Kisah mesin-mesin raksasa buatan Cina
yang hubungkan dua-pertiga populasi dunia
Ed Lowther dan Tom CalverBBC News
*
23-07-2018
* Bagikan artikel ini dengan Facebook
<https://www.bbc.com/indonesia/dunia-44914299#>
* Bagikan artikel ini dengan Messenger
<https://www.bbc.com/indonesia/dunia-44914299#>
* Bagikan artikel ini dengan Twitter
<https://www.bbc.com/indonesia/dunia-44914299#>
* Bagikan artikel ini dengan Email
<mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=https%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-44914299>
* Kirim <https://www.bbc.com/indonesia/dunia-44914299#share-tools>
Graphic of the track-laying machineSelagi Cina berupaya merampungkan
proyek infrastruktur terbesar sepanjang sejarah, negara itu mengubah
cara membangun rel kereta. Kumpulan mesin-mesin baru telah dikerahkan
untuk membantu terwujudnya Belt and Road Initiative dalam laju sangat cepat.
Belt and Road Initiative secara harfiah berarti 'Inisiatif Sabuk dan
Jalan'. Namun, yang dimaksud pemerintah Cina adalah sebuah koridor
ekonomi yang menghubungkan dua-pertiga populasi dunia di 70 negara di dunia.
Seperti jalur sutera, 'sabuk' adalah serangkaian jalur darat dari Cina
ke Eropa melalui Asia Tengah dan Timur Tengah. Adapun 'jalan' adalah
rute laut yang menghubungkan laut bagian selatan Cina ke perairan di
sebelah timur Afrika dan Mediterania.
Untuk mewujudkan rencana ambisius Presiden Cina, Xi Jinping, yang
diluncurkan pada 2013 ini dana yang dikucurkan luar biasa besar,
mencapai triliunan dolar yang didapat dari pinjaman bank, negara-negara
yang terlibat dam dari pemerintah Cina.
* Li Keqiang instruksikan perusahaan Cina serap tenaga kerja Indonesia
<https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44026823>
* Jokowi tawarkan tiga megaproyek ke Xi Jinping
<https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-39918487>
* Apa di balik simpang siur Peraturan Presiden tentang tenaga kerja
asing? <https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-43872117>
Skema ini bukannya tanpa kontroversi. Para pengritik menuding rencana
itu membebani negara-negara miskin dengan utang miliaran dolar dari Cina
dan hanya wujud ambisi Cina dalam kebijakan luar negeri.
Bagaimanapun, bukti dari Inisiatif Sabuk dan Jalan sudah dapat dilihat
di Cina dan sejumlah negara, ketika berbagai mesin baru membangun rel
kereta dalam kecepatan menakjubkan.
Peta
Membangun jembatan
Bagaimana caranya membangun rel kereta berkecepatan tinggi secara lekas,
ketika sebagian besar rute itu harus menggantung di antara lembah dan
ngarai guna menghindari lekukan?
Perkenalkan, mesin pembuat jembatan SLJ900/32 - atau yang dijuluki
sebagai Monster Besi.
Mesin ini merupakan mesin serbabisa yang mampu membawa, mengangkat, dan
meletakkan blok-blok batu nan berat lengkap dengan rel kereta di antara
pilar demi pilar.
Setelah menempatkan masing-masing bagian, kendaraan sepanjang 92 meter
yang dilengkapi 64 roda ini kembali lagi untuk mengambil blok batu
lainnya. Selanjutnya, kendaraan tersebut melaju ke depan dengan melindas
bagian yang baru saja diletakkannya.
Setiap roda terdiri dari 16 blok yang mampu berotasi secara penuh
sehingga bisa bergerak ke samping.
Bahkan dengan muatan penuh, kendaraan ini bergerak 5km/jam. Dengan
demikian, monster ini bisa menyelesaikan proyek ebih cepat ketimbang
metode tradisional yang melibatkan/crane/di tanah.
Berbobot 50 ton, kendaraan ini lebih berat dari kendaraan apapun yang
melintasi rel. Artinya, jembatan itu dibuat lebih kuat guna
mengakomodasi lalu lintas kereta yang padat.
Facts and figures about the iron monster
Berkat kendaraan ini, sejumlah proyek kereta cepat telah rampung,
termasuk yang menghubungkan antara Mongolia Dalam dan daratan Cina. Hal
ini membuat Cina semakin mendekati tujuan menciptakan jaringan kereta
cepat sepanjang 30.000 km pada 2020.
Mengebor terowongan
Bergeser ke selatan, tepatnya pada proyek Jalan Bebas Hambatan Su'ai di
Shantou, tak jauh dari Hong Kong, pemerintah Cina berupaya mengebor
tanah sedalam 5km untuk menciptakan jalan selebar enam jalur melewati
zona gempa bumi.
Ketika terowongan dibuka pada 2019, para pejabat berharap koneksi
transportasi Shantou akan lebih modern sehingga dapat menjadi salah satu
dari 15 pelabuhan kunci di sepanjang perairan Jalur Sutra.
