Gagal Jadi Cawapres, Akhirnya Mahfud MD Buka Mulut
Rabu , 15 Agustus 2018 | 08:35
http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/3153/gagal_jadi_cawapres__akhirnya_mahfud_md_buka_mulut
Gagal Jadi Cawapres, Akhirnya Mahfud MD Buka Mulut
Sumber Foto fajar.co.id
Mahfud MD
POPULER
Prof Pantja: Laporan Audit Investigasi BPK 2017 Batal Demi Hukum
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/3153/hukumdanpolitik/read/3145/%22>Jokowi-Ma‘ruf
dan Prabowo-Sandiaga Lolos Tes Kesehatan
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/3153/hukumdanpolitik/read/3148/%22>90
Persen Harta Sandiaga Berbentuk Saham
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/3153/hukumdanpolitik/read/3142/%22>Ini
Kriteria Pengganti Asman Abnur
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/3153/hukumdanpolitik/read/3149/%22>Ini
Tahapan Setelah Tes Kesehatan Capres-cawapres
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/3153/hukumdanpolitik/read/3136/%22>
Listen to this
JAKARTA - Mahfud MD, akhirnya blak-blakan soal dinamika politik yang
dialami dirinya hingga detik-detik akhir pendeklarasian calon wakil
presiden pendamping Presiden petahana RI Joko Widodo (Jokowi) untuk
Pilpres 2019. Jokowi akhirnya memilih Rais Aam PBNU yang juga Ketua Umum
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin sebagai cawapres.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengaku tahu intrik yang terjadi
dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Mahfud sendiri mengaku hingga
detik terakhir pendeklarasian dirinya adalah bakal cawapres yang akan
dipilih mendampingi Jokowi."Muhaimin yang bilang ke saya [intrik yang
terjadi]," ujar Mahfud saat berbicara di acara Indonesian Lawyer Club
yang disiarkan/TV One/semalam/./
Mahfud mengatakan sebelum bertemu Muhaimin ia sempat ditelepon Mantan
Wakil Ketua PB NU As'ad Said Ali untuk dipertemukan dengan Ketua Umum
PKB itu. Mahfud mengatakan alasan As'ad mempertemukannya dengan Muhaimin
itu, karena ia disebut sudah final menjadi bakal cawapres
Jokowi."Disebutlah [pertemuan] di jalan Empu Sendok, tapi saya ndak mau
di kantor PKB. Ketemulah saya di Empu Sendok dengan Muhaimin, bukan di
kantor DPP [PKB]," ujarnya.
Mahfud menerangkan pertemuan dirinya dengan Muhaimin bersahabat, dan
saling berangkul saat kali pertama bersua di tempat yang dijanjikan."Di
situlah Muhaimin mengatakan, pak Mahfud, wah kita dipermainkan politik,"
ujar Mahfud menirukan apa yang diucapkan Ketum PKB tersebut.
Tak cukup dari situ, Mahfud mengatakan Muhaimin mengklarifikasi bahwa
bukan dirinya yang menyatakan ahli hukum tata negara itu sebagai bukan
kader Nahdlatul Ulama (NU). Kemudian, Ma'ruf mempertanyakan perihal
ancaman yang sempat diutarakan Ketua PBNU Robikin Emhas bahwa ormas itu
tak bertanggung jawab secara moral andai yang dipilih Jokowi bukan kader
NU."Terus saya tanya gimana tuh main ancam-ancam? Itu yang nyuruh kiai
Ma'ruf," kata Mahfud menirukan pengakuan Muhaimin kepada dirinya.
Mahfud melanjutkan bahwa pertemuan di PBNU digelar tak lama setelah
ketiganya dipanggil Jokowi ke Istana untuk diminta masukan soal nama
cawapres. Dalam pertemuan di istana, Mahfud mengatakan bahwa Jokowi tak
menyebut nama-nama untuk dipilih."Ketemulah tiga orang ini di PBNU dan
berkesimpulan bahwa mereka bukan calonnya karena waktu dipanggil tak
disebut [nama] calon," kata Mahfud.
