http://www.balipost.com/news/2017/10/20/25425/Cokelat-Ternyata-Lindungi-Otak-dari...html
Cokelat Ternyata Lindungi Otak dari
Gangguan Kognitif
Jumat, 20 Oktober 2017 | 12:51:13
Berbagi di Facebook
<https://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.balipost.com%2Fnews%2F2017%2F10%2F20%2F25425%2FCokelat-Ternyata-Lindungi-Otak-dari...html>
Tweet di Twitter
<https://twitter.com/intent/tweet?text=Cokelat+Ternyata+Lindungi+Otak+dari+Gangguan+Kognitif&url=http%3A%2F%2Fwww.balipost.com%2Fnews%2F2017%2F10%2F20%2F25425%2FCokelat-Ternyata-Lindungi-Otak-dari...html&via=balipostcom>
*
*
Ilustrasi. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Cokelat ternyata tak hanya enak
dikonsumsi. Kandungan dalam cokelat bisa membantu kita
menjaga kesehatan, salah satunya melindungi otak dari
gangguan kognitif.
Dikutip dari klikdokter.com, sebuah penelitian mengungkapkan, makan
cokelat secara teratur dapat membantu fungsi otak. Hal ini disebabkan
oleh kandungan biji kakao merupakan sumber senyawa neuroprotektif alami.
“Pemberian flavanol yang terdapat di biji kakao secara rutin dapat
menyebabkan efek kognitif meningkat, mempertahankan kinerja terutama
dalam kondisi yang menuntut kognitif, termasuk kelelahan dan kesulitan
tidur,” kata penulis Valentina Socci dan Michele Ferrara dari
Universitas L’Aquila, Italia.
Para peneliti melakukan meta-analisis dan menemukan bahwa flavanol
memiliki efek menguntungkan pada sirkulasi darah di otak dan
meningkatkan kecepatan pemrosesan citra visual.
Senada dengan hal itu, sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal
Appetite, mengungkapkan, konsumsi cokelat ternyata terkait dengan
peningkatan kinerja kognitif seseorang. Periset melihat data yang
dikumpulkan selama studi sebelumnya di mana peserta diukur asupan
makanan dan faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Baca juga: Konsumsi Garam Terlalu Banyak, Ini Bahayanya untuk Otak
<http://www.balipost.com/news/2018/02/06/36721/Konsumsi-Garam-Terlalu-Banyak,Ini...html>
Selain itu, peserta juga diberi serangkaian tes yang dirancang untuk
mengukur fungsi kognitif. “Konsumsi cokelat yang lebih sering, dikaitkan
secara signifikan dengan kinerja yang lebih baik pada tes Memori dan
Organisasi Visual-Spasial, Memori Kerja, Pemindaian dan Pelacakan, dan
Penalaran Abstrak,” kata periset.
Sedangkan menurut sebuah studi dari The Cocoa, Cognition, and Aging
(CoCoA) yang diterbitkan dalam jurnal medis Hypertension tahun 2012
menunjukkan, kinerja tes kognitif mengalami peningkatan secara
signifikan pada orang tua dengan gangguan kognitif ringan yang
mengonsumsi kakao setiap hari.
Temuan ini mengungkapkan, bahwa flavanol mampu meningkatkan aliran darah
ke otak, mendorong pembentukan dan memperbaiki neuron, meningkatkan
hubungan antara neuron, dan melindungi neuron dari kematian akibat
radikal bebas.
Pada dasarnya semua cokelat memiliki flavanol lantaran terjadi secara
alami pada kakao. Namun diantara jenis lainnya, disarankan Anda makan
cokelat hitam (dark chocolate) karena lebih banyak mengandung flavanol
yang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak Anda. (Goes Arya/balipost)