Outsourcing itu ada yang seperti kerja gelap, tetapi ada juga yang kerja
resmi.
1. Yang seperti kerja gelap : Pekerjaan bikin onderdil mobil di rumah2
dengan mesin bubut seperti di
Jepang, Jerman. juga untuk alat2 rumah tangga. Ini mengurangi jumlah
buruh di pabrik.
Pekerjaan seperti mengisi kantong cellophan dengan kacang, bumbu
pecel, bumbu ado2 dll. an
mensealnya.
2. Di Belanda banyak perusahaan outsourcing, ada yang perusahaan
perseorangan, ada yang perusahaan besar.
Yang perusahaan besar terutama di bidang IT, yang kirim orang untuk
menyelesaikan suatu proyek dari
perusahaan yang menyewa.
Ada perusahaan outsourcing khusus mengerjakan pekerjaan membersihkan
kantor , perusahaan2, tempat
praktijk dokter setiap hari sehabis jam kerja, seluruh bangunan
(apartemen2, sekali dalam dua minggu).
Pekerjanya terima gaji bulanan dari perusahaan outsourcing. Manager
dari outsourcing yang mengatur
grup2 pergi kerja, dan managernya mengontrol tiap kali apa langganan
puas.
Yang kecil2, perorangan terima pekerjaan pasang lemari, pasang dapur
dari perusahaan besar penjual lemari, dapur dll.
Di tempat saya kerja dulu, lama2 tidak punya monteur sendiri. yang
rumit, telpon perusahaan outsourcing yang kirim monteur.
Juga kalau lift rusak. Sudah ada kontraknya, pagi, siang malam harus
datang paling lambat dalam 6 jam.
https://www.thebalance.com/why-do-companies-outsource-2553035