Presiden Resmikan Tol Kartosuro-Sragen
Senin, 16 Juli 2018 | 8:33
http://sp.beritasatu.com/home/presiden-resmikan-tol-kartosuro-sragen/124948
Ilustrasi jalan tol. [Google]Ilustrasi jalan tol. [Google]
Berita Terkait
* Arus Mudik, Tol MKTT Seksi I Sepanjang 10,75 Km Dibuka Fungsional
<http://sp.beritasatu.com/home/arus-mudik-tol-mktt-seksi-i-sepanjang-1075-km-dibuka-fungsional/124516>
* Mudik Lebaran 2018, Tol Bocimi Dapat Dilalui Tanpa Tarif
<http://sp.beritasatu.com/ekonomidanbisnis/mudik-lebaran-2018-tol-bocimi-dapat-dilalui-tanpa-tarif/124468>
* Resmikan Tol Ngawi-Wilangan, Presiden: Jalan Tol,Tulang Punggung
Perekonomian Nasional
<http://sp.beritasatu.com/ekonomidanbisnis/resmikan-tol-ngawi-wilangan-presiden-jalan-toltulang-punggung-perekonomian-nasional/123418>
* Pengawas Ketenagakerjaan Harus Cegah Kecelakaan Kerja
<http://sp.beritasatu.com/ekonomidanbisnis/pengawas-ketenagakerjaan-harus-cegah-kecelakaan-kerja/122897>
* Hutama Karya Garap Tol Trans Sumatera
<http://sp.beritasatu.com/ekonomidanbisnis/hutama-karya-garap-tol-trans-sumatera/122082>
[JAKARTA] Pemerintah secara bertahap menyelesaikan pembangunan Jalan Tol
Trans Jawa (1.150 km) dari Merak hingga Banyuwangi bisa tersambung
secara keseluruhan pada akhir tahun 2019. Salah satu ruas tol yang
diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (15/7) adalah
ruas tol Kertasura-Sragen sepanjang 35 km yang merupakan bagian dari Tol
Solo-Ngawi sepanjang 90 km, di Gerbang Tol Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah.
“Saya titip yang pertama, ini akan memperlancar mobilitas barang dan
orang serta menurunkan biaya logistik. Saya juga titip agar rest area
jangan diisi oleh merek-merek asing. Saya minta di rest area justru
menjual batik, soto, gudeg, telur asin dan wedang ronde. Ini harus kita
mulai, jangan terdengar lagi suara masyarakat bahwa omset telur asin
anjlok (karena adanya tol),” tegas Presiden Jokowi dalam sambutannya.
Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri BUMN dan Menteri PUPR bekerja
sama dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk memfasilitasi
usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar mendapatkan kesempatan
berjualan di rest area jalan tol. “Saya tidak tahu bentuk kerja samanya
akan seperti apa, tapi bagi saya harus. Jangan sampai ada yang ditinggal
dengan adanya pembangunan ini. Pembangunan memang harus dilaksanakan
karena kita harus memperkuat daya saing kita, kalau tidak kita akan
ditinggal negara lain,” jelas Jokowi yang telah mencoba ruas Tol
Kartasura - Sragen pada Sabtu malamnya.
Sementara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam laporannya mengatakan
ruas tol Kartasura-Sragen yang diresmikan hari ini adalah Segmen
Kartasura-Karanganyar (20,9 km) yang dibangun oleh pemerintah dan Segmen
Karanganyar – Sragen (14,3 km) yang konstruksinya oleh PT Solo Ngawi
Jaya (PT SNJ) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). “Total besaran
dukungan Pemerintah hingga saat ini adalah Rp 2,57 triliun, sedangkan
investasi BUJT sebesar Rp 11,34 triliun,” kata Basuki. PT SNJ saat ini
tengah menyelesaikan pembangunan Segmen Sragen- Simpang Susun Ngawi
(54,9 km) yang direncanakan beroperasi September 2018.
Mengenai besaran tarif tol Kartasura-Sragen, Basuki mengatakan,
Kementerian PUPR telah melakukan rasionalisasi tarif ruas tol menjadi Rp
1.000 per km atau lebih rendah dari tarif per km yang direncanakan
sebelumnya. “Tol ini sudah menggunakan formula tarif Rp 1.000 / km dan
penyederhanaan golongan kendaraan menjadi 3 golongan : golongan 1, 2 dan
3. Dengan demikian ruas tol ini diharapkan menjadi lebih atraktif bagi
angkutan logistik,” kata Basuki.
Basuki mengatakan, dengan terkoneksinya Pulau Jawa oleh Tol Trans Jawa,
hal ini akan membuka peluang tumbuhnya sektor-sektor ekonomi produktif,
seperti sektor industri, pariwisata (misalnya wisata budaya Kraton,
kuliner, wisata alam) serta sektor jasa perkotaan.
Agar dampak pembangunan tol optimal bagi pengembangan ekonomi lokal,
maka kreatifitas pemerintah daerah bersama komunitas dan masyarakat
sangat diperlukan.
Dari tahun 2015 sampai dengan Juli 2018, tambahan panjang tol yang telah
dioperasikan adalah 443 km, dengan rincian pada akhir tahun 2015 (132
km), tahun 2016 (44 km), tahun 2017 : (156 km) dan hingga 15 Juli 2018
(110 km).
Pada akhir 2018, ditargetkan ada tambahan panjang ruas tol Trans Jawa
yang beroperasi yakni sebanyak 7 ruas sepanjang 403 km. Tujuh ruas tol
tersebut yakni Pejagan- Pemalang Seksi 3 dan 4, Pemalang-Batang, Batang-
Semarang, Salatiga-Kartasura/Solo, Sragen-Ngawi, Wilangan-Kertosono dan
Pasuruan-Grati.
Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri
Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,
Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi Aryani, dan Direktur Utama PT Waskita
Karya Ngurah Putra.
Sementara mendampingi Menteri Basuki, turut hadir yakni Direktur
Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, Direktur Jenderal Penyediaan
Perumahan Khalawi AH, Direktur Jalan Bebas Hambatan dan Fasilitasi Jalan
Daerah Sugiyartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry
Trisaputra Zuna, Sekretaris BPJT Darda Daraba, Kepala BBPJN VII Herry
Marjuki, serta Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. [E-8]
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com