Tahu salah.

Tempe salah.

Kedelai salah.

 

Gimana caranya utk tidak salah?

Melarang import kedelai?

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Friday, September 14, 2018 4:53 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Koalisi Prabowo-Sandiaga usul debat capres-cawapres 
gunakan bahasa Inggris

 

  

Capres A ngecap no.1 soal tebalnya ukuran tahu.

Pendukung hiruk-pikuk makan tahu sambil jualan kaos 
“#2019TahuTebalDuaKaliLipat” 

Pengamat membumbui: capres A terukur dan sistematis.

Media menggoreng: Hebat! Infrastruktur tahu berhasil!!

 

Capres B ngecap no.1 soal renyahnya keripik tempe 

Pendukung tempik-sorak “#2019TempeKuTempeMu” 

Pengamat membumbui: capres B taktis dan efisien.

Media menggoreng: Merinding! Tempe go milenial!

 

Hasilnya, botol kecap mana pun yang menang tetap saja

menguntungkan negara produsen kedelai. Meraup dollar

lewat importir kedelai nasional.

 

 

--- lusi_d@... wrote:

 

Supaya mudah diikuti, diketahui dan dikontrol oleh conglomerasi dan

berbagai macam capital netzwork internasional. Hargailah Bahasa

Nasional kita sendiri. Janganlah berjiwa kintel!!! Atau memang mengidap

penyakit rendah-diri atau masih merindukan mentalitas kolonial?


Am Thu, 13
Sep 2018 17:10:18 +0200 schrieb Awind :

> Bicaralah dengan bahasa Indonesia yang baik.
> Debat capres-cawapres untuk bangsa Indonesia ataukah Inggris?
> Lucu kalau ditujukan kepada bangsa Indonesia menggunalan bahasa
> Inggris apakah maksudnya yang dibicarakan agar tidak dipahami oleh
> sebagian besar penduduk Indonesia ataukah mau membodohi rakyat?
> 
> AA
> 
> https://www.antaranews.com/berita/748076/koalisi-prabowo-sandiaga-usul-
> debat-capres-cawapres-gunakan-bahasa-inggris
> 
> Koalisi Prabowo-Sandiaga usul
> debat capres-cawapres gunakan
> bahasa Inggris
> 
> Kamis, 13 September 2018 21:46 WIB
> 
> Arsip Sekretaris Fraksi PAN DPR Yandri Susanto memberikan keterangan 
> pers terkait revisi UU KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,
> Rabu (24/2/2016). Dalam keterangannya, Fraksi PAN mendesak DPR dan
> pemerintah untuk menarik revisi UU KPK dari Prolegnas Prioritas 2016
> guna menghentikan kegaduhan yang tidak kunjung selesai. (ANTARA
> FOTO/Sigid Kurniawan)
> 
> Jakarta (ANTARA News) - Koalisi partai politik pengusung pasangan
> bakal calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga
> Uno mengusulkan agar debat capres-cawapres diselingi bahasa Inggris.
> 
> "Boleh juga kali ya (debat menggunakan bahasa Inggris). Ya makanya 
> hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," kata Ketua DPP PAN
> Yandri Susanto di Rumah Pemenangan PAN, di Jalan Daksa, Jakarta,
> Kamis.
> 
> Menurut Yandri tidak masalah jika debat pasangan calon (paslon) 
> menggunakan bahasa Inggris karena pemimpin Indonesia terpilih
> nantinya akan bergaul dan berbicara di dunia internasional
> menggunakan Bahasa Inggris.
> 
> Dia menilai tidak masalah menggunaan bahas Inggris dalam debat 
> capres-cawapres walaupun dalam UU tentang kebahasaan itu wajib 
> disampaikan dalam pidato resmi.
> 
> "Namun karena presiden bergaul di dunia internasional, supaya tidak
> ada kesalahan komunikasi dan salah tafsir dari lawan bicara, ya
> memang penting juga calon presiden matang dalam menguasai bahasa luar
> dari bahasa Indonesia itu," ujarnya.
> 
> Namun dia menjelaskan aturan teknis dalam debat capres-cawapres
> seperti penggunaan bahasa Inggris harus dibicarakan dengan KPU lalu
> terkait format debat dan porsi cawapres dalam menyampaikan visi misi.
> 
> Yandri mengatakan, mitra koalisi Prabowo-Sandiaga akan merinci model 
> debat paslon dan berharap pekan depan teknis dari model debat
> tersebut selesai.
> 
> Selain teknis debat memakai Bahasa Inggris menurut dia, koalisi 
> Prabowo-Sandiaga juga menginginkan pemaparan kandidat tidak dibatasi 
> dalam beberapa menit.
> 
> Pewarta: Imam Budilaksono
> Editor: Kunto Wibisono
> COPYRIGHT © ANTARA 2018
> 

 



Kirim email ke