apakah seperti ekonomi Ali-Baba?

---In GELORA45@yahoogroups.com, <SADAR@...> wrote :

 Jadi Cawapres Jokowi, Begini Pandangan Ekonomi Umat Ma'ruf Amin Reporter:  M 
Rosseno Aji 
 Editor:  Syailendra Persada 
 Sabtu, 11 Agustus 2018 07:16 WIB
 0 KOMENTAR
 306
 
   Arial   Roboto   Times   Verdana   
 
 
 
 
 
 
 Di bidang politik praktis, Maruf Amin pernah menjabat Ketua Fraksi Golongan 
Islam DPRD DKI Jakarta, anggota MPR dari PKB, dan Ketua Komisi VI DPR. Saat 
ini, Maruf menjabat anggota lembaga Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi 
Pancasila atau UKP-PIP. Dok.TEMPO
 TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy 
atau Rommy mengatakan Presiden Joko Widodo kesengsem dengan konsep ekonomi 
syariah dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin 
https://www.tempo.co/tag/maruf-amin. "Pidato itu berisi tentang pandangan ihwal 
arus baru ekonomi Indonesia yang berlandaskan syariah," kata Rommy, Jumat, 10 
Agustus 2018.
 Baca: PPP Tirukan Ma'ruf Amin: Tidak Usah Dicalonkan Saya Sudah Sepuh
 Ma'ruf Amin berpidato mengenai konsep ekonomi syariah ketika dikukuhkan 
sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah di Universitas Islam Negeri 
Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur, pada Mei 2017. Jokowi hadir dalam pengukuhan 
guru besar ini. "Pak Presiden mendukung ekonomi syariah," kata Ma'ruf setelah 
dikukuhkan menjadi guru besar.
 Dalam orasinya ketika pengukuhan guru besar, Ma'ruf menjelaskan konsep ekonomi 
syariah atau ekonomi umat. Menurut dia, dalam ekonomi umat, perekonomian 
syariah akan menjadi pilar utama dari kebijakan. Keputusan-keputusan dalam 
bidang ekonomi umat akan mengedepankan kemitraan antara konglomerat dan 
masyarakat kecil. “Bila komitmen pemerintah berjalan mulus, Indonesia akan 
menjadi pemain dan pasar produk syariah dengan prospek cerah,” kata Ma'ruf Amin.
 Simak: Ma'ruf Amin Sindir Kubu Prabowo yang Tak Mendengar Ijtima Ulama
 Ma’ruf mengatakan perekonomian syariah bisa menjadi awal mengubah pendekatan 
ekonomi dari atas ke bawah (top-down) menjadi dari bawah ke atas (bottom-up). 
Menurut dia, pendekatan ekonomi top-down hanya menguntungkan segelintir 
konglomerat. “Ke depan, ekonomi nasional harus ditopang oleh ekonomi umat, 
bukan seperti sebelumnya yang hanya ditopang oleh segelintir konglomerat,” 
katanya dalam ceramahnya saat memperoleh gelar profesor dari UIN Malik Ibrahim 
Malang pada 2017.
 Dalam kesempatan berbeda, Ma’ruf mengatakan, pilar lain dalam perekonomian 
syariah adalah zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf). Lewat pilar ini, 
ketimpangan antara kaya dan miskin serta ketimpangan wilayah timur dan barat di 
Indonesia dapat diatasi.
 Zakat, kata dia, menjadi instrumen yang bisa menjawab kebutuhan investasi, 
menjaga daya beli masyarakat miskin, dan memberdayakan masyarakat. Sebab, zakat 
berfungsi sebagai mekanisme pengendali dan menstimulus keluarnya harta bagi 
umat Islam.
 Baca juga: Cerita Ma'ruf Amin Soal Cawapres, dari Mahfud MD Lalu Belok Arah
 Zakat yang diterima fakir dan miskin bisa menjaga agregat konsumsi masyarakat 
yang menjadi penopang ekonomi. “Selain itu, zakat bisa digunakan masyarakat 
miskin untuk berkontribusi dalam dunia usaha,” kata Ma’ruf di gedung Bank 
Indonesia, 24 Juli 2017.
 Sementara itu, infak, sedekah, dan wakaf menjadi instrumen yang mendorong 
partisipasi masyarakat untuk ikut menjawab kebutuhan negara dalam memenuhi 
kepentingan publik. "Seperti pembangunan sarana dan prasarana, pemenuhan 
konsumsi, dan lainnya untuk kepentingan umum," ucap Ma’ruf.
 Simak juga: JK Yakin Ma'ruf Amin Bisa Menambah Suara Pemilih Jokowi
 Jokowi, ketika berpidato sebelum mendaftar ke KPU, juga sempat menyinggung 
ekonomi umat. “Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, kita harus 
mengatasi masalah kemiskinan, kesenjangan dengan memperkuat ekonomi umat,” 
katanya di Gedung Joang 45 sebelum mendaftar ke KPU bersama dengan Ma'ruf Amin 
https://www.tempo.co/tag/maruf-amin, Jumat, 10 Agustus 2018.
 
 
 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 不含病毒。www.avg.com 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 #DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2
 

Kirim email ke