https://tekno.tempo.co/read/1111334/teori-relativitas-albert-einstein-soal-lubang-hitam-
kini-terbukti?TeknoUtama&campaign=TeknoUtama_Click_4
<https://tekno.tempo.co/read/1111334/teori-relativitas-albert-einstein-soal-lubang-hitam-kini-terbukti?TeknoUtama&campaign=TeknoUtama_Click_4>
Teori Relativitas Albert Einstein Soal Lubang Hitam
Kini Terbukti
Reporter:
Tempo.co
Editor:
Erwin Prima
Sabtu, 28 Juli 2018 11:27 WIB
Ilmuwan fisika, Albert Einstein, dipercaya mengidap disleksia dan dikira
sebagai siswa yang lambat belajar. Namun ia berhasil menciptakan teori
relativitas dan mendapatkan Penghargaan Nobel Fisika. Wikipedia
<https://statik.tempo.co/data/2018/06/07/id_710937/710937_720.jpg>
Ilmuwan fisika, Albert Einstein, dipercaya mengidap disleksia dan dikira
sebagai siswa yang lambat belajar. Namun ia berhasil menciptakan teori
relativitas dan mendapatkan Penghargaan Nobel Fisika. Wikipedia
TEMPO.CO, Paris - Diteorikan satu abad lalu, teori relativitas Albert
Einstein
<https://tekno.tempo.co/read/1105175/studi-baru-ungkap-kebenaran-teori-relativitas-albert-einstein>
baru mendapatkan pembenaran minggu ini, sebagaimana dilaporkan Reuters
akhir pekan ini. Sebuah penelitian terbaru dengan teleskop raksasa
menunjukkan cara kerja lubang hitam besar di jantung galaksi.
Baca: Studi Baru Ungkap Kebenaran Teori Relativitas Albert Einstein
<https://tekno.tempo.co/read/1105175/studi-baru-ungkap-kebenaran-teori-relativitas-albert-einstein>
Baca: Mengejutkan, Albert Einstein Pernah Bilang Orang Cina seperti Ini
<https://tekno.tempo.co/read/1100561/mengejutkan-albert-einstein-pernah-bilang-orang-cina-seperti-ini>
Astronom melihat lubang hitam tersebut mengubah gelombang cahaya dari
bintang terdekat dengan cara tertentu yang sesuai dengan teori yang
pertama kali dikemukakan oleh Einstein.
Seperti yang diprediksi oleh ilmuwan legendaris pada 1900-an itu, energi
cahaya bintang menurun karena gravitasi ekstrem dari lubang hitam.
Teori relativitas umum Einstein menggambarkan efek materi pada perubahan
bintang tersebut, dan juga efek lubang hitam pada bintang di sekitarnya.
Bukti ini didapatkan setelah para peneliti melakukan pengamatan terhadap
bintang. Melalui pengamatan selama 20 tahun, mereka akhirnya berhasil
membuktikan terjadinya peningkatan kecepatan orbit bintang lebih dari 15
juta meter per jam ketika bintang itu mendekati lubang hitam di pusat
galaksi. National Center for Scientific Research di Prancis mengatakan
bahwa hal tersebut memberikan “laboratorium yang sempurna untuk menguji
teori relativitas umum Einstein.”
Teori relativitas umum dari Einstein juga menjelaskan dan memprediksi
bahwa cahaya dari bintang akan ditarik ke panjang gelombang yang lebih
jauh oleh medan gravitasi ekstrim dari lubang hitam ketika berusaha
melepaskan diri. Bintang tersebut akan tampak lebih merah, sebuah efek
yang dikenal sebagai gravitional red shift.
“Ini adalah pertama kalinya kami dapat menguji secara langsung teori
relativitas umum Einstein dekat lubang hitam supermasif," kata Frank
Eisenhauer, astronom senior di Institut Max Planck untuk Fisika
Ekstraterestrial, kepada para wartawan.
“Pada zamannya, Albert Einstein
<https://www.tempo.co/tag/albert-einstein> tidak bisa memikirkan atau
memimpikan apa yang kami tunjukkan hari ini," katanya.
REUTERS | USA TODAY | NEW YORK POST | FARAH DIBAJ