Perusahaan Jerman awalnya membuka jalan dengan memproduksi mesin
pengebor terowongan raksasa untuk kepentingan proyek tersebut. Namun,
baru-baru ini perusahaan-perusahaan Cina mulai membayar perusahaan Eropa
ini demi mendapatkan lisensi penggunaan teknologi pengebor terowongan.
Hasilnya adalah mesin pengebor selebar 15,3 meter buatan China Railway
Engineering Equipment Group Company (CREG) yang diciptakan dengan
bantuan sejumlah ilmuwan Jerman dan dipamerkan pada Oktober 2017.
Facts and figures about the TBM slurry machine
Seperti mesin buatan Jerman, mesin buatan Cina ini punya cakram berputar
raksasa yang mampu membelah bumi dam bebatuan.
Mesin seberat 4.000 ton ini dilengkapi infrastruktur berjalan sepanjang
100 meter sehingga para pekerja dapat memasang dinding terowongan selagi
mesin pengebor berjalan dengan ditenagai pelantak hidrolik.
Layaknya proyek-proyek yang melibatkan mesin bor, puing-puing hasil bor
kemudian dikumpulkan dan dibawa keluar terowongan.
Mesin ini bukan yang terbesar di dunia karena predikat itu khusus
dialamatkan ke Bertha—mesin bor selebar 17,4 meter yang digunakan untuk
membangun waduk Alaskan Way di Seattle, AS.
Bagaimanapun, mesin ini menggarisbawahi tekad Cina untuk menjadi pemain
besar dalam bidang konstruksi terowongan.
Cara kerja
Menempatkan rel kereta
Proyek rel kereta tidak hanya berlangsung di sekitar daratan Cina, tapi
juga di Afrika.
Rel kereta yang menghubungkan Mombasa dan Nairobi di Kenya mendapat
sorotan internasional ketika rampung dikerjakan pada Mei 2017—18 bulan
sebelum target.
Rel sejauh 480 km ini adalah yang pertama di Kenya sejak merdeka.
Sebanyak 90% dananya didapat dari Bank Exim di Cina dan merupakan rel
kereta pertama yang dibangun di luar Cina dengan mengikuti standar
kontruksi Cina dan memakai peralatan dari Cina.
Untuk memahami bagaimana rel kereta bisa dibangun dengan kecepatan 700
meter per hari, lihatlah mesin yang menempatkan rel pada posisinya.
Facts and figures about the track-laying machine
Agar bisa ditempatkan oleh kendaraan ini, blok-blok rel kereta sudah
dibuat sebelumnya sesuai dengan panjang jalur yang direncanakan. Dengan
demikian, kendaraan ini tinggal menempatkan blok-blok tersebut selagi
melaju.
Hanya diperlukan empat menit untuk memasang setiap bagian dari rel
kereta ini.
Sejatinya ini bukan gagasan baru karena konsepnya telah dipraktikkan di
berbagai belahan dunia selama berpuluh tahun. Namun, Cina melakukannya
demikian cepat, serta membuat kendaraannya juga sangat lekas dan murah.
Walau sudah canggih, mesin-mesin ini tetap saja memerlukan tenaga
manusia dalam jumlah banyak.
Para pekerja setempat, yang diawasi oleh para ilmuwan Cina, bekerja
keras menciptakan semua bagian rel di pabrik sementara di sepanjang
lokasi rel.
Mereka juga harus memastikan setiap bagian diletakkan dengan klop dan
hanya punya celah kesalahan kurang dari 2 cm.
Keselamatan pun menjadi sorotan dalam proyek ini. Tahun lalu, seorang
ilmuwan Cina yang bekerja di jalur Mombasa-Nairobi mengatakan kepada
kantor berita/Xinhua/bahwa "Kecelakaan di tempat kerja sudah umum
terjadi. Ketika terjadi biasanya parah dan kerap fatal."
Bagaimanapun, proyek rel kereta buatan Cina amat populer di
negara-negara Afrika yang punya perjanjian kerja sama.
Jalur Mombasa-Nairobi memangkas waktu di jalur lama dari 10 jam hingga
empat jam. Pada Februari, lebih dari 870.000 penumpang telah melalui
rute ini.
Sementara itu, proyek selanjutnya dimulai untuk memperpanjang rel di
bagian barat. Proyek tersebut terwujud berkat dana pinjaman sebesar
US$1,5 miliar dari Bank Exim di Cina. Jaringan rel ini akan
menghubungkan Uganda, Rwanda, Sudan Selatan, dan Ethiopia.
Jika semua berjalan sesuai rencana, mengingat cepatnya konstruksi yang
dilakukan mesin-mesin raksasa ini, tak lama Kenya akan menjadi pusat
jaringan rel kereta Afrika Timur sokongan Cina.
*/Laporan tambahan oleh/**/Yuwen Wu/**/. Desain oleh Prina Shah.
Pengembangan oleh Joe Reed dan Josh Rayman./*
Special launching carrier - copyright reserved by WOWJOINT HOLDINGS
LTDHak atas fotoYABIN LIU - CEO / WOWJOINT HOLDINGS LTD
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com