*Peter O’Neil: Papua Nugini Berharap Bekerja Sama Tiongkok dalam
Perkembangan Pasifik Selatan*
2018-11-13 10:13:21
http://indonesian.cri.cn/20181113/d671e20d-e692-3993-2a2f-aa1b83df2e7c.html
Menjelang kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Papua Nugini,
Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neil sempat diwawancarai media
Tiongkok. Ia mengatakan, tanpa bantuan Tiongkok, Papua Nugini tidak
mungkin mengalami perkembangan yang pesat, juga tidak mungkin
menyelenggarakan pertemuan APEC ke-26.
Mengenai kunjungan perdana Xi Jinping ke Papua Nugini, Peter O’Neil
menyatakan, hubungan kedua negara sudah memasuki periode terbaik
sepanjang sejarah. Ia dan rakyat Papua Nugini menyambut kunjungan
Presiden Xi ke negerinya.
O’Nei menyatakan, Papua Nugini memandang penting posisi dan pengaruh
Tiongkok di dunia internasional, dan berharap dapat bekerja sama dengan
Tiongkok untuk berbagi peluang perkembangan di kawasan Pasifik Selatan.
Ini akan mendorong perkembangan diri sendiri Papua Nugini, juga akan
membawa peluang perkembangan yang lebih besar bagi negara-negara
kepulauan lainnya di kawasan ini.
“Kawasan Pasifik Selatan tengah mengalami perkembangan, begitu pula
hubungan antara negara-negara di Pasifik Selatan dengan Tiongkok. Kami
berpendapat bahwa kehadiran Tiongkok di kawasan ini mempunyai arti
signifikan, dan oleh karena itulah, kunjungan Presiden Xi ke Papua
Nugini akan mempunyai arti yang penting. Kawasan Pasifik Selatan
menghadapi banyak masalah, termasuk perubahan iklim dan kenaikan
permukaan laut. Kami dengan antusias berharap Presiden Xi dapat
memaparkan pendapatnya mengenai isu-isu tersebut,” demikian ujar Peter
O’Neil saat diwawancarai media Tiongkok.
Tiongkok adalah mitra perdagangan terbesar ketiga bagi Papua Nugini,
yang sekaligus adalah sasaran kerja sama investasi terbesar serta
pensuplai energi penting bagi Tiongkok di kawasan tersebut. Di antara
negara-negara kepulauan di Pasifik Selatan, Papua Nugini adalah negara
pertama yang menandatangani perjanjian kerja sama terkait inisiatif Belt
and Road dengan Tiongkok. Ia mengatakan, Papua Nugini dengan tegas
mendukung inisiatif Belt and Road yang diprakarsai oleh Tiongkok.
“Hasil-hasil perkembangan yang dicapai Tiongkok sangat mengagumkan. Saya
berpendapat bahwa banyak negara telah mendapat manfaat dari inisiatif
Belt and Road yang diajukan oleh Presiden Xi Jinping. Bagi negara-negara
berkembang seperti Papua Nugini, ini adalah inisiatif yang mulia, dan
akan menyediakan peluang baru bagi Papua Nugini untuk memperoleh
investasi dan melakukan pembangunan infrastruktur. Berkat inisiatif
tersebut, taraf hidup rakyat Papua Nugini juga telah ditingkatkan,”
demikian papar Perdana Menteri Papua Nugini O’Nei kepada media Tiongkok.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com