https://nasional.tempo.co/read/1112888/susi-pudjiastuti-sultan-hb-x-tempat-saya-mengeluh?
BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1
Susi Pudjiastuti: Sultan HB X Tempat Saya
Mengeluh
Reporter:
Pribadi Wicaksono (Kontributor)
Editor:
Kukuh S. Wibowo
Rabu, 1 Agustus 2018 21:17 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1112888/susi-pudjiastuti-sultan-hb-x-tempat-saya-mengeluh?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1#comments>
112
#
#
#
#
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membacakan puisi
<https://statik.tempo.co/data/2018/05/09/id_704014/704014_720.jpg>
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membacakan puisi "20
Tahun Reformasi kembali ke Rumah Rakyat" di Kompleks Parlemen Senayan,
Jakarta, 8 Mei 2018. Malam Puisi dan Musik ini untuk memperingati 20
tahun Reformasi. TEMPO/Fakhri Hermansyah
*TEMPO.CO*, *Yogyakarta - *Menteri Kelautan dan Perikanan Susi
Pudjiastuti <https://www.tempo.co/tag/susi-pudjiastuti> mengaku sangat
senang jika mendapatkan kesempatan berkunjung ke Yogyakarta. Alasannya,
Yogyakarta masih memiliki Raja Keraton sekaligus Gubernur, Sri Sultan
Hamengku Buwono X. “Paling tidak, di Yogya saya masih bisa /ngeluh/ sama
Pak Sultan,” ujar Susi di sela Rapat Kerja Pengendalian Pembangunan
Triwulan II 2018 di Yogyakarta, Rabu, 1 Agustus.
Susi menuturkan biasa mengeluhkan berbagai persoalan kebijakan dan
kondisi yang ia hadapi kepada Sri Sultan. “Pak, saya tidak ada yang
dukung. Pak, saya sendirian,” ucap Susi menirukan keluhannya.
*Baca: Saat Susi Pudjiastuti Keseleo Lidah Ucap Sultan HB X Gubernur DKI
<https://nasional.tempo.co/read/1112698/saat-susi-pudjiastuti-keseleo-lidah-ucap-sultan-hb-x-gubernur-dki>
*
Sebelumnya, Susi mengungkapkan impiannya agar ada reformasi birokrasi
menyeluruh, khususnya dalam penghematan anggaran, seperti di Kementerian
Kelautan dan Perikanan selama tiga tahun terakhir. Namun Susi sadar tak
gampang menerapkan kebijakan itu di instansi lain meski negara,
menurutnya, bisa menghemat sampai Rp 300 triliun jika diterapkan.
Susi menganggap Yogyakarta di bawah kepemimpinan Sultan sangat spesial.
Warga Yogyakarta, dengan otonomi khusus yang dimiliki, menurutnya,
beruntung memiliki Sultan sebagai raja sekaligus kepala daerah. “Sultan
dengan keteguhannya terus melindungi kepentingan Yogyakarta,” tuturnya.
Susi Pudjiastuti
<https://bisnis.tempo.co/read/1107037/susi-pudjiastuti-tak-boleh-beli-air-mineral-dalam-botol-plastik>
mengaku sering heran ketika suatu daerah dipimpin kepala daerah yang
bukan asli putra daerah. Susi tak yakin pemimpin yang datang dari jauh
lalu memimpin daerah yang bukan asalnya itu mampu menjawab kebutuhan
warga setempat. “Namun karena DIY memiliki (pemimpin) Sultan yang juga
orang Yogya, maka apa pun keinginan perubahan yang diinginkan akan lebih
mudah terjadi,” katanya.
*Simak: Susi Pudjiastuti: Wanita Butuh Apresasi untuk Menginspirasi
<https://cantik.tempo.co/read/1112694/susi-pudjiastuti-wanita-butuh-apresasi-untuk-menginspirasi>*