https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-
respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470
Rabu, 04 Jul 2018 19:55 WIB
Amien Rais Sebut Jokowinomics Gagal, Ini
Respons Istana
Trio Hamdani - detikFinance
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470#>
Tweet *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470#>
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470#>
0 Komentar
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470#komentar>
Amien Rais/Foto: Indra Komara-detikcom Amien Rais/Foto: Indra
Komara-detikcom
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098560/amien-rais-sebut-jokowinomics-gagal-ini-respons-istana?_ga=2.10973620.1216952348.1530726470-153631169.1530726470#komentar>
*Jakarta* - Ketua Dewan Kehormatan PAN,Amien Rais
<https://www.detik.com/tag/amien-rais/?_ga=2.23346298.1733110431.1529845171-1700251616.1525668697>
kembali menyindir kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo
<https://www.detik.com/tag/amien-rais/?_ga=2.23346298.1733110431.1529845171-1700251616.1525668697>
(Jokowi). Amien
<https://www.detik.com/tag/amien-rais/?_ga=2.23346298.1733110431.1529845171-1700251616.1525668697>
menyebut konsep Jokowinomics
<https://www.detik.com/tag/amien-rais/?_ga=2.23346298.1733110431.1529845171-1700251616.1525668697>
gagal. Pihak Istana Presiden pun mempertanyakan maksud dari pernyataan
tersebut.
Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) bidang ekonomi Ahmad Erani
Yustika mengatakan, pemerintah tidak memahami istilah Jokowinomics yang
dipakai Amien Rais.
"Nah itu apa yang dimaksud dengan Pak Amien Rais mengenai yang dia
pahami tentang Jokowinomics kita nggak ngerti," katanya saat dihubungi
*detikFinance*, Jakarta, Rabu (4/7/2018).
*Baca juga: *Amien Rais: Jokowinomics Gagal
<https://news.detik.com/read/2018/07/04/124048/4097533/10/amien-rais-jokowinomics-gagal>
"Jadi kalau yang dimaksud dengan Pak Amien Rais mengenai Jokowinomics
kami sendiri juga nggak pernah tahu, karena tidak pernah presiden itu
menyampaikan istilah Jokowinomics atau pemerintah misalnya kementerian
ekonomi bilang Jokowinomics, lanjutnya.
Jokowinomics yang disebut Amien Rais gagal, meliputi daya beli yang
makin lemah, utang makin menggunung, hingga serbuan tenaga kerja asing
(TKA). Istana pun menepis kegagalan itu.
*Baca juga: *Amien Rais Bertekad Kalahkan Jokowi: Enough Is Enough
<https://news.detik.com/read/2018/07/04/125527/4097564/10/amien-rais-bertekad-kalahkan-jokowi-enough-is-enough>
Erani mengatakan, pemerintahan Presiden Jokowi sudah membawa
perekonomian lebih baik. Paling tidak ada 6 poin besar, yakni mewujudkan
keadilan ekonomi, tata kelola pembangunan, dan kerangka makroekonomi
yang kuat.
Kemudian, penguatan daya saing dan iklim investasi, landasan pertumbuhan
yang berkesinambungan dalam jangka panjang, dan meningkatkan kemandirian
ekonomi.
*Baca juga: *Amien Bicara Nawasengsara, Gerindra Singgung Ekonomi Era
Jokowi
<https://news.detik.com/read/2018/07/04/192327/4098521/10/amien-bicara-nawasengsara-gerindra-singgung-ekonomi-era-jokowi>
"Nah kalau platform besar pemerintah di ekonomi itu kan dibagi paling
tidak dalam 6 tadi itu lah. Kurang lebih itu yang dikerjakan, dan
capaian capaian itu hampir semuanya positif. Makanya kita susah
menyampaikan dimana letak kegagalan tadi itu," jelasnya.
"Kita ingin sampaikan bahwa apa yang dikatakan pemerintah misalnya tidak
cakap untuk mengelola ekonomi itu jauh panggang d,ari api. Semua data
itu nggak ada yang menunjukkan kemunduran ekonomi, itu nggak ada," tutur
mantan Dirjen di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi itu. *(hns/hns)*
===================
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-
kemajuan
Rabu, 04 Jul 2018 21:30 WIB
KEIN: Ekonomi Indonesia Mengalami
Kemajuan
Raden Fadli Sumawilaga - detikFinance
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-kemajuan#>
Tweet *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-kemajuan#>
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-kemajuan#>
0 Komentar
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-kemajuan#komentar>
Foto: Dok. KEIN Foto: Dok. KEIN
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-kemajuan#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-kemajuan#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-kemajuan#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4098763/kein-ekonomi-indonesia-mengalami-kemajuan#komentar>
*Jakarta* - Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menilai hingga
saat ini pemerintah masih terus mendorong terjadinya transformasi
struktural, khususnya di bidang ekonomi. Kebijakan ini dilakukan untuk
mewujudkan kemajuan bangsa, baik secara umum dan juga secara ekonomi.
