Budi Waseso dan Enggartiasto Duduk Bersama Bahas Impor Pangan
Reporter:
Fajar Pebrianto
Editor:
Dewi Rina Cahyani
Senin, 24 September 2018 09:37 WIB
0KOMENTAR
<https://bisnis.tempo.co/read/1129451/budi-waseso-dan-enggartiasto-duduk-bersama-bahas-impor-pangan/full&view=ok#comments>
000
#
#
#
#
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso saat melakukan konferensi pers
terkait rapat koordinasi operasi pasar di gedung Bulog, Rabu, 19
September 2018. TEMPO/Kartika Anggraeni
<https://statik.tempo.co/data/2018/09/19/id_734743/734743_720.jpg>
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso saat melakukan konferensi pers
terkait rapat koordinasi operasi pasar di gedung Bulog, Rabu, 19
September 2018. TEMPO/Kartika Anggraeni
TEMPO.CO, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) hari ini
menyelenggarakan diskusi Ketahanan Pangan Nasional Tahun Politik 2019.
Dalam acara ini, Kadin mengundang secara bersamaan dua pejabat yang
sebelum sempat berpolemik, yaitu Direktur Utama Perum BulogBudi
Waseso<https://www.tempo.co/tag/budi-waseso>dan Menteri Perdagangan
Enggartiasto Lukita.
*Baca juga:Ogah Bicara Banyak, Kwik Kian Gie: Kontroversi Impor Beras,
Keras
<https://bisnis.tempo.co/read/1128852/ogah-bicara-banyak-kwik-kian-gie-kontroversi-impor-beras-keras>*
Dalam undangan yang diperoleh Tempo, acara ini bakal diisi oleh sejumlah
narasumber lainnya seperti Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani, Wakil
Ketua Umum Kadin Bidang Agribisnis, Pangan, dan Kehutanan Franky O.
Widjaja, Komite Ketahanan Pangan Kadin Fransiscus Welirang, dan
perwakilan Kementerian Pertanian.
Acara ini bakal diadakan di Ruang Training, Menara Kadin Indonesia,
Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. "Senin, 24 September 2018,
pukul 09.00 WIB sampai selesai," demikian keterangan dalam undangan
tersebut, Minggu, 23 September 2018.
Sebelumnya, Budi dan Enggar memang sempat bersilang pendapat di media
terkait keputusan impor beras tahun 2018. Budi mengatakan stok beras
cukup sampai Juli 2019 sehingga tak perlu lagi impor beras. Menamggapi
hal itu, Enggar mengatakan bahwa pemerintah telah memutuskan bersama
kuota impor tahun ini mencapai 2 juta ton tahun ini dan persoalan gudang
tidak menjadi urusannya.
Budi<https://bisnis.tempo.co/read/1129364/ombudsman-soroti-polemik-impor-beras-budi-waseso-enggartiasto>Waseso<https://bisnis.tempo.co/read/1129364/ombudsman-soroti-polemik-impor-beras-budi-waseso-enggartiasto>balik
menimpali pernyataan Enggar bahwa persoalan penyimpanan beras ini harus
menjadi urusan bersama sebagai sesama lembaga pemerintah. Kalau pun
tetap dilakukan impor tambahan hingga akhir tahun, Budi meminta
beras-beras itu disimpan saja di kantor Kementerian Perdagangan.
ADVERTISEMENT
Walhasil akibat kejadian ini, istana sampai harus turun tangan dan
meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengajak
keduanya duduk bersama. Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan kisruh
ini terjadi akibat masalah komunikasi antara keduanya. "Enggar boleh
begitu, semua harus terkoordinasi dengan baik," kata dia, Kamis, 20
September 2018.
FAJAR PEBRIANTO | FRISKI RIANA
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com