https://nasional.tempo.co/read/1151627/600-hari-kasus-novel-baswedan-pegawai-kpk-
minta-jokowi-serius/full&view=ok
<https://nasional.tempo.co/read/1151627/600-hari-kasus-novel-baswedan-pegawai-kpk-minta-jokowi-serius/full&view=ok>
600 Hari Kasus Novel Baswedan, Pegawai KPK
Minta Jokowi Serius
Reporter:
M Rosseno Aji
Editor:
Kukuh S. Wibowo
Minggu, 2 Desember 2018 16:11 WIB
Penyidik senior KPK Novel Baswedan dan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi
Purnomo Harahap seusai salat dzuhur di Masjid Jami Al-Ihsan, Kelapa
Gading, Jakarta, Ahad, 17 Juni 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.
<https://statik.tempo.co/data/2018/06/17/id_712802/712802_720.jpg>
Penyidik senior KPK Novel Baswedan dan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi
Purnomo Harahap seusai salat dzuhur di Masjid Jami Al-Ihsan, Kelapa
Gading, Jakarta, Ahad, 17 Juni 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.
*TEMPO.CO*, *Jakarta*-Ahad, 2 Desember 2018 merupakan hari ke-600
setelah dua orang tak dikenal menyiram air keras ke wajah penyidik
senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan
<https://nasional.tempo.co/read/1078249/sejumlah-kejanggalan-pengungkapan-kasus-novel-baswedan>.
Namun, hingga sekarang, polisi belum bisa menangkap pelaku serangan
tersebut.
Wadah Pegawai KPK menyatakan telah melakukan berbagai upaya agar
Presiden Joko Widodo bertindak menuntaskan kasus itu. “Namun sampai saat
ini semua belum membuahkan hasil,” kata Ketua wadah pegawai Yudi Purnomo
dalam katerangan pers.
Baca: Novel Baswedan Kembali, KPK: Tuan Presiden, Janjinya Mana?
<https://nasional.tempo.co/read/1111088/novel-baswedan-kembali-kpk-tuan-presiden-janjinya-mana>
Yudi menuturkan Wadah Pegawai KPK dan keluarga Novel telah mengirimkan
surat pada presiden. Namun, menurutnya, Jokowi tak merespon, seakan tak
memiliki kuasa apapun sebagai pemimpin negara untuk menyelesaikan kasus
ini. “Kami hampir putus asa harus ke mana mencari keadilan,” ujar dia.
Di lain sisi, Yudi merasa orang-orang di sekeliling Jokowi terus
berupaya mengalihkan tanggung jawab presiden dalam mengungkap kasus ini,
sehingga muncul kesan bahwa presiden terus menghindar. Padahal, kata
dia, presiden di awal-awal kejadian berjanji menuntaskan kasus ini.
Namun tak ada hasil nyata, tanggung jawab penuntasan kasus Novel
dipantulkan ke sana-sini. “Bak labirin yang tak berujung,” kata dia.
Simak: 1 Tahun Kasus
<https://nasional.tempo.co/read/1077889/1-tahun-kasus-novel-baswedan-sampai-di-mana-penyelidikan-polisi>Novel
<https://nasional.tempo.co/read/1077889/1-tahun-kasus-novel-baswedan-sampai-di-mana-penyelidikan-polisi>Baswedan,
Sampai di Mana Penyelidikan Polisi?
<https://nasional.tempo.co/read/1077889/1-tahun-kasus-novel-baswedan-sampai-di-mana-penyelidikan-polisi>//
Yudi khawatir terkatung-katungnya kasus Novel bakal jadi catatan buruk
untuk pemerintahan Jokowi. Nawacita yang membuat janji hadirnya negara
dalam penegakan hukum, kata dia, masih hanya menjadi angan di kasus
Novel Naswedan
Untuk itu, kata dia, wadah pegawai untuk kesekian kali menuntut Presiden
Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta kasus Novel.
Keseriusan Jokowi dalam penuntasan kasus Novel Baswedan
<https://nasional.tempo.co/read/1112745/kpk-segera-tagih-perkembangan-kasus-novel-baswedan-ke-polri>,
kata Yudi Purnomo, dapat dilihat bila dia membentuk Tim Gabungan Pencari
Fakta. “Kami keluarga besar Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Rakyat
Indonesia, menuntut keadilan dengan membentuk TGPF,” ujar dia.
------------------------------------------------------------------------
# Novel Baswedan <https://www.tempo.co/tag/novel-baswedan>
# Jokowi <https://www.tempo.co/tag/jokowi>