https://nasional.tempo.co/read/1120110/ditanya-kabar-idrus-marham-mundur-begini-respons-jk/full&view=ok
Ditanya Kabar Idrus Marham Mundur, Begini
Respons JK
Reporter:
Friski Riana
Editor:
Rina Widiastuti
Jumat, 24 Agustus 2018 12:23 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1120110/ditanya-kabar-idrus-marham-mundur-begini-respons-jk/full&view=ok#comments>
102
#
#
#
#
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hadir sebagai saksi dalam sidang PK
dengan terdakwa Jero Wacik di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin,
13 Agustus 2018.TEMPO/Maria Fransisca Lahur.
<https://statik.tempo.co/data/2018/08/13/id_725679/725679_720.jpg>
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hadir sebagai saksi dalam sidang PK
dengan terdakwa Jero Wacik di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin,
13 Agustus 2018.TEMPO/Maria Fransisca Lahur.
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengaku belum
mengetahui soal kabar Idrus Marham
<https://www.tempo.co/tag/idrus-marham> akan mundur dari jabatannya
sebagai Menteri Sosial. "Pengunduran diri? Belum mendengar," kata JK
dengan wajah kagetnya, Jumat, 24 Agustus 2018.
*Baca: Mensos Idrus Marham Temui Presiden Jokowi di Istana Hari Ini
<https://nasional.tempo.co/read/1120107/mensos-idrus-marham-temui-presiden-jokowi-di-istana-hari-ini>*
JK mengatakan, baru beberapa waktu lalu, ia bersama Idrus pergi ke
Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). JK menyayangkan keputusan Idrus, jika
benar dia ingin berhenti dari jabatannya. "Saya belum dengar
perkembangannya, sayang juga," kata dia.
Menurut JK, jika Idrus memilih mundur dari jabatannya saat ini, tentu
pemerintah tidak bisa menahannya. Hal itu, kata JK, serupa dengan
pengunduran diri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi sebelumnya, Asman Abnur. JK mengatakan, pemerintah akan
mencari pengganti Idrus jika politikus Golkar itu resmi mundur.
*Baca: Idrus Marham Mengaku Tak Tahu Ada Suap Proyek PLTU Riau-1
<https://nasional.tempo.co/read/1110956/idrus-marham-mengaku-tak-tahu-ada-suap-proyek-pltu-riau-1>*
Sebelumnya, beredar kabar bahwa Idrus akan mengundurkan diri karena
sedang tersangkut kasus dugaan korupsi. Idrus memang beberapa kali
dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi atas kasus dugaan
suap proyek pembangunan PLTU Riau-I.
Pada 15 Agustus 2018, Idrus menjalani pemeriksaan yang ketiga kalinya.
KPK sebelumnya memeriksa Idrus pada 19 Juli dan 26 Juli 2018. KPK
menggali informasi soal dugaan adanya aliran dana suap PLTU Riau ke
mantan Sekretsris Jenderal Golkar tersebut.
Dalam kasus ini, lembaga antirasuah telah menetapkan dua tersangka,
yaitu Eni Maulana Saragih dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo. KPK
menduga Eni menerima suap total Rp 4,8 miliar dari Johannes untuk
memuluskan proyek penandatanganan pembangkit setrum Riau itu.
*Baca: KPK Dalami Dugaan Aliran Suap PLTU Riau-1 ke Idrus Marham
<https://nasional.tempo.co/read/1109936/kpk-dalami-dugaan-aliran-suap-pltu-riau-1-ke-idrus-marham>*
Johannes Jotjo merupakan pemegang sajam Blackgold Natural Resources
Limited, salah satu perusahaan konsorsium yang akan mengerjakan proyek
PLTU Riau-1 itu. Pemberian uang disinyalir untuk mempermudah
penandatanganan kontrak kerja sama yang akan berlangsung, setelah
/Blackgold/ menerima/letter of intent/ (LOI) pada Januari lalu.
Idrus Marham <https://www.tempo.co/tag/idrus-marham> dalam pemeriksaan
sebelumnya mengatakan tak tahu soal adanya suap kepada Eni. Namun, dia
mengaku mengenal dekat Eni dan Johannes. Dia memanggil Eni dengan
sebutan "Dinda", sedangkan Johannes dipanggilnya "Abang".