Dengan bahasa kekuasaan, penguasa bloon 
ya bisanya cuma segitu, razia, bina, lepaskan lagi.Basa-basi.
Tindakan bloonnya samasekali tidak berangkat 
dari sekte ekonomi, supply-demand.
--- ilmesengero@... wrote:
https://www.kabartimurnews.com/2018/11/27/jumlah-lonte-di-ambon-meningkat/
Selasa, 27 November 2018 - 14:14olehkabartimur
Jumlah “Lonte” di Ambon Meningkat
kabartimur-Utama-9.266views
KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Jumlah pekerja sekskomersial (PSK) atau yang kerap 
disebut “Lonte” terus meningkatdi Kota Ambon.
Untuk “memberantas” PSK, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambongencar melakukan razia.

Dinsos mengintensifkan razia di beberapa titik mangkal para“penjual” cinta bagi 
pria hidung belang ini. Dinsos mencatat 41PSK yang terjaring razia berkeliaran 
di seputaran Kota Ambon. “Kitafokus di belakang pertokoan Amplaz, Pattimura 
Park, belakang GerejaHok Im Tong, Pelabuhan Yos Sudarso, Terminal Mardika dan 
PelabuhanSlamet Riyadi. Sasaran razia kita PSK,” tegas Kepala Dinas SosialKota 
Ambon Nurhajati Jassin, pekan kemarin.

Mereka yang terjaring razia, diantaranya waria 7 orang, 3 pasanganmesum bukan 
suami istri dan sisanya itu adalah PSK. PSK telahmenjalani tes HIV/AIDS, namun 
seperti apa hasilnya belum diketahui.“Setelah kami razia, kami berikan 
pembinaan. Selesai itu kamikembalikan (lepas), karena kami tidak ada rumah 
singgah,” ujarnya.

Razia PSK, Dinsos menggandeng Dinas Kesehatan dan Polres Ambon.Jassin mengakui, 
jumlah PSK di Kota Ambon dari waktu ke waktu semakinbertambah. “Razia kami, 
jumlah mereka ini terus bertambah. Contohbeberapa hari terakhir, jumlah mereka 
di belakang Amplaz itubertambah banyak,” sebut Jassin.

Diakui ancaman krisis moral warga Kota Ambon semakin meningkatdengan 
bertambahnya PSK. Padahal para pekerja seks ini umumnya dariMaluku. “Ini 
merupakan ancaman krisis moral bagi kita di KotaAmbon. Mereka bukan merupakan 
warga Kota Ambon, tapi merupakan wargaMaluku. karena ada dari beberapa 
kabupaten di Maluku dan sebagainya,”ujarnya. (MG2)

Kirim email ke