Bung Chan, saya cuman mau menunjukkan yg dikatakan Jokowi tidak memberi tanah
1 m pun pada pengusaha besar itu yang anda aminkan begitu saja cuman omong
kosong belaka, cuman dari 1 berita dibawah saja juga sudah terlihat konsesi2
tanah yg sedemikian banyaknya.
On Monday, July 23, 2018, 7:29:27 PM PDT, ChanCT <[email protected]>
wrote:
Terus terang saja, saya betul-betul tidak mengerti apa yang ditentang SPI
dibawah ini, ... lahan ratusan ribu Ha diberikan konsisi pada perusahaan besar
oleh Pemerintah Jokowi untuk penanaman padi di Papua. lanjut Agusdin,
pemerintah juga memberikan konsesi lahan ratusan ribu hektar kepada perusahaan
swasta untuk melakukan penanaman padi di wilayah Papua.
Nah, yang hendak dipersoalkan kalau konsesi lahan yg diberikan itu merupakan
tanah yang sudah digarap petani! Mestinya, pemerintah memperhatikan tanah
garapan petani, apalagi jelas tanah itu ada sertifikat atau, harus ganti-rugi
entah mengganti tanah diwilayah lain atau membayar harga sewa tanah itu pada
petani bersangkutan! "Tidak hanya itu, konsesi lahan diberikan untuk restorasi
ekosistem sebagai bagian dari penanganan perubahan iklim tanpa melihat apakah
teritori atau kawasan tersebut sudah merupakan tanah garapan petani, khususnya
di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan," imbuh Agusdin.
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 24/7/2018 2:04 寫道:
Untuk bung Chan, berita lama, tahun 2015 awal2 pemerintahan Jokowi,
pemberian konsesi penguasaan lahan oleh pemerintahan Jokowi kepada pengusaha2
besar sudah ada. Omong kosong kalau mengatakan tidak memberikan 1 m2 pun.
Berita masif pemberian sertifikat2 tanah ke-petani terjadi akhir2 ini, saya
rasa lebih merupakan Public Relation menjelang pemilu.
--- "Ini tentu saja menyebabkan perusahaan-perusahaan besar seperti Cargil,
Monsanto, Sygenta, Nestle dan beberapa korporasi lainnya yang tergabung dalam
PIS Agro (Partnership in Sustainable Agriculture) mendapat konsesi ribuan
bahkan ratusan hektar tanah dari pemerintah yang kemudian oleh
perusahaan-perusahaan tersebut dipakai untuk berpro duksi, di antaranya padi,
jagung, kelapa sawit dan coklat," papar Agusdin di Hotel Citra, Mampang,
Jakarta, Minggu (20/12).
... "Tidak hanya itu, konsesi lahan diberikan untuk restorasi ekosistem
sebagai bagian dari penanganan perubahan iklim tanpa melihat apakah teritori
atau kawasan tersebut sudah merupakan tanah garapan petani, khususnya di
Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan," imbuh Agusdin.
...
Petani sesalkan Jokowi beri konsesi lahan ke perusahaan swasta
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Petani sesalkan Jokowi beri konsesi lahan ke perusahaan swasta | merdeka...
Sri Wiyanti
Padahal, Jokowi sebelumnya menjanjikan pemberian lahan 9 juta hektar untuk
petani miskin.
|
|
|
Minggu, 20 Desember 2015 14:09Reporter : Sri Wiyanti
| | 不含病毒。www.avg.com |