Pelaku usaha diajak terapkan gaya hidup syariah
Selasa, 16 Oktober 2018 10:32 WIB
Pelaku usaha diajak terapkan gaya hidup syariah
Ilustrasi - Gubenur Kalimantan Barat Sutarmidji menerima plakat dari
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Pontianak, Kalbar,
Jumat (7/9/2018) (ANTARA/Desi Purnamawati)
*Dalam agama Islam sudah diajarkan bagaimana kita hidup ber-syariah
dengan memanfaatkan dan menjaga kekayaan kita secara Islami*
Pontianak (ANTARA News) - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengajak
para pemuda dan pelaku usaha yang ada di provinsi itu untuk menjalankan
gaya hidup syariah, sebagai upaya menumbuhkan nilai Islami dalam
kehidupan sehari-hari.
"Saya berharap tak hanya gaya hidup syariah saja yang ditampilkan, namun
ekonomi syariah juga harus ditampilkan dalam ajang Festival Gaye Syariah
(Fegas) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak," kata
Sutarmijdi di Pontianak, Selasa.
Ke depan, katanya, para pelaku usaha yang bersyariah juga bisa
diterapkan dan paham dengan aturan-aturan syariah supaya bisa berkembang
dengan pesat.
"Pemerintah daerah sangat dukung kegiatan Fegas ini dan sebagai sarana
berbagi kabar tentang gaya hidup syariah," ujarnya.
Sutarmidji mengambil contoh perbankan bersyariah itu untuk saat ini
sangat berkembang dan peluangnya pun makin besar di Indonesia terutama
di Kalbar. Meski berkembang sangat pesat, ia melihat banyak pelayanan
tidak dijalankan secara syariah. "Ini yang menjadi permasalah di
masyarakat," ucapnya.
"Ini yang secara bersama-sama dikabarkan kepada masyarakat terus
menerus," katanya.
Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu menambahkan, pasar modal juga
harus diterapkan secara syariah. Pasar modal jangan bertentangan dengan
sistem syariah dan di sisi lain perlu pemahaman masyarakat tentang pasar
modal secara ber-syariah.
"Kita jangan kalah bersaing dengan bank konvensional dan lembaga
keuangan lainnya," kata Sutarmidji.
Ia juga berharap anak muda untuk berpola hidup syariah dalam praktik
hidup sehari-hari di masyarakat. "Dalam agama Islam sudah diajarkan
bagaimana kita hidup ber-syariah dengan memanfaatkan dan menjaga
kekayaan kita secara Islami," kata Sutarmidji.*
*Baca juga:Bappenas: Peta jalan ekonomi syariah rampung akhir tahun
<https://www.antaranews.com/berita/749661/bappenas-peta-jalan-ekonomi-syariah-rampung-akhir-tahun>*
*Baca juga:Resistensi syariah dalam keuangan konvensional
<https://www.antaranews.com/berita/757688/resistensi-syariah-dalam-keuangan-konvensional>*
Pewarta:Rendra Oxtora
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com