https://news.detik.com/berita/d-4192345/bawaslu-loloskan-eks-koruptor-pdip-kami-tak-calonkan-
kader-korupsi
Jumat 31 Agustus 2018, 22:58 WIB
Bawaslu Loloskan Eks Koruptor, PDIP: Kami
Tak Calonkan Kader Korupsi
Faiq Hidayat - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4192345/bawaslu-loloskan-eks-koruptor-pdip-kami-tak-calonkan-kader-korupsi#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4192345/bawaslu-loloskan-eks-koruptor-pdip-kami-tak-calonkan-kader-korupsi#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4192345/bawaslu-loloskan-eks-koruptor-pdip-kami-tak-calonkan-kader-korupsi#>
10 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4192345/bawaslu-loloskan-eks-koruptor-pdip-kami-tak-calonkan-kader-korupsi#>
Bawaslu Loloskan Eks Koruptor, PDIP: Kami Tak Calonkan Kader Korupsi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Ari Saputra/detikcom)
*Jakarta* - Sejumlah Bawaslu
<https://www.detik.com/search/searchall?query=bawaslu> daerah meloloskan
eks koruptor menjadi bacaleg 2019. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
mengatakan partainya tidak mencalonkan kader korupsi.
"Kalau PDI Perjuangan taat bahwa di dalam proses pencalonan, kami tidak
akan mencalonkan yang punya persoalan-persoalan hukum, khususnya
korupsi," ujar Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (31/8/2018).
*Baca juga: *PKB: Pakta Integritas dari Bawaslu, Kok Loloskan Eks
Koruptor Nyaleg?
<https://news.detik.com/read/2018/08/31/181319/4191959/10/pkb-pakta-integritas-dari-bawaslu-kok-loloskan-eks-koruptor-nyaleg>
Hasto mengatakan PDIP berkomitmen memerangi korupsi di Indonesia. Jika
ada kader yang terkena operasi tangkap tangan (OTT), langsung diberi
sanksi pemecatan.
"Kami konsisten, khusus yang terkena korupsi itu, kami berikan sanksi
pemecatan, yang terkena OTT kami berikan sanksi pemecatan seketika. Ini
bagian dari komitmen partai karena tugas partai adalah membangun
peradaban Indonesia. Membangun Indonesia yang lebih baik," jelas Hasto.
"Indonesia yang maju, Indonesia yang berkeadaban, sehingga seluruh
prosesnya bisa dipertanggungjawabkan dan kami terus-menerus melakukan
perbaikan di internal untuk meningkatkan akuntabilitas kami di mata
rakyat," imbuhnya.
*Baca juga: *Putusan Bawaslu Loloskan Eks Napi Korupsi Nyaleg Bikin
Resah KPU
<https://news.detik.com/read/2018/08/31/171625/4191823/10/putusan-bawaslu-loloskan-eks-napi-korupsi-nyaleg-bikin-resah-kpu>
Diketahui, ada tiga mantan narapidana korupsi yang diloloskan Panwaslu
atau Bawaslu
<https://www.detik.com/tag/bawaslu-loloskan-koruptor-nyaleg/?_ga=2.182237543.1970529268.1534516005-1374390042.1497952583>
menjadi bakal caleg DPRD dan bakal calon anggota DPD, yaitu dari daerah
Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Utara, dan Aceh. Kemudian, jumlah itu
bertambah dua dari Parepare dan Rembang. Kelima mantan narapidana
korupsi ini lolos karena keputusan Bawaslu yang menyatakan
pendaftarannya memenuhi syarat.
Terakhir, M Taufik, yang merupakan Ketua DPD Gerindra DKI, juga
diloloskan untuk /nyaleg/ atas keputusan Bawaslu. Keputusan-keputusan
Bawaslu itu pun menjadi kontroversi.
*Baca juga: *Ini Argumen Bawaslu Loloskan M Taufik Nyaleg di Pemilu 2019
<https://news.detik.com/read/2018/08/31/175232/4191904/10/ini-argumen-bawaslu-loloskan-m-taufik-nyaleg-di-pemilu-2019>
Menko Polhukam Wiranto berencana memanggil Bawaslu untuk meminta
penjelasan. Namun panggilan ini bukan bersifat teguran.
"Tidak setiap lembaga berbeda pendapat, masyarakat jadi bingung. Karena
itu, nanti tentu saya koordinasikan. Nanti dengan lembaga terkait saya
panggil atau undang untuk kita rapatkan bersama, semangatnya bersama,"
ungkap Wiranto, Jumat (31/8).
*(fai/ams)
*