Nah, barangkali cuma Chan yang bisa jelaskan 
kenapa Hong Kong dan Macau boleh tampil 
dengan nama dan benderanya sendiri tapi Taiwan 
tidak.
--- SADAR@... wrote:
Anda Betuuul, investor Taiwan termasuk terbesar di Tiongkok daratan! Tidak 
hanya di Fu Jian, Xia Men (Amoy) katanya ada perkampungan industri Taiwan, tapi 
juga di dekat Hangzhou. Tapi tidak di Shenzhen-Zhuhai, daerah istimewa ekonomi 
yg dibuka pertama itu. Mungkin saat itu investor Taiwan masih ragu-ragu masuk 
ke Tiongkok jadi belum bisa menggerombol, ... masih sendiri-sendiri yang berani 
dan memelopori masuk ke Tiongkok.
Penggunaan nama Chinese-Taipe untuk pertahankan kedamaian dan keharmonisan 
kerjasama antara Tk-Tw sebetulnya baru terjadi setelah ditandatangani 
KESEPAKATAN tahun 92 di Shanghai, dengan jalankan 3 hubungan. Hanya saja, saat 
Ma Ying-jiu berkuasa 10 tahun agak melempem, tidak TEGAS, mengakibatkan 
kelompok  "Taiwan Merdeka", Partai Demokrat Progresif kembali memenangkan 
pemilu dan Cai Ying-wen (Tsai Ing-wen) jadi Presiden yang TIDAK menyetujui 
"Kesepakatan tahun 92" itu dan berusaha menjurus ke Taiwan Merdeka, 
mengakibatkan hubungan Tk-Tw kembali merenggang! Kembali muncul hendak 
menggantikan sebutan "Chinese-Taiwan" menjadi "Taiwan" saja! Bahkan makin keras 
TIDAK mengakui satu bangsa Tionghoa, tapi bangsa Taiwan dan Orang Taiwan!
Namun selama Cai berkuasa, dengan merenggangnya hubungan Tk-Tw, mengakibatkan 
turis Tk merosot banyak dan pertumbuhan ekonomi Tw juga jadi merosot banyak, 
... dibidang politik juga makin terpencil dengan 2 negara putus hubungan 
diplomatik dan mengakui RRT satusatunya Tiongkok! Menimbulokan banyak ketidak 
puasan dan keresahan masyarakat, sehingga PEMILU untuk Kepala Daerah kemarin 
ini, kembali Kuomintang menang dan Cai menyatakan bertanggungjawab atas 
kekalahan pemilu kali ini menyatakan mengundurkan diri dari ketua Partai 
Demokrat.
Tentu, masalah prinsip penggunaan atribute Chines-Taiwan didunia internasional 
sudah menjadi kenyataan dan tidak bisa dipersoalkan apalagi hendak diganti 
menjadi TAIWAN saja! Yang bikin masalah begundal-begundal AS, yg selama ini dan 
selalu mengobok-obok dan bikin tegang suasana saja! Dari jual alat senjata 
sampai kirim armada kapal-induk diperairan Laut Tiongkok Timur dan selatan 
bhkan latihan militer diselat Taiwan, ...
jonathangoeij@... 於 26/11/2018 2:43 寫道: 
 Taiwan adalah investor terbesar di Xiamen saking banyaknya bahkan ada yang 
namanya Taiwan Investment Zone disana. Bung Chan atau bung Djie mungkin  bisa 
bercerita lebih banyak. 
  Tergantung bagaimana pemahamannya, menurut pemahaman kebanyakan orang 
Indonesia atas modal asing bisa dikatakan penjajahan Taiwan di Xiamen, sedang 
pemahaman lain bisa juga dikatakan keberhasilan Xiamen menarik modal Taiwan..
 
 --- bhjo@... wrote :
 
  Masalahnya sudah bukan masalah lagi, nama Chinese Taipei tetap berkumandang. 
Saya sudah beberapa kali mampir di Taipei kalau transit utk ke Asia. Dan ada 
kesempatan utk mendapat pendapat beberapa orang (bukan anak2 muda) di Taiwan 
ttg. RRT dimana mereka tidak anti-Tkk, Tentu pendapat ini adalah "a small/tiny 
sample" secara statistik tetapi referendum baru2 ini seperti yg diberitakan di 
surat kabar tercantum, telah jelas hasilnya. Dua bulan yg lalu saya di Xiamen 
(provinsi Fujian/Tkk) dimana letaknya diseberang Taiwan. Guide kami bilang bhw 
orang2 dari pulau Taiwan boleh bekerja disini. Kalau dilihat kotanya saja 
antara Taipei dan Xiamen, kota Taipei terang kalah megahnya dgn Xiamen. Padahal 
Xiamen adalah bukan kota yg termegar di Tkk. Dan Taipei adalah kota yg termegah 
di Taiwan dan cuma mempunyai pencaker langit/tower 101.  Sedangkan di Xiamen 
dimana2 ada bangunan pencakar langit. Tentu saja sekarang tidak sedikt oran g2 
di Taiwan mengagumi kemajuan Tkk dan  dimana ekonomi Taiwan juga tergantung 
dari Tkk.Quote: Taiwan President Tsai Ing-wen announced her resignation 
Saturday as head of the Democratic Progressive Party after the party suffered a 
"crushing defeat" in local government elections, a vote with significant 
implications for the island's relationship with mainland China.
The local elections, as well as a failed referendum on whether the island's 
Olympic athletes would compete under the name "Taiwan," were both seen as 
bellwether contests for public support on independence.Voters Saturday 
expressed dissatisfaction with Tsai's harder-line approach to relations with 
the Beijing government and continued  sluggish economic performance.. 
https://www.cnn. 
com/2018/11/24/asia/taiwan-president-resigns-party-intl/index.html
  BH Jo    

Kirim email ke