https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah
Senin 09 Juli 2018, 22:17 WIB
Cawapres Jokowi Menanti Cuaca Cerah
Haris Fadhil, Elza Astari Retaduari, Indra Komara - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah#>
12 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah#>
Cawapres Jokowi Menanti Cuaca Cerah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri
bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Istimewa)
<https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah#><https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah#>
<https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah#>
<https://news.detik.com/berita/d-4106460/cawapres-jokowi-menanti-cuaca-cerah#>
*Jakarta* - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri masih berteka-teki soal
waktu pengumuman cawapres
<https://www.detik.com/tag/cawapres-jokowi/?_ga=2.159972925.1655640013.1531104453-1720933830.1531104451>
yang akan diusung mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019. Megawati
memberi kode menunggu waktu cerah untuk mengumumkan nama itu.
Jokowi telah bertemu Megawati di Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Minggu
(8/7), selama 1 jam 50 menit. Megawati dan Jokowi mengobrol sambil
menikmati secangkir teh di ruang tamu dengan /background/ sang
proklamator, Sukarno. Megawati-Jokowi juga menikmati makan malam bersama.
*Baca juga: *Istana Batu Tulis, Tempat Mega Menjamu Prabowo dan Jokowi
<https://news.detik.com/read/2018/07/09/202303/4106349/10/istana-batu-tulis-tempat-mega-menjamu-prabowo-dan-jokowi>
Pada dua foto pertemuan kedua tokoh tersebut, terlihat senyum mengembang
dari bibir Megawati. Jokowi juga tampak menyunggingkan senyum di salah
satu foto itu. Keduanya membicarakan cawapres Jokowi yang disebut telah
diputuskan.
"Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah,
secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar,"
ujar Megawati dalam keterangan tertulis yang disampaikan Sekjen PDIP
Hasto Kristiyanto, Senin (9/7/2018).
Hasto menjelaskan menunggu cuaca cerah bisa diartikan mengintip siapa
yang bakal menjadi rival Jokowi pada pilpres. Sebab, dalam politik harus
ada kalkulasi yang matang.
"Ya macam-macam. Bisa kita lihat dukungan dari partai lain, kan kita
terus melakukan lobi-lobi. Bisa melihat untuk mengintip dulu kira-kira
dari pihak sana yang dicalonkan siapa. Kemudian juga momentumnya karena,
sekali lagi, setiap peristiwa politik harus dikalkulasi secara matang
seluruh aspeknya," kata Hasto setelah membuka Workshop Kaderisasi di
kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
PDIP meminta seluruh ketum parpol koalisi hadir saat pengumuman
cawapres. Rencananya, ketua tim kampanye juga akan diumumkan sesegera
mungkin.
"Jadi, selagi yang di sana masih bingung mencari calon presiden, buat
kita saat ini mempersiapkan aspek-aspek pemenangan pemilu itu sendiri.
Siapa yang jadi pimpinan koalisi untuk ketua tim kampanye. Itu kan hal
yang harus disiapkan terlebih dahulu, sehingga momentum cuaca baik itu
masuk kesiapsiagaan tim kampanye," paparnya.
*Baca juga: *PDIP Jelaskan Maksud Jokowi Umumkan Cawapres Saat Cerah
<https://news.detik.com/read/2018/07/09/121128/4105363/10/pdip-jelaskan-maksud-jokowi-umumkan-cawapres-saat-cerah>
Soal siapa nama cawapres Jokowi, Hasto belum mau membocorkannya. Begitu
pun soal figur cawapres tersebut berasal dari kalangan parpol atau
profesional.
"Kalau saya pribadi, kita ini kan konsisten dalam mengikuti tahapan.
Kalau saya membaca dari Ibu Megawati, beliau ini kan konsisten dalam
mengikuti tahapannya, tahapan pendaftarannya dari tanggal 4 sampai
tanggal 10 (Agustus 2018). Kita juga harus melihat dinamika politiknya,
seperti apa? Bagaimana kita menggalang seluruh kekuatan gotong-royong
nasional," ujar Hasto.
"Jadi sekali lagi, kita tunggu momentum yang tepat antara tanggal 4 dan
10 dari cuaca yang terbaik untuk mengumumkan pasangan pemimpin bangsa
tersebut," imbuhnya.
Sejauh ini, beberapa nama disebut-sebut berpeluang jadi cawapres Jokowi.
Nama-nama itu termasuk ketum parpol, seperti Ketum Golkar Airlangga
Hartarto, Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy), dan Ketum PKB Muhaimin
Iskandar (Cak Imin).
Nama lain di antaranya Menko PMK sekaligus Ketua DPP PDIP nonaktif Puan
Maharani, Gubernur DKI Anies Baswedan, mantan Ketua MK Mahfud MD, Kepala
KSP Moeldoko, dan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan.
*(idh/elz)
*