Sudah 104 Kepala Daerah Dijerat KPK
Jumat , 07 Desember 2018 | 09:05
http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/5103/sudah_104_kepala_daerah_dijerat_kpk
Sudah 104 Kepala Daerah Dijerat KPK
Sumber Foto Dok/Ist
Gedung KPK di Jakarta.
POPULER
Siapa Artis Muda yang "Ngamar" dengan Wawan?
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/5103/hukumdanpolitik/read/5100/%22>"Ujian",
"Disertasi" dan "Halaman", Sandi Suap Bupati Jepara
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/5103/hukumdanpolitik/read/5094/%22>Zumi
Zola Menunggu Vonis
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/5103/hukumdanpolitik/read/5081/%22>KPK
Tetapkan Bupati Jepara Tersangka Suap
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/5103/hukumdanpolitik/read/5093/%22>Zumi
Zola Divonis 6 Tahun Penjara
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/5103/hukumdanpolitik/read/5086/%22>
Listen to this
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Jepara
Ahmad Marzuqi dan hakim Pengadilan Negeri Semarang Lasito sebagai
tersangka. Marzuqi diduga memberikan suap sebesar Rp 700 juta kepada
Lasito. Pemberian uang itu diduga dilakukan agar Lasito mengabulkan
gugatan praperadilan yang tengah diajukan Marzuqi.
Marzuqi kini tercatat sebagai kepala daerah ke-104 yang ditetapkan KPK
sebagai tersangka sejak berdiri pada tahun 2002 silam. Catatan kelam itu
tak hanya menjadi milik Marzuqi, Lasito yang berasal dari unsur
peradilan tercatat sebagai hakim ke-21 yang ditetapkan KPK sebagai
tersangka.
Wakil Ketua Basaria Panjaitan pun menyayangkan masih terjadinya kasus
korupsi ataupun suap yang melibatkan aparat penegak hukum dalam hal ini
hakim. Hal itu menurutnya selain dapat meruntuhkan martabat rekan
seprofesinya, juga dapat berpengaruh pada marwah lembaga kehakiman itu
sendiri.
"Hal ini kami pandang dapat semakin meruntuhkan wibawa institusi
peradilan di Indonesia sekaligus ketidakpercayaan pada kepala daerah
yang diduga memberikan suap dalam kasus ini," ujar Basaria di kantornya,
Kamis (6/12/2018).
Atas kejadian itu, KPK pun berharap kepada Mahkamah Agung sebagai
lembaga peradilan tinggi di Indonesia untuk tetap laksanakan proses
pencegahan di internalnya. "KPK mengharapkan Mahkamah Agung (MA) tetap
dan tidak berhenti melakukan upaya pencegahan di lingkungan peradilan,"
ujarnya.
Untuk memastikan hal itu tak terulang, Basaria menyebut KPK pun telah
menyiapkan sejumlah rekomendasi kepada MA terkait manajemen penanganan
perkara. Hal itu meliputi sejumlah hal seperti pola penunjukkan majelis
hakim, komunikasi dengan pihak eksternal, sistem informasi pengadilan,
pola pengawasan di pengadilan, hingga beban kerja panitera dan hakim.
"Rekomendasi itu lahir dari proses kajian dan koordinasi dengan pihak
Badan Pengawas Mahkamah Agung," kata Basaria seperti dikutip/kumparan.com/.
Sebelum nama Marzuqi dan Lasito, KPK telah menetapkan sejumlah nama baik
dari unsur kepala daerah maupun hakim sebagai tersangka berikut sejumlah
nama kepala daerah dan hakim yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.
*1. Sunjaya Purwadisastra*
Bupati Cirebon nonaktif Sunjaya Purwadisastra ditetapkan penyidik KPK
sebagai tersangka. Politikus PDIP itu diduga melakukan jual beli jabatan
di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon. Jual beli jabatan yang
dilakukan Sunjaya, diduga dilakukannya hingga level camat.
*2. Remigo Yolanda Berutu*
Bupati Kabupaten Pakpak Barat Remigo Yolanda Berutu dinyatakan KPK
sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pelaksanaan proyek di
Dinas PUPR Pemkab Pakpak Barat Taun Anggaran 2018. Uang pengurusan
sejumlah proyek, dikatakan KPK, diterima oleh Remigo secara bertahap
dari penyuap yang hingga saat ini belum diketahui.
*3. Iswahyu Widodo*
Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Iswahyu Widodo ditetapkan KPK
sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap terkait gugatan
perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Uang sekitar SGD
47 ribu diterima Iswahyu untuk memuluskan penanganan gugatan perkara
perdata di PN Jakarta Selatan.
*4. Merry Purba*
Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan ini ditetapkan KPK
sebagai tersangka. Merry diduga menerima sejumlah suap dari pihak swasta
terkait pengurusan perkara yang tengah ditanganinya.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com