Ijtimak Ulama II: Pakta integritas ditandatangani otomatis dukungan ke
Prabowo-Sandiaga
Minggu, 16 September 2018 12:25 WIB
Ijtimak Ulama II: Pakta integritas ditandatangani otomatis dukungan ke
Prabowo-Sandiaga
Ketua GNPF Yusuf Muhammad Martak (dua dari kiri) dalam konferensi pers
Ijtima Ulama II di Jakarta, Minggu. (16/9/2018) (M Arief Iskandar)
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF)
Ustadz Yusuf Muhammad Martak mengatakan, ijtimak ulama II akan
memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden,
Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, dengan keharusan menandatangani pakta
integritas yang dihasilkan dalam sidang ijtimak II tersebut.
"Ijtimak ini rangkaiannya adalah penandatanganan pakta integritas,
apabila pakta integritas ditandatangani berarti ada keseriusan Bapak
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan menjalankan komitmennya semua
yang di rekomendasikan melalui pakta integritas yang disampaikan oleh
ijtima ulama, tatkala itu akan di tandatangani maka otomatis dukungan
akan diberikan ke Bapak Prabowo," katanya dalam konferensi pers awal di
sela-sela ijtimak ulama II yang digelar di Jakarta, Minggu.
Yusuf menyampaikan terdapat sejumlah poin dalam pakta integritas yang
disodorkan kepada pasangan calon Prabowo dan Sandiaga, dan tidak ada
satupun poin terkait dengan posisi GNPF.
"Pakta integritas yang disampaikan yang intinya dari GNPF tidak ada
usulan atau memohon jabatan apapun, kita berbuat tanpa pamrih, tanpa
bergaining, kita berbuat untuk bangsa dan negara dan demi keselamatan
umat Islam di Indonesia jangan sampai merasakan ketidakadilan, kita
butuh keadilan yang sama, yang equal, baik kepada umat Islam maupun
agama-agama lain," katanya.
Rencananya pasangan Prabowo - Sandiaga Uno akan datang ke ijtima ulama
II pada siang hari, sesuai kesepakatan, katanya.
Ia menyampaikan, seluruh langkah-langkah yang diambil GNPF dan Ijtima
Ulama telah dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan Habib Rizieq
Syihab di Mekah, Arab Saudi.
Sementara itu, Yusuf mengatakan, dukungan ke Prabowo - Sandiaga tidak
bertentangan dengan ijtimak uIama yang merekomendasikan Salim Segaf Al
Jufri dan Ustad Abdul Somad sebagai calon wakil presiden.
Menurut dia, pada Ijtima Ulama I menginginkan pergantian presiden dalam
pemilu 2019. "Ijtimak Ulama II saya kira tetap konsisten," katanya.
Pewarta: M Arief Iskandar
Editor: Kunto Wibisono
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com