Petinju Valentinus Nahak Sakit Parah, Berharap Bantuan Pemerintah
Reporter:
Tempo.co
Editor:
Ariandono
Minggu, 29 Juli 2018 05:55 WIB
Kondisi petinju amatir nasional yang sempat masuk pelatnas Asian Games
2018, Valentinus Nahak setelah menderita sakit sejak Juni 2018. (dok.
pribadi)Kondisi petinju amatir nasional yang sempat masuk pelatnas Asian
Games 2018, Valentinus Nahak setelah menderita sakit sejak Juni 2018.
(dok. pribadi)
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Petinju pelatnas Asian Games 2018, Valentinus
Nahak benar-benar mengenaskan dan butuh uluran tangan pemerintah.
Petinju asal Bali yang semula bertubuh atletis itu kini tinggal tulang
dan kulit akibat terserang penyakit kelenjar getah bening.
Saat ini, Valentinus yang sempat tampil pada test event Asian Games,
Februari 2018 sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Sanglah,
Denpasar, Bali.
"Saya tidak tega melihat kondisi Valentinus. Tubuhnya kurus kering dan
tinggal tulang berbalut kulit. Makanya, saya mohon pemerintah memberikan
bantuan untuk kesembuhannya," kata Julio Bria, peraih medali emas SEA
Games 2011 yang juga kakak Valentinus.
Petinju amatir nasional yang sempat masuk tim Asian Games 2018,
Valentinus Nahak saat Masih sehat. (dok.pribadi)
Menurut Julio yang bersama Valentinus tampil di Test Event Asian Games
2018, adiknya mulai terkena serangan kelenjar getah bening seminggu
sebelum Lebaran. Saat itu, jelasnya, Valentinus yang menjalani Pelatnas
Tinju Asian Games 2018 kembali ke Bali karena diliburkan menjelang Lebaran.
"Valentinus terpaksa tidak bisa kembali ke Pelatnas di Manado karena
harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sanglah seminggu
setelah Lebaran. Memang sempat dibawa pulang ke rumah tetapi dia
terpaksa dibawa lagi ke rumah sakit karena kondisinya semakin
memprihatinkan akibat tidak mau makan," ujar Julio Bria yang mengaku
sangat terpukul dengan kondisi adiknya.
Untuk menjalani pengobatan, kata Julio Bria, Valentinus memang
menggunakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Tetapi, katanya,
fasilitas BPJS itu tidak bisa maksimal dan diandalkan.
"Biasalah kalau menggunakan BPJS lambat ditangani dan terkadang tidak
bisa dirawat terlalu lama. Biaya obat-obatan yang cukup mahal juga
terpaksa harus dibeli sendiri," tandasnya.
Selama perawatan, kata Julio Bria, Valentinus yang kini dicoret dari tim
Asian Games 2018 mendapat bantuan dari Ketua Umum PB Pertina Jhony
Asadoma dan Ketua Pengprov Pertina Bali, Made Muliawan Arya.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com