http://id.beritasatu.com/home/sri-mulyani-temui-investor-di-inggris/176978

*Sri Mulyani Temui Investor di Inggris*
Jumat, 22 Juni 2018 | 18:28

[image: Sri Mulyani.] Sri Mulyani.

Berita Terkait

   -

   RI-Freeport Capai Kesepakatan Tahun Lalu
   
<http://id.beritasatu.com/energy/ri-freeport-capai-kesepakatan-tahun-lalu/176946>
   -

   Optimisme di Tengah Stagnasi
   <http://id.beritasatu.com/home/optimisme-di-tengah-stagnasi/176660>
   -

   Kemenkeu Tingkatkan Pembangunan SDM
   <http://id.beritasatu.com/home/kemenkeu-tingkatkan-pembangunan-sdm/176576>
   -

   Menkeu: Ekonomi 2018 Bisa Tumbuh 5,4%
   <http://id.beritasatu.com/home/menkeu-ekonomi-2018-bisa-tumbuh-54/176514>
   -

   Ekonomi on The Track
   <http://id.beritasatu.com/home/ekonomi-on-the-track/176500>

*LONDON*- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan perjalanan dinas
ke Inggris Raya untuk menemui investor di kantor pusat Bloomberg di Eropa
dan Menteri Keuangan Inggris, Philip Hammond dalam rangkaian acara
UK-Indonesia Economic Forum series di London.

Sri Mulyani Indrawati mengawali kegiatan dengan wawancara televisi dalam
Bloomberg Emerging Market Insights yang disiarkan secara global dan
langsung.

Wawancara dengan Guy Johnson dan Tom Keene, pembawa acara *TV Bloomberg*,
berfokus pada dampak perkembangan "perang dagang" antara Amerika Sikat dan
China terhadap perekonomian dunia, Asia, ASEAN dan Indonesia. Juga mengenai
gejolak di negara-negara emerging akibat normalisasi kebjikan moneter di
Amerika Serikat dan Eropa.

Menkeu berpendapat bahwa kali ini adalah momen yang tepat untuk memberikan
pesan bahwa Indonesia tetap merupakan destinasi investasi dengan kondisi
yang stabil dan fundamental yang kuat dan tidak berubah.

Dalam kesempatan ini, Young Indonesian Professionals Association (YIPA) di
Inggris Raya menggandeng Bloomberg mengelar acara Bloomberg Executive
Roundtable didukung Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan KBRI London..

"Acara ini sekaligus memperingati masuknya Indonesia Rupiah Bonds sejak
awal Juni 2018 dalam Global Aggregate Index, salah satu index di pasar
modal dunia yang paling banyak digunakan oleh investor," ujar Steven
Marcelino, Direktur Eksekutif YIPA di Inggris Raya kepada *Antara* London,
Jumat.

Dalam kesempatan ini, Menkeu Sri Mulyani Indrawati memberikan update
perkembangan ekonomi Indonesia, kebijakan ekonomi pemerintah, reformasi
perpajakan dan fokus dalam pembangunan infrastruktur bersama Deputi
Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara yang memberikan paparan
tentang kebijakan monter BI.


Duo Menkeu dan Deputi Gubernur Senior BI berhasil meyakinkan senior
investor *emerging markets* dengan asset triliunan dolar AS untuk
meningkatkan investasi mereka di Indonesia dalam konteks perubahan ekonomi
dunia yang sangat dinamis, yaitu kenaikan suku bunga di Amerika Serikat,
keluarnya arus modal dari negara emerging dan penguatan mata uang dolar AS.
Para Investor memberikan apresiasi yang tinggi atas transparansi dan
komitmen pemerintah Indonesia dalam investor engagement yang berkelanjutan.

Diskusi diikut Suahasil Nazara, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Luky
Alfirman, Dirjen PPR, Wempi Saputra Chief of Staff untuk Menkeu, Adam M.
Tugio, DCM KBRI London, Hidayat Amir, Kepala Pusat Kebijakan APBN BKF, Loto
S Ginting, Direktur Surat Utang Negara DJPPR dan Donny Hutabarat Kepala
Bank Indonesia London untuk EMEA.

Di akhir sesi Menkeu dan Deputi Gubernur Senior BI mendapatkan masukan dan
informasi dari Investor mengenai perkembangan negara-negara emerging
seperti Argentina, Brazil dan Turkey yang sedang menghadapi gejolak yang
lebih ekstrim. Kegiatan ini ditutup oleh Founder dan CEO Michael Bloomberg,
dimana mantan walikota New York ini sekaligus memberikan buku terbarunya
yang berjudul Climate of Hope yang menyangkut perubahan iklim.

“Semenjak tahun 2017, Kementrian Keuangan aktif memberikan support kepada
YIPA di Inggris Raya dalam inisiatif UK-Indonesia Economic Forum untuk
mempromosikan hubungan UK-Indonesia di bidang bisnis dan investasi melalui
komunitas* future business leaders,*”ujar Steven yang juga strategi
konsultan di Accenture London.

Kegiatan diplomasi ekonomi merupakan acara tahunan yang dibuka Dubes RI
untuk Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Dr. Rizal Sukma. Menkeu Sri
Mulyani Indrawati turut menjadi pembicara utama dalam kegiatan dengan topik
Indonesia Economic Outlook. Kegiatan tahunan YIPA ([email protected]) ini
untuk memposisikan Indonesia kedepan bagi para Investor di London sebagai
pusat sektor keuangan di Eropa. (gor)

Kirim email ke