Gula semut itu termasuk produksi yang diusahakan oleh kawan-kawan Seruni. 
Silahkan nonton videonya di bawah ini.
Ren Anggun


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Ren Anggun

Selamat pagi Guys ..... Perkenalkan ini Gula Semut Wong Tani, Ini bagus banget 
untuk kesehatan rendah kalori, ...
 |

 |

 |




    On Thursday, November 15, 2018, 3:25:50 PM GMT+1, Awind 
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:  
 
     
 


 
 
http://www.balipost.com/news/2018/11/15/61402/Produksi-Gula-Semut-Baik-Untuk...html
 
    Berbagi di Facebook   Tweet di Twitter       
   -    
 
   -     
 
     Proses pembuatan gula semut. (BP/nan)  
AMLAPURA, BALIPOST.com – Desa Amerta Bhuana, Selat, Karangasem membuat trobosan 
baru. Mereka memproduksi gula semut dengan bahan baku tuak aren hasil produksi 
warganya. Gula semut ini menggunakan bahan baku tuak manis dan juga gula merah. 
Bahan baku berupa tuak sendiri diambil di warga setempat.
   
Langkah ini juga untuk mengurangi produksi tuak wayah atau tuak yang mengandung 
alkohol karena kerap digunakan minum minum. Dengan diproduksi menjadi gula 
semut, maka akan mengurangi tuak wayah untuk minum minum.
 
Ketua Kelompok Gula Semut Ambu, Komang Arnawa, mengungkapkan, gula semut 
tersebut merupakan gula merah yang di kristalkan dengan di open dan di 
keringkan. Dimana untuk gula semut ambu ini dipergunakan adalah tuak arena tau 
jaka.
 
Sementara bisa juga menggunakan tuak Kelapa dan Tuak ental. Sementara untuk 
tuak Kelapa dan Tuak Aren diakui cukup bagus untuk gula semut.  Untuk 
mengasilkan gula dengan kwalitas bagus tergantung juga lau atau ramuan yang 
digunakan pada tuak. Biasanya dengan campuran Las Nangka maka warga tuak akan 
bagus dan gulanya juga bagus.
 
“Gula ini sangat bagus untuk diabet dan juga mencegah diabet. Untuk diabet 
boleh karena ini pemanis alami bukan buatan,”ujar
 
Arnawa menambakan, salah satu kendalanya adalah soal kandungan air.
 
Nmaun hanya saja sekarang sudah ada solusi dengan mesin open bantuan 
pemerintah. Mesin ini mempu membuat kandungan air menjado nol persen. Dengan 
kandungan air seperti ini maka gule semut akan semakin awet dan bisa tahan 
sampai satu tahun. “Kalau banyak air cepat lengkat,” ujarnya.
  Baca juga:  Palebon Ida Pedanda Gede Telaga akan Digelar 31 Agustus  
Karena itu kadar air harus sesuai standar. Sementara untuk warga memang beda 
antara satu dengan yang lainya tergantung bahan baku atau jenis tuak yang 
dipergunakan. “Ada yang coklat ada yang coklat muda tergantung tuaknya,” 
ujarnya.
 
Industri ini dalam satu hari dibatasi dengan 25 kg produksi. Sementara untuk 40 
liter tuak bisa mengasilkan 15 kg gula semut. Untuk harga per kolinya diakui 
memang mahal. Ini karena bahan bakunya yakni tuak juga mahal. “Per kilo kita 
jual Rp 150 ribu,” ujarnya.
 
Sementara untuk membuat gula semut dari tuak butuh waktu 4 jam. Tuak di rebus 
dengan kompor sampai jadi gula, kemudian di kristalkan. Kemudian gula yang 
sudah di kristalkan di open agar kandungan airnya betul betul habis. Untuk 
pemasaran sendiri memang belum dilakukan. Namun demikian pihaknya mengaku sudah 
beberapa kali ikut pemeran. “Kalau penjualan baru lokalan saja,” tambahnya.
 
Kata dia, sebelumnya masyarakat juga sempat dilakukan pelatihan. Mereka ini 
juga dilatih membuat gula merah dan gula semut. Gula merah yang dibentuk juga 
nantinya akan diambil kelompok ini dan dikristalkan jadi gula semut. Sementara 
untuk bahan baku sepeti tuak diakui sangat melimpah. (eka prananda/balipost)
 
 
           
 
 

 
 

 
 

 
 

 
 

 
  #yiv8630219381 #yiv8630219381 -- #yiv8630219381ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-mkp #yiv8630219381hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-mkp #yiv8630219381ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-mkp .yiv8630219381ad 
{padding:0 0;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-mkp .yiv8630219381ad p 
{margin:0;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-mkp .yiv8630219381ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-sponsor 
#yiv8630219381ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-sponsor #yiv8630219381ygrp-lc #yiv8630219381hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-sponsor #yiv8630219381ygrp-lc .yiv8630219381ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8630219381 #yiv8630219381actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8630219381
 #yiv8630219381activity span {font-weight:700;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv8630219381 #yiv8630219381activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8630219381 #yiv8630219381activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv8630219381 #yiv8630219381activity span 
.yiv8630219381underline {text-decoration:underline;}#yiv8630219381 
.yiv8630219381attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv8630219381 .yiv8630219381attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv8630219381 .yiv8630219381attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv8630219381 .yiv8630219381attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8630219381 .yiv8630219381attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv8630219381 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv8630219381 .yiv8630219381bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8630219381 
.yiv8630219381bold a {text-decoration:none;}#yiv8630219381 dd.yiv8630219381last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8630219381 dd.yiv8630219381last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8630219381 
dd.yiv8630219381last p span.yiv8630219381yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv8630219381 div.yiv8630219381attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv8630219381 div.yiv8630219381attach-table 
{width:400px;}#yiv8630219381 div.yiv8630219381file-title a, #yiv8630219381 
div.yiv8630219381file-title a:active, #yiv8630219381 
div.yiv8630219381file-title a:hover, #yiv8630219381 div.yiv8630219381file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv8630219381 div.yiv8630219381photo-title a, 
#yiv8630219381 div.yiv8630219381photo-title a:active, #yiv8630219381 
div.yiv8630219381photo-title a:hover, #yiv8630219381 
div.yiv8630219381photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8630219381 
div#yiv8630219381ygrp-mlmsg #yiv8630219381ygrp-msg p a 
span.yiv8630219381yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8630219381 
.yiv8630219381green {color:#628c2a;}#yiv8630219381 .yiv8630219381MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv8630219381 o {font-size:0;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381photos div {float:left;width:72px;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8630219381
 #yiv8630219381reco-category {font-size:77%;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381reco-desc {font-size:77%;}#yiv8630219381 .yiv8630219381replbq 
{margin:4px;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-mlmsg select, #yiv8630219381 input, #yiv8630219381 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-mlmsg pre, #yiv8630219381 code {font:115% 
monospace;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-mlmsg #yiv8630219381logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-msg 
p#yiv8630219381attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-reco #yiv8630219381reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-sponsor 
#yiv8630219381ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-sponsor #yiv8630219381ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-sponsor #yiv8630219381ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv8630219381 #yiv8630219381ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8630219381 
#yiv8630219381ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv8630219381   

Kirim email ke