http://www.balipost.com/news/2018/11/25/62105/Diakui,Ada-Guru-TK-PAUD-Bergaji...html
Diakui, Ada Guru TK/PAUD Bergaji di
Bawah UMR
Minggu, 25 November 2018 | 07:49:19
Berbagi di Facebook
<https://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.balipost.com%2Fnews%2F2018%2F11%2F25%2F62105%2FDiakui%2CAda-Guru-TK-PAUD-Bergaji...html>
Tweet di Twitter
<https://twitter.com/intent/tweet?text=Diakui%2C+Ada+Guru+TK%2FPAUD+Bergaji+di+Bawah+UMR&url=http%3A%2F%2Fwww.balipost.com%2Fnews%2F2018%2F11%2F25%2F62105%2FDiakui%2CAda-Guru-TK-PAUD-Bergaji...html&via=balipostcom>
*
*
pengungsiProses belajar-mengajar di SMPN 3 Semarapura, Rabu (25/10).
(BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengakui bila
masih ada guru TK/PAUD yang gajinya di bawah standar Upah Minimum
Regional (UMR). Terutama, guru TK/PAUD yang mengajar di
pelosok-pelosok desa.
Menyikapi masalah ini, pihaknya sudah membuat program pengembangan
TK/PAUD Hindu berbahasa Bali. Selanjutnya, desa adat juga akan berperan
dalam menjamin penghasilan guru TK/PAUD. “Kalau guru PAUD dan TK memang
betul demikian karena memang belum mendapatkan program prioritas dari
kementerian, maupun juga pemerintah daerah,” ujar Koster disela-sela
malam penganugerahan KPID Bali Awards 2018 di Gedung Ksirarnawa, Art
Center, Denpasar, Jumat (23/11).
Oleh karena itu, lanjut Koster, pengembangan PAUD/TK Hindu berbahasa
Bali akan diprogramkan di seluruh desa adat. Anggarannya dialokasikan
langsung melalui desa adat, dan sudah dihitung.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini harus menjadi perhatian serius.
Sesungguhnya PAUD/TK adalah pendidikan yang paling strategis karena
itulah periode pengembangan kapasitas anak-anak pada usia 4-6 tahun yang
paling optimal. “Kita sudah menghitung karena selama ini, guru PAUD, TK
adalah guru yang tidak jelas statusnya. Ada yang seperti relawan atau
ibu-ibu PKK, istrinya kepala desa, tokoh, atau ibu-ibu yang ada di desa.
Dengan hanya diberikan penghargaan Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, saya kira
itu sangat memprihatinkan,” jelasnya.
Baca juga: Klungkung Sedang Kalkulasi Rencana Negerikan PAUD dan KB
<http://www.balipost.com/news/2017/07/18/15144/Klungkung-Sedang-Kalkulasi-Rencana-Negerikan...html>
Terkait peringatan Hari Guru, Minggu (25/11), Koster juga menyampaikan
harapannya. Dalam hal ini, guru di Bali supaya betul-betul menjalankan
tugas profesionalnya sesuai dengan Undang-undang Guru dan Dosen.
Mereka dituntut memiliki kemampuan dan kompetensi untuk memberikan
kualitas pembelajaran yang semakin baik kepada anak-anak ke depan. “Dari
sisi pengembangan profesi guru, saya kira sudah tidak ada masalah.
Tinggal bagaimana kita melakukan manajemen secara baik,”
pungkasnya. (Rindra Devita/balipost)