*Di Belakang Pemungutan Bea Masuk Tambahan AS Terhadap Produk Tiongkok*

2018-08-09 10:48:30
http://indonesian.cri.cn/20180809/5b8fe7a2-2b8a-ab38-5445-e85c32ebd1de.html

图片默认标题_fororder___172.100.100.3_temp_9500033_1_9500033_1_1_86b33e7d-f59d-4eb9-82a8-ea3cf160d41c

Setelah memungut bea masuk tambahan 25% terhadap produk Tiongkok senilai 34 US$ miliar mulai dari tanggal 6 Juli, Kantor Perwakilan Perdagangan AS pada tanggal 7 Agustus mengumumkan daftar pemungutan bea masuk tambahan 25% terhadap produk Tiongkok senilai US$ 16 miliar dan mulai berlaku dari tanggal 23 Agustus. Juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok kemarin (8/8) menyatakan, untuk memelihara kepentingan dan hak pribadi serta sistem perdagangan multilateral, pihak Tiongkok terpaksa mengambil langkah balasan, memutuskan untuk memungut bea masuk tambahan 25% terhadap produk yang diimpor dari AS senilai US$ 16 miliar, dan berlaku bersama dengan pihak AS.

Jubir tersebut mengatakan, menanggapi perbuatan pihak AS yang terus mengeskalasi perang dagang, prinsip Tiongkok ialah, “tidak ingin berperang, tidak takut berperang dan terpaksa berperang pada saat yang diperlukan”, sementara dengan tegas memperdalam reformasi dan keterbukaan, menangani baik urusan sendiri.

图片默认标题_fororder___172.100.100.3_temp_9500033_1_9500033_1_1_4e034c14-c31e-4bcb-b722-ad7b59f2ba00

Salah satu alasan pihak AS untuk memicu perang dagang ialah bertolak dari “keamanan nasional AS”, membantu industri manufaktur untuk kembali ke AS, menyediakan peluang kerja yang lebih banyak kepada warga Amerika, namun akibatnya di luar dugaan.

Mengambil daftar produk Tiongkok yang diekspor ke AS senilai US$ 16 miliar sebagai contoh, Kantor Perwakilan Perdagangan AS belakangan ini secara khusus mengadakan sidang kesaksian mengenai pemungutan bea masuk, sejumlah 82 wakil dari kalangan industri kimia dan elektronik menyampaikan pandangannya di depan sidang. Mereka pada umumnya khawatir bahwa pemungutan bea masuk tambahan akan meningkatkan biaya perusahaan, kehilangan peluang kerja, dan pada akhirnya merugikan ekonomi AS, melemahkan daya saing industri AS, bahkan sejumlah perusahaan kecil dan menengah terpaksa gulung tikar. Pada akhirnya, hanya 6 wakil yang menyetujui pemungutan bea masuk tambahan, kira-kira 7% saja.

Sidang kesaksian dalam perang dagang tidak saja merupakan prosedur hukum, mayoritas pendapat yang menentang diculik oleh minoritas pengambil Keputusan.

图片默认标题_fororder___172.100.100.3_temp_9500033_1_9500033_1_1_5a3624af-9732-4e41-af55-5d3ddb497e1c

Bagi pemerintah AS, pemungutan bea masuk tambahan tidak saja bertujuan untuk menghalang perkembangan Tiongkok, memelihara “Amerika Nomor 1”, tetapi juga bertolak dari pertimbangan lainnya. Harian New York Times melaporkan, mulai dari bulan Mei tahun ini, Departeman Perdagangan AS sudah menerima 20 ribu permohonan perusahaan untuk mengurangi bea masuk produk baja, kini permohonan tidak disahkan biar satu pun. Sedangkan dua perusahaan besi dan baja AS yang terbesar berhasil membantu pemerintah untuk menolak permohonan dari ratusan perusahaan AS untuk mengurangi tarif masuk dengan alasan tarif masuk sedang melindungi keamanan negara, merangsang produksi besi dan baja domestik.

Laporan tersebut menunjukkan, beberapa pejabat pemerintah AS memelihara hubungan mendalam dengan sektor besi dan baja, misalnya Menteri Perdagangan Wilbur L. Ross. Jr pernah membeli beberapa perusahaan besi dan baja dan mendapat keuntungan setelah menjualnya. Ketika wakil perdagangan AS Robert Lighthizer menjadi pengacara, pelanggannya termasuk perusahaan besi dan baja serta pengusaha dari sektor besi dan baja lainnya. Mengenai Ketua Komisi Perdagangan Gedung Putih Peter Navarro, dia pernah mendapat bantuan dana senilai US$ 10 miliar dari Nucor, perusahaan besi dan baja terbesar kedua AS ketika dia membuat film “Death by China”.

图片默认标题_fororder___172.100.100.3_temp_9500033_1_9500033_1_1_3bf000b5-5c79-4380-8321-c5b853c28103

Apakah pemungutan bea masuk sungguh-sungguh dapat melindungi keamanan nasional AS? Para pejabat pemerintah AS mungkin kurang jelas, namun mereka yakin bahwa pemungutan tarif masuk akan membawa manfaat. Berdasarkan pertimbangan tersebut, mereka tidak memperdulikan kesulitan perusahaan dan konsumen AS.

Pada beberapa hari ini, terus tersebar kabar buruk di dalam negeri AS.

Perusahaan Element Electronics AS Senin lalu mengumumkan bahwa dua bulan kemudian akan menutup pabrik pesawat televisi di Negara Bagian South Carolina, sementara mengurangi 126 dari 134 pos pekerjaan di pabriknya, penyebabnya ialah pemerintah AS “memungut bea masuk tambahan terhadap sejumlah komoditas Tiongkok, terhadap suku cadang utama pesawat televisi”, sehingga biaya bertambah. Data dari Institut Ekonomi Internasional Peterson menunjukkan, kalau AS memungut bea masuk mobil sebanyak 25% di seluruh dunia, maka sekitar 195 ribu buruh AS akan menganggur dalam satu sampai tiga tahun, kalau negara-negara lainnya mengambil langkah pembalasan, maka AS akan kehilangan 624 ribu pos pekerjaan.

Hasil penyelidikan yang diluncurkan oleh Bank Cadangan Federal Atlanta AS Selasa lalu menunjukkan, karena khawatir atas bea masuk, sekitar seper lima perusahaan AS terpaksa mengevaluasi kembali, menunda atau membatalkan rencana investasi. Badan tersebut menunjukkan, kini dampak negatif persengketaan perdagangan terhadap investasi perusahaan AS terutama terpusat pada industri manufaktur, dampak negatif terhadap investasi perusahaan AS mungkin akan terus meluas apabila situasi mengeskalasi lebih lanjut.

图片默认标题_fororder___172.100.100.3_temp_9500033_1_9500033_1_1_04125cda-f6e8-46d2-9f7f-681a94c50adb

Dari Coca Cola sampai kendaraan, dari mainan sampai pakaian, pasar konsumsi dalam negeri AS sedang diterjang oleh gelombang harga membubung di bawah bayangan gelap “keamanan nasional AS”.



---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke