Benda-benda seperti itu tiap tahun atau enam bulan sekali harus dicek
apakah berfungsi atau tidak, kalau kurang atau tidak berfungsi harus
dibetulkan atau diganti. kalau dibiarkan tentu saja bisa hasil memberi
peringatan sama dengan nol besar.
Mungkin saja ada biaya untuk benda-benda itu  untuk secara rutin diperiksa,
tetapi seperti dimaklumi pejabat-pejabat rezim neo-Mojopahit terdiri dari
tukang catut diberbagai cabang dan tingkat  administrasi rezim berkuasa
maka tidak heran jika aknyaibatnya tidak ada signal waktu terjadi gempa
bumi dan signal tentang akan ada tsunami.

Kirim email ke