https://tekno.tempo.co/read/1120444/norwegia-uji-pesawat-listrik-2025-akan-terbangkan-penumpang/full&view=ok
Norwegia Uji Pesawat Listrik, 2025 Akan
Terbangkan Penumpang
Reporter:
Tempo.co
Editor:
Erwin Prima
Sabtu, 25 Agustus 2018 11:53 WIB
0 komentar
<https://tekno.tempo.co/read/1120444/norwegia-uji-pesawat-listrik-2025-akan-terbangkan-penumpang/full&view=ok#comments>
000
#
#
#
#
Norwegia uji pesawat listrik. Kredit: Reuters
<https://statik.tempo.co/data/2018/08/25/id_728687/728687_720.jpg>
Norwegia uji pesawat listrik. Kredit: Reuters
TEMPO.CO, Oslo - Norwegia menguji pesawat listrik
<https://tekno.tempo.co/read/858823/startup-ini-tawarkan-pesawat-bertenaga-listrik-easyjet-tergiur>
dua penumpang pekan lalu. Mereka memperkirakan awal untuk penerbangan
berpenumpang pada tahun 2025, jika teknologi penerbangan baru memenuhi
aturan Norwegia sebagai pembeli mobil listrik terbesar dunia.
Baca: Startup Ini Tawarkan Pesawat Bertenaga Listrik, Easyjet Tergiur
<https://tekno.tempo.co/read/858823/startup-ini-tawarkan-pesawat-bertenaga-listrik-easyjet-tergiur>
Baca: NASA Membangun Pesawat X-57 Tenaga Listrik
<https://tekno.tempo.co/read/782556/nasa-membangun-pesawat-x-57-tenaga-listrik>
Menteri Transportasi Norwegia, Ketil Solvik-Olsen dan Dag Falk-Petersen,
kepala Avinor yang dikelola negara dan bertugas mengelola sebagian besar
bandara di Norwegia, melakukan penerbangan beberapa menit di sekitar
bandara Oslo dengan pesawat Alpha Electro G2, yang dibuat oleh Pipistrel
di Slovenia.
"Ini adalah contoh pertama bahwa kita bergerak maju dengan cepat menuju
penerbangan yang lebih hijau," kata Solvik-Olsen kepada Reuters. "Kami
harus memastikannya aman - orang-orang tidak akan terbang jika mereka
tidak merasa aman."
Dalam waktu dekat, Avinor berencana meluncurkan penawaran tender untuk
menguji rute komersial yang diterbangkan dengan pesawat listrik kecil
dengan 19 kursi, mulai tahun 2025.
Solvik-Olsen mengatakan bahwa pembuat pesawat seperti Boeing dan Airbus
juga sedang mengembangkan pesawat listrik, didukung oleh harga
baterai yang sedang jatuh, sehingga layak untuk mencapai tujuan
pemerintah yakni membuat semua penerbangan listrik domestik di Norwegia
pada tahun 2040.
Falk-Petersen, sang pilot mengatakan bahwa pesawat dengan berat 570 kg,
diterpa angin namun jauh lebih tenang daripada pesawat konvensional yang
menggunakan bahan bakar fosil.
Masalah paling besar dari pesawat listrik memang dari segi berat, karena
baterai pada pesawat memiliki berat yang besar. Falk-Petersen dan
Solvik-Olsen mengatakan bahwa mereka telah menjalani diet ketat sebelum
penerbangan untuk mengurangi beban pesawat sebelum diterbangkan. "Istri
saya senang tentang itu," canda Solvik-Olsen.
Norwegia memang memimpin angka tertinggi di dunia untuk penjualan per
kapita mobil listrik seperti Tesla, Nissan Leaf atau Volkswagen Golf.
Mereka memiliki lebih banyak mobil listrik di jalan daripada negara lain
di dunia - kendaraan listrik dan hibrida mewakili lebih dari setengah
registrasi mobil baru pada tahun 2017.
Pada bulan Mei 2018, 56 persen dari semua mobil yang dijual di Norwegia
adalah listrik murni atau hibrida dibandingkan 46 persen pada bulan yang
sama tahun 2017, menurut statistik resmi.
Simak artikel lainnya tentang pesawat listrik
<https://www.tempo.co/tag/pesawat-listrik> di kanal Tekno Tempo.co.
REUTERS | GUARDIAN | M. ISA