit saja 'Ya 
Allah semoga engkau memberikan bangsa yang tercinta ini sebuah presiden baru 
yang cinta kepada agamamu, yang tidak akan mengkriminalisasi ulama, tidak akan 
menjual kekayaan bangsa ke asing dan Aseng. Kalau belasan juta tiap hari itu 
berdoa, Allah malu tidak mengabulkan," tuturnya.
 
 

  
   
 
|  | 不含病毒。www.avg.com  |

     

Kirim email ke