Wakil Ketua KEIN, Arif Budimanta, berpandangan bahwa kebijakan tersebut
dinilainya cukup positif secara struktural. Hal tersebut terlihat dari
berbagai indikator yang menunjukkan bahwa kondisi Indonesia semakin
baik, khususnya dilihat dari pembangunan di bidang perekonomian.
"Transformasi struktural terus berlangsung. Tentunya sejalan dengan
prioritas pembangunan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (4/7/2018).
Ia menyampaikan hal itu dalam halalbihalal yang diselenggarakan oleh
Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta, hari ini. Dalam kesempatan
tersebut, hadir antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MPR
Zulkifii Hasan, serta tokoh-tokoh nasional lainnya.
*Baca juga: *KEIN Yakin Ekonomi Pancasila Bisa Bikin Rupiah Stabil
<https://finance.detik.com/read/2018/07/03/181631/4096542/4/kein-yakin-ekonomi-pancasila-bisa-bikin-rupiah-stabil>
Arif menjelaskan beberapa kebijakan pemerintah yang mendorong kemajuan
bangsa seperti adanya pemangkasan pajak untuk Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) menjadi 0,5% dari sebelumnya 1%. Menurutnya, kebijakan
tersebut akan mendorong usaha kecil bisa masuk ke sektor formal,
sehingga usaha tersebut akan mampu mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR)
yang memiliki bunga lebih rendah.
"Jadi jangan hanya dilihat sebagai sekadar tarif. Tapi bagaimana sektor
usaha informal yang awalnya secara administrasi unbankable menjadi
bankable," jelasnya.
Dia mengutip data Kementerian ATR/BPN di tahun 2017 yang menyebutkan
sebanyak 5 juta sertifikat tanah telah diterbitkan.
"Pemerintah mempercepat redistribusi aset dan akses untuk meningkatkan
penguasaan aset masyarakat bawah dan memberikan alat untuk berproduksi,"
ujarnya.
Arif menambahkan, kebijakan yang diluncurkan oleh pemerintahan di bawah
kepemimpinan Presiden Joko Widodo tersebut merupakan perubahan yang
sangat struktural, terutama terkait dengan penguasaan aset.
"Kebijakan tersebut sangat bagus, karena dapat membuat masyarakat
berdaya," tambahnya.
Dia pun menegaskan, kebijakan tersebut dapat meminimalisasi penguasaan
aset yang sangat besar oleh sedikit orang atau oligarki. Oligarki, kata
Arif, membuat penguasaan aset terkonsentrasi pada sekelompok orang,
sehingga dapat mengakibatkan ketimpangan.
"Karena itulah, kebijakan (Reforma Agraria) tersebut merupakan koreksi
secara structural penguasaan aset di Indonesia dengan membuat masyarakat
jadi lebih berdaya," ungkapnya.
*Baca juga: *Inflasi Juni 0,59%, KEIN Minta Waspada Perlambatan Ekonomi
<https://finance.detik.com/read/2018/07/02/181741/4094614/4/inflasi-juni-059-kein-minta-waspada-perlambatan-ekonomi>
Program Reforma Agraria sendiri akan mendistribusikan 9 juta hektar
tanah sebagai objek reforma agraria dan skema perhutanan sosial seluas
12,7 juta hektar kepada rakyat.
Selain itu, transformasi struktural juga dikatakan terjadi pada
peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), yang semula wajib
sekolah 9 tahun menjadi 12 tahun. Kewajiban itu juga didukung oleh
Program Indonesia Pintar (PIP) untuk mencegah anak usia sekolah dari
ancaman putus sekolah.
"Semua itu untuk kemajuan Indonesia. Semangat itu sesuai dengan semboyan
Muhammadiyah yakni Islam Berkemajuan. Program-program itu juga membawa
cara pandang dan cara kerja baru memajukan Indonesia," pungkas Arif.
*(idr/idr)*