https://news.detik.com/berita/d-4193080/projo-ingatkan-sandiaga-jangan-seret-kampus-ke-
politik-praktis
Sabtu 01 September 2018, 19:10 WIB
Projo Ingatkan Sandiaga: Jangan Seret
Kampus ke Politik Praktis
Elza Astari Retaduari - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4193080/projo-ingatkan-sandiaga-jangan-seret-kampus-ke-politik-praktis#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4193080/projo-ingatkan-sandiaga-jangan-seret-kampus-ke-politik-praktis#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4193080/projo-ingatkan-sandiaga-jangan-seret-kampus-ke-politik-praktis#>
72 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4193080/projo-ingatkan-sandiaga-jangan-seret-kampus-ke-politik-praktis#>
Projo Ingatkan Sandiaga: Jangan Seret Kampus ke Politik Praktis Budie
Arie (Dok detikcom)
*Jakarta* - Bakal cawapres Sandiaga Uno
<https://www.detik.com/tag/sandiaga-uno/?_ga=2.55188907.1685707454.1534993067-662448606.1526031187>
menghadiri acara-acara mahasiswa di kampus. Organisasi relawan Joko
Widodo
<https://www.detik.com/tag/joko-widodo/?_ga=2.109702661.1685707454.1534993067-662448606.1526031187>,
Projo (Pro-Jokowi), meminta Sandiaga tidak menyeret kampus dalam politik
praktis.
"Jangan seret kampus dalam politik praktis. Biarkan kampus menjadi
lembaga pendidikan yang independen, objektif, dan netral," ujar Ketum
Projo Budi Arie Setiadi kepada wartawan, Sabtu (1/9/2018).
Budie menilai tindakan Sandiaga tidak etis menggunakan panggung kampus
sebagai sarana politik. Dia juga menyoroti soal kampanye Pilpres 2019
yang belum dimulai.
*Baca juga: *Sandi Datangi Universitas, PPP: Kampus Steril dari Politik
Partisan
<https://news.detik.com/read/2018/09/01/182012/4193041/10/sandi-datangi-universitas-ppp-kampus-steril-dari-politik-partisan>
"Menggunakan panggung kampus sebagai sarana politik sangat tidak etis.
Apalagi jadwal kampanye belum dimulai. Kecuali diselenggarakan resmi
oleh KPU," ucap Budie.
"Selama ini pascareformasi kampus sudah menjadi lembaga pendidikan yang
kredibel. Jangan ditarik mundur lagi," imbuhnya.
Projo mengimbau elite politik tidak menjadikan lembaga pendidikan
sebagai sarana politik, meski kampus memang merupakan peluang menggaet
kelompok milenial dan pemilih pemula. Kepada kubu Prabowo
Subianto-Sandiaga, Projo meminta untuk mematuhi aturan yang ada.
"Kami mengimbau kepada seluruh aktor politik agar menghormati
independensi kampus. Nilai-nilai luhur pendidikan, etika, dan kebebasan
akademik harus kita junjung tinggi. Jangan direndahkan hakekat kampus,"
kata Budie.
*Baca juga: *Anggota Komisi X: Ketua MPR Jangan Bawa 'Ganti Presiden' ke
Kampus
<https://news.detik.com/read/2018/08/30/103435/4189218/10/anggota-komisi-x-ketua-mpr-jangan-bawa-ganti-presiden-ke-kampus>
"Kampanye harus ikut aturan. Jangan semaunya sendiri. Demokrasi harus
ikut aturan dan menghormati nilai-nilai yang dijunjung perguruan tinggi.
Warga kampus berhak berpolitik tapi kampus nya sendiri harus/back to
basic/," sambung mantan aktivis UI '98 itu.
Sandiaga pada pekan ini datang ke acara Universitas Muhammadiyah Jakarta
(UMJ) bersama Ketua MPR sekaligus Ketum PAN, Zulkifli Hasan. Saat itu
Zulkifli mempromosikan Sandiaga sebagai cawapres. Zulkifli juga
menyinggung soal ganti presiden.
Sedangkan pada hari ini, Sandiaga mengisi kuliah perdana mahasiswa baru
di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka. Ia didampingi politikus
Partai Demokrat (PD) Andi Nurpati.
Di Uhamka, Andi Nurpati juga mempromosikan Sandiaga. Meski tidak
menyebut soal ganti presiden, ia berbicara soal ganti pemerintah.
"Kita perlu tangan tangan seperti Mas Sandi untuk memperbaiki,
memperbarui, bahkan mengganti sebuah kebijakan-kebijakan tentang bidang
ekonomi yang beliau sudah ahlinya di situ. Karena itu, kami yakin Mas
Sandi mampu memperbaiki kondisi bangsa Indonesia, kembalikan hak-hak
masyarakat kita, bantuan-bantuan jangan dicabut. Jangan dimahalkan harga
sembako, listrik," sebut Andi.
"Kita semua terenyuh dengan melihat kondisi keadaan belakangan ini.
Karena itu, mari kita semua bekerja bersama-sama untuk memperbaiki dan
mengganti pemerintahan yang tak bisa mampu melaksanakan tugas dan
kewajibannya sesuai dengan konstitusi dan undang-undang," tambahnya.
*(elz/fdn)*