*Komunis dan ajarannya dibenci dan dilarang di NKRI. Menurut paham politik rezim neo-Mojopahit sangat berbahaya, karena dikatakan anti Tuhan. Anti Tuhan adalah iblis dan seytan, entah mungkin sekali juga gundruwo yang dikatakan oleh Jokowi beberapa hari lalu. Anti Tuhan berarti kalau misalnya mereka yang anti Tuhan menguasai maka umat akan ditindas habis-habisan dan bukan itu saja, tetapi juga hari kemudian menjadi gelap, karena umat tidak bisa masuk surga, langsung ke neraka dan dipanggang seperti sate madura nan lezat bagi santapan iblis dan seythan. Jadi rugi busaaaaar. maka oleh sebab Jokowi bilang kalau ada komunis di NKRI harus dilenyapkan. Bukan hanya Jokowi, tetapi juga para pendukungnya, partai politik baik yang berasaskan agama maupun yang menyebutkan diri mereka sambil bertepuk dada aku nasionalis, aku pancasilais anti komunis!*
Apakah tidak janggal atau aneh bin ajaib kalau rezim neo-Mojopahit mau kembangkan ekonomi NKRI dengan bantuan Tiongkok yang komunis? Apakah tidak sebaiknya kembangkan ekonomi dengan bantuan Arab Saudia yang diidolkan oleh mayoritas penduduk. Ada keuntungan sangat kalau dibantu kembangkan ekonomi oleh Arab Saudi, sebab Taman Firdaus akan membuka pintu gerbanya lebar, selebar mungkin untuk warga NKRI Siapa tahu kalau Imam Besar Habib Rizieg sudah mempelajari prosedur acara jasmaniah dan rochania kehidupan kekal di sebrang sana itu.
