Soal Reuni Alumni 212, Ini Pernyataan Sikap MUI
NASIONAL <https://www.jawapos.com/nasional>
02/12/2018, 08:26 WIB|Editor: Imam Solehudin
Aksi 212
Massa Reuni Alumni 212 ketika melaksanakan salat Subuh berjamaah di
lapangan Monas, Minggu (2/11) pagi. (Igman Ibrahim/JawaPos.com)
Share this
*JawaPos.com -*Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau Reuni Akbar
Alumni 212 murni diisi kegiatan doa dan berzikir. MUI meminta kegiatan
tersebut bebas dari kegiatan politik dan kampanye.
"Sebaiknya kegiatan tersebut murni gerakan moral yang diisi dengan
kegiatan berdoa dan berzikir untuk keselamatan bangsa dan negara. Umat
dan bangsa merindukan kedamaian dan kesejukan dalam memasuki bulan
politik sekarang ini," kata Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi
dalam keterangannya, Minggu (2/12).
Zainut menuturkan dirinya khawatir jika reuni 212 mulai bergeser pada
kepentingan politik praktis. Nantinya hal itu justru akan memecah belah
bangsa.
"Saya khawatir kalau tujuan suci 212 itu sudah mulai bergeser untuk
kepentingan politik praktis dan hanya untuk memenuhi hasrat ambisi
kekuasaan pasangan calon tertentu. Kalau hal itu terjadi maka tema utama
dari reuni 212 untuk persatuan dan kesatuan umat Islam itu
kontraproduktif karena justru akan membuat umat semakin terpecah belah,"
jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh telah berdatangan diantaranya
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko
Santoso, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Sekjen PKS
Mustafa Kamal Ketum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen PAN Eddy Soeparno dan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
ADVERTISEMENT
*(rdw/JPC)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com