*Istana Bantah Mainkan Politik Agama*
*Christie Stefanie*, CNN Indonesia | Senin, 13/08/2018 12:44 WIB
Bagikan :
Istana Bantah Mainkan Politik AgamaPramono Anung bantah Ma'ruf Amin
lakukan politisasi agama di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Kabinet *Pramono Anung
<https://www.cnnindonesia.com/tag/pramono-anung>*membantah pihak
Presiden *Joko Widodo <https://www.cnnindonesia.com/tag/jokowi>*memulai
mempolitisasi agama atau politik identitas jelang Pemilihan Presiden
(Pilpres) 2019.
"Ya enggak lah beliau masa (mempolitisasi agama). Yang di sana mau
mempolitisasi enggak apa-apa," kata Pramono di Kompleks Istana
Kepresidenan, Senin (13/8).
Hal ini disampaikan menyikapi pandangan Wasekjen Partai Demokrat
Rachland Nashidik yang menuding Istana mulai memainkan politik identitas
karena calon wakil presiden *Ma'ruf Amin
<https://www.cnnindonesia.com/tag/maruf-amin>*menyinggung koalisi
pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Ma'ruf berpendapat kubu Prabowo tidak menghargai keputusan Ijtimak Ulama
yang saat itu mengajukan Abdul Somad serta Salim Segaf Al-Jufri untuk
menjadi pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019.
Lihat juga:
Politikus Demokrat Sebut Istana Mainkan Politik Agama
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180813095725-32-321756/politikus-demokrat-sebut-istana-mainkan-politik-agama/>
Pramono menyatakan ijtimak ulama bukan bagian dari pasangan Joko Widodo
dan Ma'ruf Amin. Menurutnya, masyarakat selama ini juga mengikuti
perkembangan politik dari dulu hingga kini.
"Sehingga tidak perlu kemudian partai pendukung manapun terutama dari
dalam kita sendiri atau mereka menggunakan ini untuk menuduh dan
sebagainya," ucap politikus senior PDI Perjuangan ini.
Lihat juga:
Koalisi Santri Akan ke Kantor MUI Tuntut Ma'ruf Amin Mundur
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180813075532-20-321728/koalisi-santri-akan-ke-kantor-mui-tuntut-maruf-amin-mundur/>
Terpisah, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak
Imin) menyatakan sempat mengonfirmasi langsung mengenai hal ini kepada
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu.
"Kemarin saya komplain juga loh Pak Kiai ngapain ngomong kayak begini,
ah enggak saya enggak pernah ngomong begitu," kata Cak Imin menirukan
Ma'ruf Amin.
Ia menyatakan tidak mengetahui maksud sebenarnya pembicaraan dan
tudingan itu. Cak Imin hanya menegaskan Ma'ruf Amin dapat menjembatani
umat Islam dengan pemerintah.
"Sebetulnya Kiai Maruf kan tidak mau (menjadi Cawapres), tapi terpaksa
mau karena beliau pintu yang bisa menyerap aspirasi umat. Makanya
jembatannya beliau kepada pemerintah dan kekuasaan," tuturnya.
Lihat juga:
Ma'ruf Sindir Kubu Prabowo Tidak Hargai Ulama Abaikan Ijtimak
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180810165443-32-321309/maruf-sindir-kubu-prabowo-tidak-hargai-ulama-abaikan-ijtimak/>
*(DAL)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com