Beberapa jam setelah Jokowi (presiden) menganjurkan relawannyauntuk 

berani berantem melawan sesama warganegara 5 Agustus lalu, alam pun 
mengguncangLombok dengan gempa berkekuatan 7,0 SR. Menantang 


Jokowi untuk “berantem” menanggulangibencana.





Begitu juga relawan, balik menantang Jokowi untuk beraniberantem 


menetapkan gempa Lombok sebagai bencana nasional. Sayangnya, 


niatrelawan menjadikan status bencana nasional itu diboncengi harapan 


untuk dapatkan bantuaninternasional.




-

RelawanJokowi Minta Gempa Bumi NTB Ditetapkan Jadi Bencana Nasional 


FABIAN JANUARIUS KUWADOKompas.com - 20/08/2018, 09:43 WIB
JAKARTA,KOMPAS.com - Kelompok relawan Projo meminta pemerintah menetapkan 
peristiwagempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai bencana nasional..


Hal itudidasarkan pada frekuensi gempa yang hingga saat ini sudah terjadi lebih 
dari768 kali gempa bumi dalam berbagai kekuatan yang berdampak pada 
kerusakanmaterial dan imaterial."Menurutkami, sudah sangat tepat apabila 
pemerintah menetapkan statusnya jadi bencananasional," ujar Ketua Umum Projo 
Arie Budi Setiadi melalui pesansingkatnya, Senin (20/8/2018).


Dengan ditetapkannya gempa bumi Lombok NTB sebagai bencana 
nasional,penanganannya pun diyakini akan lebih baik lagi. Khususnya soal 
pemulihanpsikologis masyarakat yang menjadi korban gempa bumi.


"Statusitu sangat dibutuhkan warga Lombok, NTB. Agar kita memberi perhatian 
lebihlagi, terutama menyangkut sosiologi dan psikologi sosial di NTB .Banyak 
wargacemas, was-was, takut, trauma dan penuh ketidakpastian," ujar Budi.

"Denganditetapkan oleh pemerintah sebagai Bencana Nasional, maka banyak pihak 
ataudunia internasional juga yang dapat ikut bergotong royong dan 
berkontribusiuntuk mengantisipasi dan memulihkan keadaan di Lombok," lanjut dia.

Sembarimenunggu pemerintah menetapkan peristiwa gempa bumi di Lombok, NTB 
sebagaibencana nasional, Projo berharap seluruh masyarakat Indonesia tetap 
membantumeringankan beban masyarakat korban gempa.
"Marikita sama- sama berdoa agar saudara- saudara kita di NTB diberi kekuatan 
dan kitasama- sama bergotong royong membantu untuk meringankan beban saudara- 
saudarakita di NTB," ujar Budi.
Penulis : Fabian Januarius Kuwado
Editor : Krisiandi

Kirim email ke