https://www.antaranews.com/berita/736138/200-brimob-didatangkan-untuk-atasi-kelompok-bersenjata-di-papua
200 Brimob didatangkan untuk atasi kelompok bersenjata di Papua

Minggu, 12 Agustus 2018 10:46 WIB

Ilustrasi - Anggota Brimob. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

Timika (ANTARA News) - Sebanyak 200 personel Brimob didatangkan ke Timika
guna mengatasi kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang
akhir-akhir ini kerap melakukan teror penembakan di beberapa wilayah di
Papua.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto di Timika, Minggu, mengatakan pada
Jumat lalu, sebanyak 200 personel Brimob dari Ambon dan Kelapa Dua Depok
telah tiba di Timika.

Pasukan Brimob tersebut selanjutnya akan dikirim ke beberapa daerah seperti
Nduga, Puncak, dan Puncak Jaya, termasuk di Tembagapura Mimika untuk
mengatasi gangguan kamtibmas oleh KKSB.

"Ada satu kompi dari Satuan Brimob Polda Maluku dan satu kompi lagi dari
Resimen Pelopor Brimob Polri," jelas AKBP Agung.

Ia mengatakan, untuk sementara pasukan Brimob luar Papua itu disiagakan di
Timika.

Mereka akan dikirim ke beberapa daerah rawan gangguan kamtibmas sesuai
kebutuhan di wilayah tersebut.

Khusus di wilayah Nduga, hingga kini masih terdapat satu kompi yang
tergabung dalam Satgasus Papua untuk mengamankan wilayah itu dari gangguan
KKSB.

"Sampai sekarang masih ada satu kompi disiagakan di Nduga. Pasukan yang
datang ini untuk penebalan dan mengisi kekosongan di beberapa tempat yang
terdapat potensi ancaman gangguan kamtibmas oleh KKSB," ujar AKBP Agung.

Ancaman gangguan kamtibmas di beberapa wilayah di Papua cukup meningkat
akhir-akhir ini, termasuk menjelang peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI,
seperti penyerangan terhadap dua anggota dan mobil patroli Polres Puncak
Jaya di Mulia.

Selain itu, baru-baru ini tim survei `Papua Terang` yang didampingi aparat
TNI juga diserang oleh sekelompok warga saat melakukan kegiatan survei di
Kabupaten Paniai.

Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi AM Kamal mengakui tiga
daerah yaitu Nduga, Puncak, dan Puncak Jaya menjadi perhatian serius Polda
Papua menjelang perayaan HUT RI tahun ini.

"Daerah lain di Papua cukup kondusif sebagaimana laporan dari para
kapolres. Namun, yang menjadi perhatian adalah daerah-daerah pegunungan
karena masih terjadi kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata," kata
Kombes Kamal baru-baru ini.



*Baca juga: Jenazah korban penembakan KKSB tiba di Biak
<https://www.antaranews.com/berita/724226/jenazah-korban-penembakan-kksb-tiba-di-biak>Baca
juga: Jenazah Brigpol Kabarek ditemukan dengan luka tembak
<https://www.antaranews.com/berita/723154/jenazah-brigpol-kabarek-ditemukan-dengan-luka-tembak>*


Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Unggul Tri Ratomo

Kirim email ke