https://bisnis.tempo.co/read/1135754/pertama-di-indonesia-daerah-ini-gunakan-aspal-jalan-dari-karet/full&view=ok
Pertama di Indonesia, Daerah Ini Gunakan Aspal
Jalan Dari Karet
Reporter:
Parliza Hendrawan (Kontributor)
Editor:
Ali Akhmad Noor Hidayat
Jumat, 12 Oktober 2018 20:45 WIB
0 komentar
<https://bisnis.tempo.co/read/1135754/pertama-di-indonesia-daerah-ini-gunakan-aspal-jalan-dari-karet/full&view=ok#comments>
000
#
#
#
#
Petugas mengaspal jalan yang akan digunakan untuk jalan tol fungsional
di kawasan Pemalang-Batang, Jawa Tengah, Kamis, 7 Juni 2018. Petugas
terus melakukan berbagai persiapan untuk memberikan kenyamanan bagi
pemudik, yang akan melintasi jalur tersebut. ANTARA/Muhammad Adimaja
<https://statik.tempo.co/data/2018/06/07/id_710841/710841_720.jpg>
Petugas mengaspal jalan yang akan digunakan untuk jalan tol fungsional
di kawasan Pemalang-Batang, Jawa Tengah, Kamis, 7 Juni 2018. Petugas
terus melakukan berbagai persiapan untuk memberikan kenyamanan bagi
pemudik, yang akan melintasi jalur tersebut. ANTARA/Muhammad Adimaja
*TEMPO.CO*, *Palembang -*Jalan di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera
Selatan mulai mengaplikasikan penggunaan karet alam sebagai bahan
campuran aspal <https://www.tempo.co/tag/aspal>. Pada tahap awal,
penerapan hasil termuan terkini ini dilakukan di desa Mulya Rejo B4
Kecamatan Sungai Lilin dengan panjang jalan 465 meter.
Baca: PUPR Sebut Barang Impor di Proyek Infrastruktur Hanya Aspal
<https://bisnis.tempo.co/read/1123840/pupr-sebut-barang-impor-di-proyek-infrastruktur-hanya-aspal>
Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan penggunaan karet dalam aspal jalan
raya sebagai salah satu upaya mengangkat harga karet yang dijual jauh di
bawah ongkos produksi dalam tiga tahun terakhir ini. "Jalan 465 meter
ini menyerap 8,49 ton karet alam milik petani rakyat," katanya, Jumat,
12 Oktober 2018.
Dodi menuturkan anjloknya harga karet di kalangan petani rakyat membuat
keprihatinan banyak pihak. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
berkomitmen untuk mencari solusi alternatif untuk mendongkrak
pemanfaatan Karet Muba sebagai bahan campuran pembangunan infrastruktur
jalan aspal bercampur karet.
Aspal berbahan campuran karet itu menggunakan teknologi pembangunan
Aspal Hotmix Menggunakan Campuran Serbuk Karet Alam Teraktivasi (SKAT).
Plt. Kepala Dinas PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori
mengatakan pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet di Muba
menggunakan dana APBD Tahun Anggaran 2018 dan menelan anggaran sebesar
Rp 1,8 miliar. Ke depan pihaknya akan berinovasi kembali menggunakan
teknologi berbasis latek. Selain itu keunggulan aspal karet ini adalah;
perkerasan aspal tahan terhadap temperatur dan deformasi, lebih lentur
dan fleksibel, kedap air. "Yang penting juga ini lebih tahan lama dan
mengurangi kebisingan jalan raya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puslitbang Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang
Kementerian PU PR, Deded Permadi Sjamsudin mengatakan pembangunan jalan
aspal berbahan campuran karet di Kabupaten Musi Banyuasin merupakan
penerapan pertama di Indonesia.
Dia berharap ke depanya perbaikan ruas jalan di Kabupaten Muba akan
konsisten menggunakan metode pembangunan jalan aspal
<https://bisnis.tempo.co/read/1123840/pupr-sebut-barang-impor-di-proyek-infrastruktur-hanya-aspal>
berbahan campuran karet alam.