"Lalu mereka sepertinya marah-marah membahas, kemudian kiai Ma'ruf
(bilang) 'Kalau itu kita nyatakan kita tak bertanggungjawab secara moral
atas pemerintahan ini kalau bukan kader NU yang diambil [jadi
cawapres]'. Ini kata Muhaimin," ujarnya.
"Robikin bilang begitu ke pers nanti. Datang Robikin... Ini kata
Muhaimin. Didikte kalimatnya oleh kiai Ma'ruf, 'begini loh
kalimatnya'... Jadi kata itu didikte memang," tuturnya.
Pada hari Rabu itu, salah satu Ketua PBNU Robikin Emhas memang sempat
mengeluarkan pernyataan kepada media terkait cawapres Jokowi. Dalam
pernyataannya Robikin mengatakan bahwa warga Nahdliyin merasa tak punya
tanggung jawab moral jika kader NU tidak menjadi cawapres Jokowi.
Kader NU yang dimaksud Robikin tidak termasuk nama Mahfud karena pada
hari yang sama Said Aqil menyatakan bahwa mantan Ketua Mahkamah
Konstitusi itu bukan kader NU.
Kata Mahfud setelah pernyataan Robikin itu sejumlah tokoh NU
membantahnya. Selain itu, Mahfud pun menegaskan kembali semalam bahwa
dirinya adalah kader NU."Saya ini kader NU, sekolah saya, kepengurusan
saya juga di NU. Kalau harus ikut pelatihan, saya kira Muhaimin juga
bukan kader karena dia PMII. PMII itu bukan NU. Dia kariernya di PMII.
Kalau harus pengurus ranting, cabang, apa itu, saya kira orang NU di
seluruh Indonesia tak sampai satu juta," tutur Mahfud.
Perihal pernyataan Mahfud semalam, belum ada konfirmasi lebih lanjut
kepada Muhaimin, termasuk jajaran pengurus PBNU saat dihubungi yang di
antaranya Robikin, Sekjen PBNU Helmy Faishal, dan Sekretaris Komisi
Fatwa MUI Asrorun Ni'am yang diketahui pula dekat dengan Rais Aam PBNU
Ma'ruf Amin.
Sementara itu, Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi saat ditelepon tak dapat
berkomentar banyak."Saya lagi beribadah di Mekkah, dan saya tak tahu
apa-apa soal dinamika itu, terutama pernyataan Pak Mahfud," ujarnya saat
dihubungi, Rabu (15/8/2018).
/CNNIndonesia.com/juga masih mencoba mengonfirmasi langsung ke jajaran
PKB perihal informasi yang dibocorkan Muhaimin kepada Mahfud itu. Namun,
dalam acara yang sama semalam, Ketua DPP PKB Lukman mengatakan
terpilihnya Ma'ruf sebagai cawapres tidak melalui mahar atau negosiasi
politik. Saat Cak Imin diundang ke Istana, kata Lukman, Ketum PKB itu
hanya menyampaikan tiga hal kepada Presiden Jokowi yakni soal kondisi
umat Islam, memerhatikan hasil survei sebagai ukuran rasional hadapi
pemilu, dan salat istikharah untuk memilih bakal calon wakil presiden.
Sementara itu, Mahfud menegaskan dirinya sudah mengikhlaskan tak jadi
cawapres Jokowi."Saya sudah menyatakan sebenarnya bahwa itu realitas
politik yang tidak bisa dihindarkan. Saya sudah katakan saya tidak
apa-apa," ujar Mahfud dalam blak-blakan dirinya tersebut.
Sebelumnya, Mahfud memang menjadi salah satu dari 10 nama yang masuk
dalam bursa cawapres Jokowi. Baik istana maupun Jokowi, tidak pernah
secara terang-terangan mengumumkan Mahfud yang terpilih menjadi cawapres
di pilpres 2019.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com